Laga.id, Surabaya – Target tinggi diusung Pengurus Besar Padel Indonesia (PB PI) pada ajang Piala Asia Padel 2025 di Qatar, Oktober mendatang. Gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel 2025 menjadi panggung pembinaan atlet-atlet potensial untuk mengikuti agenda-agenda internasional.
Kali ini, Surabaya menjadi tuan rumah ketiga pada pelaksanaan Sirnas Padel tahun ini. Sebelumnya, ajang ini digelar di Jakarta dan Bandung. Selanjutnya, kejuaraan ini akan digeber di Bali, September mendatang.
Dari rangkaian Sirnas Padel 2025 ini akan dipilih atlet-atlet terbaik untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) menuju Piala Asia Padel 2025 di Qatar pada 17-24 Oktober mendatang.
“Kami dalam proses melakukan Seleknas. Kami akan mengikuti turnamen Asia di Qatar. Salah satu atlet yang dipilih adalah mereka yang main di Sirnas,” terang Ketua Umum PB PI Galih Dimuntur Kartasasmita dalam sambutannya di Graha Padel Club, Surabaya, Jumat (29/8/2025).
“Saya juga yakin Jawa Timur bisa menjadi salah satu lumbung pemain padel masa depan Indonesia,” harapnya.

Rencananya, Indonesia akan mengirimkan 32 atlet terbaik yang terdiri dari delapan tim putra dan delapan tim putri. Target prestasi tetap dicanangkan.
“Kalau bisa meraih medali emas tentu luar biasa, tetapi yang lebih penting adalah para pemain bisa menimba pengalaman internasional,” timpal Wakil Ketua PB PI Mochtar Saman dalam kesempatan yang sama.
Selepas tampil pada Piala Asia di Qatar, Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah FIP Asia Senior Championship pada November. Ajang tersebut akan mempertandingkan kategori usia 35 tahun hingga 55 tahun ke atas. Selain itu, Padel juga dijadwalkan tampil sebagai cabang olahraga eksibisi pada SEA Games 2025 di Bangkok.
Meski olahraga Padel masih tergolong baru di Tanah Air, PB PI optimistis olahraga perpaduan antara tenis dan squash ini, akan semakin berkembang di Indonesia. Apalagi minat masyarakat terhadap olahraga yang berasal dari Meksiko ini berkembang pesat.
Ditambah dengan dukungan kuat terhadap penyelenggaraan Sirnas Padel juga datang dari berbagai pihak, termasuk KONI Jawa Timur dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur. (*)



