Laga.id, London – Arsenal semakin mengukuhkan posisi di puncak klasemen Premier League setelah menundukkan rival sekotanya, Chelsea, dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang diwarnai drama kartu merah dan dominasi skema bola mati.
Kemenangan ini membuat The Gunners mengoleksi 64 poin, unggul lima angka dari pesaing terdekat Manchester City, sekaligus menyamai rekor klub dengan torehan 16 gol dari sepak pojok dalam satu musim.
Pasukan Mikel Arteta sukses mengamankan tiga poin penting dalam laga pekan ke-28 yang berlangsung di Emirates Stadium, London, Senin (2/3/2026) dini hari WIB.
Tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit awal dibunyikan dan hampir membuka keunggulan melalui peluang Eberechi Eze yang memanfaatkan posisi kiper Robert Sanchez di luar sarang. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-21 saat William Saliba berhasil mengonversi tandukan Gabriel Magalhaes dalam skema sepak pojok menjadi gol pembuka.
Namun, Chelsea mampu memberikan perlawanan sengit dan menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama setelah bek Arsenal, Piero Hincapie, melakukan gol bunuh diri akibat salah mengantisipasi tendangan sudut Reece James.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat dengan jual beli serangan yang memaksa kiper David Raya melakukan penyelamatan gemilang atas peluang emas Enzo Fernandez dan Joao Pedro. Arsenal kembali memimpin pada menit ke-66 melalui sundulan Jurrien Timber yang lagi-lagi lahir dari skema sepak pojok yang menjadi senjata mematikan tuan rumah sepanjang musim ini.
Petaka bagi Chelsea bertambah dua menit berselang setelah penyerang mereka, Pedro Neto, diusir wasit keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras.
Meski unggul jumlah pemain di sisa waktu pertandingan, Arsenal gagal menambah pundi-pundi gol hingga wasit meniup peluit panjang. Statistik menunjukkan efisiensi luar biasa The Gunners dalam memanfaatkan bola mati yang menjadi pembeda hasil akhir dalam derbi London edisi kali ini.
Bagi Chelsea, kekalahan ini menghambat upaya mereka untuk merangkak naik ke papan atas klasemen sementara.
Hasil ini kembali menegaskan bahwa dalam sepak bola modern, detail terkecil seperti skema tendangan sudut mampu menjadi kunci pembuka gerbang juara ketika permainan terbuka menemui jalan buntu.
Data Fakta Pertandingan
Statistik Pertandingan
Arsenal vs Chelsea
Goal: 2-1
Total Shots: 12-9
Shots on Target: 5-3
Posession: 41%-59%
Fouls: 11-14
Yellow Cards: 1-3
Red Cards: 0-1
Offsides: 0-1
Attendance: 60.296
Susunan Pemain
Arsenal: 1-David Raya; 12-Jurrien Timber, 2-William Saliba, 6-Gabriel Magalhaes, 5-Piero Hincapie; 36-Martin Zubimendi, 41-Declan Rice (16-Christian Norgaard 76′); 7-Bukayo Saka (C), 10-Eberechi Eze, 19-Leandro Trossard (11-Gabriel Martinelli 56′); 14-Viktor Gyokeres (29-Kai Havertz 76′).
Pelatih: Mikel Arteta.
Chelsea: 1-Robert Sanchez; 24-Reece James (C), 23-Trevoh Chalobah, 19-Mamadou Sarr (4-Tosin Adarabioyo 90′), 21-Jorrel Hato (27-Malo Gusto 75′); 25-Moises Caicedo, 17-Andrey Santos (45-Romeo Lavia 75′); 10-Cole Palmer (49-Alejandro Garnacho 86′), 8-Enzo Fernandez (9-Liam Delap 86′), 7-Pedro Neto (KM 70′); 20-Joao Pedro.
Pelatih: Liam Rosenior. (*)



