Laga.id, Ternate – Dua laga krusial tersaji pada pekan ke-23 Super League 2025/2026, Selasa (24/2/2026). Duel papan atas antara Malut United FC melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, menjadi sorotan utama bagi para pecinta sepak bola nasional.
Pertandingan yang dijadwalkan sepak mula (kick-off) pada pukul 19.00 WIB ini menjadi ajang pembuktian bagi Malut United sebagai tim tersubur musim ini. Mereka saat ini berada di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan koleksi 41 poin dari 22 pertandingan.
Laskar Kie Raha akan menjamu Macan Kemayoran yang menduduki posisi kedua dengan 47 poin. Kemenangan menjadi harga mati bagi Persija jika ingin terus menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen.

Duel Tim Produktif Melawan Pertahanan Kokoh
Berdasarkan data statistik, Malut United merupakan tim dengan produktivitas gol tertinggi di liga, yakni mengemas 44 gol. Trio lini depan mereka—David da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne del Pino—telah berkontribusi sebanyak 27 gol. Sebaliknya, Persija datang dengan modal pertahanan yang solid, baru kebobolan 17 kali dari 22 laga yang telah dijalani.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menegaskan kesiapan timnya meski harus kehilangan dua pilar pertahanan akibat akumulasi kartu. “Fokus kami sepenuhnya menghadapi Persija. Kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin di hadapan pendukung sendiri. Hal terpenting adalah bermain secara kolektif,” ujar Hendri dalam sesi konferensi pers di Ternate (23/2/2026).

Bhayangkara Presisi Jamu Semen Padang di Lampung
Setelah laga di Ternate, kompetisi berlanjut ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC (peringkat 8) akan menjamu Semen Padang FC (peringkat 17) pada pukul 20.30 WIB.
The Guardians tengah dalam tren positif usai meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Persik Kediri pekan lalu. Sebaliknya, Semen Padang yang berada di zona degradasi dengan 16 poin mengemban misi berat untuk mencuri poin demi memperbaiki posisi di klasemen.
Hasil dua pertandingan malam ini dipastikan akan mengubah konstelasi papan atas dan papan bawah klasemen sementara, sekaligus menjadi ujian konsistensi bagi tim-tim besar dalam perburuan gelar juara musim ini. (*)



