Laga.id, Kediri – Madura United harus mengakhiri catatan kemenangan beruntun setelah takluk di markas Persik Kediri. Dua gol Eduardo Barbosa pada babak pertama menjadi pembeda sekaligus memastikan Macan Putih mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Persik Kediri menundukkan Madura United dengan skor 2-0 dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (9/10/2026). Brace Eduardo Barbosa membawa tuan rumah meraih kemenangan penting atas sesama kontestan asal Jawa Timur.
Persik langsung tampil agresif begitu pertandingan dimulai. Tim berjuluk Macan Putih itu berusaha mengendalikan jalannya laga dan sukses membuka keunggulan pada menit ke-9 melalui aksi Eduardo Barbosa.
Gol tersebut membuat Persik semakin percaya diri dalam melancarkan serangan. Eduardo kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Madura United setelah mencetak gol keduanya pada menit ke-25. Keunggulan dua gol itu bertahan hingga turun minum.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menilai anak asuhnya layak mendapatkan hasil positif. Dia mengapresiasi kemampuan para pemain dalam menjalankan strategi yang telah disiapkan, terutama sepanjang babak pertama ketika Persik mampu mencetak dua gol.
“Pada babak pertama, permainan berjalan normal. Kami menjalankan rencana permainan dan bermain dengan baik. Kami mencetak dua gol,” ujar Marcos seusai pertandingan.
Persik mendapat keuntungan tambahan menjelang berakhirnya babak pertama. Pemain Madura United, Dimitar Mitkov, diganjar kartu merah sehingga tim tamu harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Kendati unggul jumlah pemain, Persik tidak leluasa menambah gol setelah jeda. Madura United memilih memperketat pertahanan, sementara Marcos melakukan penyesuaian taktik dengan menerapkan formasi empat bek setelah sebelumnya mengandalkan skema tiga bek.
Marcos mengakui timnya kesulitan menghasilkan banyak peluang pada paruh kedua. Persik sempat berupaya meningkatkan tekanan, tetapi rapatnya barisan pertahanan Madura United membuat tuan rumah harus lebih cermat dalam mengelola permainan.
Pelatih asal Spanyol tersebut akhirnya memilih pendekatan yang lebih terukur demi mempertahankan keunggulan. Baginya, menjaga hasil yang sudah diraih menjadi prioritas ketika pertandingan memasuki fase akhir.
“Dalam situasi seperti ini, kami harus pintar menjaga tiga poin. Itulah yang kami lakukan. Saya sangat senang dengan kemenangan ini dan mengucapkan selamat kepada tim,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan pemain Persik, Dzaki Asraf, kepada para suporter yang hadir langsung di Stadion Brawijaya. Dia turut menyampaikan terima kasih kepada Marcos Reina Torres yang memberinya kesempatan untuk tampil pada babak kedua.
Dzaki menilai kemenangan tersebut tidak terlepas dari usaha para pemain dalam menjalankan arahan pelatih. Persik berupaya menerjemahkan materi latihan selama beberapa pekan terakhir ke dalam pertandingan, hingga akhirnya mampu mengamankan hasil maksimal.
“Terima kasih kepada seluruh suporter yang datang langsung ke lapangan dan mendukung kami. Saya juga berterima kasih kepada pelatih yang telah memberikan kepercayaan untuk bermain di babak kedua. Kami menjalankan instruksi pelatih dan Alhamdulillah meraih hasil maksimal,” ujar Dzaki.
Tambahan tiga poin menjadi suntikan motivasi bagi Persik untuk menghadapi persaingan berikutnya di BRI Super League 2026/2027. Di sisi lain, kekalahan ini menghentikan laju kemenangan Madura United yang sebelumnya tengah menikmati tren positif pada awal musim.



