Laga.id, Jakarta – Kemenangan Barcelona dengan skor 3-1 atas Atletico Madrid di Camp Nou berubah menjadi cerita pahit setelah Dani Olmo mengalami cedera bahu. Insiden itu terjadi tepat setelah sang gelandang mencatatkan namanya di papan skor.
Olmo terjatuh dengan posisi yang kurang ideal usai melepaskan tembakan yang berbuah gol kedua untuk Barca. Ia kehilangan keseimbangan saat mendarat, hingga membuat tim medis langsung masuk ke lapangan untuk memberi pertolongan.
Tak butuh waktu lama, Barcelona mengonfirmasi kondisi sang pemain:
“Pemain tim utama Dani Olmo mengalami dislokasi bahu kiri dalam pertandingan pada Selasa melawan Atletico Madrid. Setelah menjalani tes, diputuskan untuk menjalani perawatan konservatif. Waktu pemulihan diperkirakan sekitar satu bulan.”
Laga sendiri berlangsung sengit sejak menit awal. Atletico Madrid sempat memimpin lebih dulu dan membuat tensi pertandingan meningkat sebelum Barcelona perlahan mengambil alih kontrol permainan.
Tim tamu membuka keunggulan pada 20 menit pertama melalui aksi Alex Baena. Penetrasinya diakhiri dengan sepakan mendatar yang tidak mampu dibendung Joan Garcia.
Barcelona merespons dengan permainan yang lebih rapi dan efektif. Kreativitas Pedri menjadi kunci, sebelum umpan terobosannya sukses dikonversi Raphinha menjadi gol penyama kedudukan.
Menjelang akhir babak pertama, Barcelona mendapat peluang emas lewat titik putih setelah Olmo dijatuhkan di kotak terlarang. Namun kesempatan itu terbuang sia-sia karena sepakan Robert Lewandowski melambung di atas mistar.
Memasuki babak kedua, tekanan Barcelona terus berlanjut hingga akhirnya Olmo mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti. Sayangnya, dalam proses tersebut ia justru mengalami cedera bahu dan terpaksa ditarik keluar lapangan.
Cedera ini memunculkan kekhawatiran karena Olmo pernah mengalami masalah serupa saat masih membela RB Leipzig. Waktu itu, ia bahkan harus menepi cukup lama usai menjalani operasi pada bahu yang sama.
Absennya Olmo menjadi tantangan baru bagi Hansi Flick yang sebelumnya juga kehilangan Fermin Lopez. Dengan terbatasnya opsi gelandang serang murni, Barcelona berpotensi melakukan penyesuaian posisi.



