Thursday, March 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBolaIndonesia U-17 Siap Bangkit Hadapi Uzbekistan di Piala Kemerdekaan 2025

Indonesia U-17 Siap Bangkit Hadapi Uzbekistan di Piala Kemerdekaan 2025

Laga.id, Medan – Timnas Indonesia U-17 akan melakoni laga kedua mereka di ajang Piala Kemerdekaan 2025. Putu Panji dan rekan-rekan dijadwalkan berhadapan dengan Uzbekistan U-17 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Jumat (15/8).

Kedua tim datang dengan modal yang berbeda dari pertandingan perdana. Indonesia harus puas berbagi angka 2-2 dengan Tajikistan U-17 pada 12 Agustus lalu. Sementara Uzbekistan justru menelan kekalahan telak 1-5 dari Mali di hari yang sama.

Hasil imbang melawan Tajikistan sebenarnya meninggalkan rasa kecewa bagi Garuda Muda. Pasalnya, anak asuh Nova Arianto sempat memimpin dua kali sebelum akhirnya disamakan lawan di penghujung laga. Situasi itu membuat aspek konsentrasi menjadi salah satu pekerjaan rumah penting.

Bek Indonesia, Mathew Baker, menegaskan laga kontra Uzbekistan bisa menjadi momentum tepat untuk melakukan perbaikan. Menurutnya, tim sudah menunjukkan potensi besar, hanya saja masih ada detail yang perlu dibenahi agar tidak mengulangi kesalahan sebelumnya.

“Kami sudah membangun fondasi yang bagus dan sekarang kami punya poin-poin yang bisa kami perbaiki. Kami akan menghadapi banyak laga bagus melawan lawan-lawan berkualitas, dan itu penting karena grup Piala Dunia nanti akan sangat menantang,” kata Mathew.

Salah satu kelemahan yang disoroti dari duel pertama adalah kegagalan menjaga keunggulan. Indonesia sempat unggul 1-0 lalu disamakan 1-1. Di babak kedua, Garuda Muda kembali memimpin 2-1, namun konsentrasi buyar menjelang akhir pertandingan hingga skor berakhir imbang 2-2.

Pelatih kepala Indonesia U-17, Nova Arianto, juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras anak asuhnya. Namun ia mengingatkan bahwa lawan-lawan yang dihadapi dalam turnamen ini memiliki pengalaman lebih matang di level internasional.

“Saya ucapkan terima kasih pada pemain yang sudah bekerja keras. Walau hasil akhir kita harus puas dengan imbang,” ujar Nova usai laga melawan Tajikistan.

Nova menambahkan, Mali yang berada di grup ini bukan lawan sembarangan. Tim asal Afrika tersebut merupakan runner-up Piala Dunia U-17 tahun 2015 dan dikenal memiliki kualitas fisik serta teknik yang mumpuni.

Dengan kondisi itu, pertandingan menghadapi Uzbekistan akan menjadi ujian berikutnya bagi Garuda Muda. Kemenangan bisa membuka peluang lebih besar menuju fase selanjutnya sekaligus menambah kepercayaan diri sebelum menghadapi lawan berat lainnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA