Saturday, August 15, 2026
Google search engine
HomeArena426 Atlet IBCA MMA Jawa Timur Membara di Sidoarjo, Bidik Atlet PON...

426 Atlet IBCA MMA Jawa Timur Membara di Sidoarjo, Bidik Atlet PON Bela Diri 2026

Laga.id, Sidoarjo – 426 petarung. 20 kabupaten/kota. Satu panggung seleksi menuju PON. Itulah ledakan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA Jawa Timur 2026 Sirkuit I yang langsung menghentak sejak hari pertama di Raksa Fighting Camp Pasmar 2, Sidoarjo, 22-25 Januari 2026.

Ajang ini bukan sekadar kejuaraan biasa. IBCA MMA Jatim memanaskan mesin pembinaan untuk memburu talenta terbaik yang diproyeksikan ke PON Bela Diri II 2026 hingga event internasional. Momentum ini menjadi pintu gerbang krusial bagi atlet yang ingin menembus radar nasional.

Sebanyak 426 atlet tersebut membawa ambisi besar dengan satu misi: mengamankan posisi dalam skuad masa depan Jatim. Intensitas tinggi, gengsi daerah, dan tiket menuju panggung lebih besar menjadi daya ledaknya.

Ketua Pengprov IBCA MMA Jatim, Arif Budi, menegaskan lonjakan peserta adalah sinyal kebangkitan olahraga bela diri campuran di Jatim.

“Melalui sirkuit pertama ini, kami berharap dapat memunculkan atlet-atlet terbaik yang dipersiapkan untuk PON Bela Diri serta event internasional, salah satunya di Malaysia,” ujar Arif usai pembukaan kejuaraan.

Menurutnya, Kejurprov ini menjadi fondasi program jangka menengah menuju PON Bela Diri II 2026. Atlet yang tampil menonjol akan digembleng lebih intensif. Sirkuit II dan III pun sudah disiapkan demi menambah jam terbang.

“Dengan jumlah peserta yang besar, ini menjadi sinyal positif. Untuk cabang olahraga yang tergolong baru, antusiasme ini sangat luar biasa dan diharapkan mampu menghidupkan pembinaan di daerah,” kata Arif.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil. Ia menilai Kejurprov ini strategis sebagai ajang seleksi menuju PON Bela Diri II 2026 dan PON NTT-NTB 2028.

“Dari capaian tiga emas di PON Aceh-Sumut, terlihat potensi yang sangat besar. Ditambah antusiasme atlet yang tinggi, tinggal bagaimana proses pembinaan berkelanjutan dilakukan,” ujar Nabil.

Pada PON Aceh-Sumut 2024, IBCA MMA Jatim mengoleksi 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu saat berstatus ekshibisi. Untuk itu, Nabil menegaskan pentingnya konsistensi kejuaraan sebagai sarana evaluasi dan pemetaan talenta baru.

“PON Bela Diri bisa menjadi ajang awal untuk menambah jam terbang atlet, sementara target jangka panjangnya adalah PON 2028,” pungkasnya. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA