Laga.id, Lamongan – Leonard Tupamahu, pelatih Deltras FC Sidoarjo, memastikan anak asuhnya yang datang mengusung modal mentereng 12 poin sempurna untuk menguji ketangguhan benteng Stadion Surajaya yang belum tersentuh kekalahan. Praktis, persaingan memperebutkan takhta tertinggi penguasa bakal menjadi taruhan utama saat laga Persela Lamongan menjamu Deltras FC memanaskan pekan kelima Grup B Championship 2026/2027, Minggu (11/10/2026) sore.
Bentrok dua kekuatan sepak bola Jawa Timur ini diprediksi berjalan sengit sejak menit awal. Pasalnya, Persela yang membuntut ketat di posisi kedua dengan 11 poin siap mengeksploitasi celah sekecil apa pun demi mengkudeta puncak klasemen.
Situasi tersebut membuat duel ini lebih dari sekadar perebutan tiga poin. Hasil pertandingan dapat mengubah susunan klasemen sekaligus menjadi tolok ukur konsistensi kedua tim dalam persaingan Championship musim ini.
Leonard Tupamahu Uji Kedalaman Taktik

MISI PUNCAK: Semangat tinggi diusung skuad Deltras FC yang akan melawat ke kandang Persela Lamongan. Dengan koleksi 12 poin, The Lobster bertekad mempertahankan posisi teratas dari kejaran Persela yang mengoleksi 11 poin. (Laga.id/Official Deltras FC)Pelatih Deltras FC, Leonard Tupamahu, memastikan timnya telah menjalani persiapan intensif menjelang lawatan ke Lamongan. Selama empat hari terakhir, jajaran pelatih dan pemain mematangkan aspek teknik, taktik, serta kondisi fisik untuk menghadapi permainan Persela.
“Persiapan kami dari segi teknik, taktik, dan fisik sudah disiapkan secara maksimal selama empat hari ke belakang. Jadi, anak-anak sudah siap untuk laga besok melawan tuan rumah,” ujar Leonard Tupamahu dalam sesi jumpa pers, Sabtu (10/10/2026).
Persiapan tersebut diarahkan agar para pemain mampu menjalankan rencana pertandingan secara disiplin. Leonard menilai penerapan strategi di lapangan akan menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi tekanan dari tuan rumah.
“Saya berharap para pemain mampu menampilkan seluruh rencana strategi yang sudah disiapkan untuk menghadapi perlawanan Persela,” lanjutnya.
Deltras datang dengan modal posisi puncak, tetapi keunggulan tersebut belum menjamin mereka dapat menguasai pertandingan. Persela memiliki motivasi kuat untuk merebut posisi teratas, sehingga tim tamu perlu menjaga fokus sejak menit awal hingga laga berakhir.
Selain mengandalkan persiapan taktik, Deltras juga harus mampu mengelola tekanan dalam pertandingan tandang. Kesalahan kecil dapat memberi ruang bagi tuan rumah untuk mengembangkan serangan dan mengubah jalannya laga.
Sementara itu, pemain Deltras FC, Wigi Pratama, menyampaikan bahwa tim telah mempelajari karakter permainan calon lawan. Analisis tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk mengantisipasi kekuatan Persela sekaligus mencari celah yang dapat dimanfaatkan dalam upaya membawa pulang poin penuh.
“Kami sudah menganalisa permainan Persela dan siap tampil maksimal agar tim terus bertahan di puncak klasemen,” kata Wigi Pratama.
“Kami harus menampilkan permainan yang terbaik esok hari agar posisi tim tetap kokoh memimpin puncak klasemen,” tambahnya.
Meski demikian, Deltras menyadari bahwa Persela memiliki kekuatan yang tidak bisa diremehkan. Pasalnya, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu belum menderita kekalahan dan dinilai memiliki lini depan yang agresif serta mampu menciptakan ancaman secara berulang.
“Hampir semua pemain Persela bagus, terutama barisan depan yang dinilai cukup agresif serta memiliki kualitas menyerang,” tutur Leonard.
Peringatan pelatih berusia 43 itu menjadi sinyal bahwa lini pertahanan skuad The Lobster harus tampil disiplin sepanjang pertandingan. Para pemain belakang dituntut menjaga jarak antarlini, membaca pergerakan penyerang lawan, dan menghindari kesalahan yang dapat berujung pada peluang berbahaya.
Leonard juga memanfaatkan jeda sebelum pertandingan untuk mempelajari kelemahan Persela secara lebih mendalam. Catatan bahwa Persela belum pernah kebobolan menjadi tantangan tersendiri bagi Deltras dalam menyusun pendekatan menyerang.
Maklum, rekor pertahanan Persela dapat menjadi modal kepercayaan diri bagi tuan rumah, tetapi sekaligus membuka peluang bagi Deltras untuk membuktikan efektivitas strategi yang telah disiapkan. Tim tamu harus mampu mencari cara untuk menembus pertahanan lawan tanpa mengabaikan ancaman serangan balik.
Dengan selisih satu poin di antara keduanya, pertandingan di Surajaya berpotensi menentukan arah persaingan papan atas dalam waktu dekat. Deltras memiliki kesempatan untuk memperlebar jarak, sementara Persela berpeluang merebut posisi pertama di hadapan pendukungnya sendiri. (*)




