Laga.id, Kediri – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri memperkuat ekosistem pembinaan atlet sejak dini melalui kolaborasi strategis bersama lembaga pendidikan. Terkait hal tersebut, jajaran pengurus KONI Kabupaten Kediri melaksanakan kunjungan silaturahmi dan anjangsana ke Surya Inspirasi School Kediri, Selasa (4/8/2026). Selain itu, langkah ini diambil guna melahirkan bibit-bibit muda potensial di daerah.
Agenda kunjungan ke sekolah di kawasan Road Division 2 Bandara Dhoho, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata. Selanjutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menjajaki sinergi konkret dalam memajukan prestasi olahraga pelajar.
Sinergi Pembinaan Atlet Sejak Dini di Lingkungan Sekolah
Hakim menegaskan bahwa pembinaan prestasi olahraga tidak dapat berjalan secara parsial tanpa dukungan dunia pendidikan. Oleh karena itu, pihaknya menilai lembaga sekolah memiliki peran krusial sebagai fondasi awal pencarian bakat.
“(Kemarin) kami melihat Surya Inspirasi School memiliki potensi besar untuk bersama-sama membangun ekosistem pembinaan atlet sejak dini, terlebih dengan tersedianya sarana dan fasilitas olahraga yang sangat memadai,” ujar Hakim dalam keterangannya yang diterima Laga.id, Rabu (5/8/2026).
Di samping itu, kunjungan jajaran pengurus KONI Kabupaten Kediri tersebut menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi yang harmonis serta melahirkan kolaborasi produktif antar lembaga. Langkah kolaboratif ini dinilai sangat vital untuk mendukung pembinaan atlet muda berbakat secara berkelanjutan sejak dini di lingkungan sekolah.

Program Nyata Menuju Porprov Jatim 2027
Lebih lanjut, sinergi ini dirancang agar tidak berhenti pada agenda seremonial semata. Oleh sebab itu, program nyata seperti pelatihan hingga talent scouting akan segera dimatangkan.
“Olahraga memegang peran penting dalam membentuk karakter siswa mulai dari disiplin, kerja sama, hingga sportivitas. Melalui kolaborasi ini, kami ingin proses pembinaan berjalan terarah dan berkelanjutan tanpa mengabaikan sisi akademik siswa,” terangnya.
Sementara itu, penguatan di tingkat sekolah ini sekaligus menjadi persiapan jangka panjang menghadapi ajang multi-event mendatang. Mengingat pada Porprov Jawa Timur IX 2025 di Malang Raya, kontingen Bumi Panjalu sukses menduduki peringkat ke-11 dengan raihan 24 emas, 22 perak, dan 45 perunggu.
“Dengan evaluasi matang dan penguatan pembinaan sejak usia dini—termasuk melalui sinergi dengan sekolah-sekolah—kami optimistis pada Porprov Jatim 2027 mendatang, Kabupaten Kediri mampu menembus posisi lima besar,” pungkas Hakim.
Kebangkitan olahraga Bumi Panjalu kini bukan lagi sekadar angan, melainkan target terukur yang siap diwujudkan melalui fondasi pembinaan usia dini yang kokoh demi mendobrak dominasi di panggung Porprov Jatim 2027. (*)



