Monday, August 24, 2026
Google search engine
HomeBolaUji 15 Pemain Pelapis, Tavares Bentuk Kedalaman Skuad Persebaya Surabaya vs Penang...

Uji 15 Pemain Pelapis, Tavares Bentuk Kedalaman Skuad Persebaya Surabaya vs Penang FC

Laga.id, Surabaya – Persebaya Surabaya terus mengasah kedalaman skuad utama demi mematangkan persiapan taktik menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2026/27. Langkah strategis ini dieksekusi pelatih kepala Bernardo Tavares dengan memanfaatkan secara maksimal aturan 15 kali pergantian pemain pada laga pra-musim pamungkas melawan Penang FC.

Selanjutnya, keputusan melakukan rotasi pemain diambil guna menguji ketahanan mental serta kesiapan teknis para pilar pelapis di depan ribuan pendukung sendiri. Bajul Ijo bakal meladeni Harimau Kumbang – julukan Penang FC – di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026) malam.

“Penting bagi kami untuk melihat beberapa pemain yang mungkin tidak memiliki terlalu banyak menit bermain di pertandingan-pertandingan lainnya, sebab saya suka memberikan kesempatan kepada semua orang jika mereka menunjukkannya di sesi latihan,” ujar pelatih Persebaya Bernardo Tavares saat sesi jumpa pers di Surabaya, Jumat (14/8/2026).

Skuad Persebaya Surabaya Jaga Intensitas dan Karakter Agresif

Di samping itu, Tavares menegaskan bahwa perubahan komposisi pemain tidak boleh menjadi alasan bagi timnya untuk menurunkan standar kualitas permainan. Oleh karena itu, para pemain yang dipercaya turun ke lapangan wajib menunjukkan karakter bertanding yang agresif sesuai identitas utama Persebaya.

“Ini bukan alasan untuk tidak tampil intens, tidak agresif, atau tidak menjadi Persebaya, sehingga siapa pun yang tampil harus memanfaatkan kesempatan ini karena seluruh pemain di skuad harus merasa menjadi bagian dari proses,” tegas Tavares.

Bahkan, kebijakan rotasi ini diproyeksikan sebagai fondasi penting untuk mengantisipasi padatnya jadwal serta risiko badai cedera sepanjang musim kompetisi mendatang. Melalui skema tersebut, tim pelatih dapat mengukur secara objektif kesiapan lini kedua saat menggantikan peran pemain inti dalam situasi krusial.

“Sebab bisa saja ada cedera atau pemain yang biasanya tampil sedang tidak perform, sehingga pemain di garis kedua atau ketiga (pelapis) harus selalu siap ketika diberi kesempatan,” tegas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Dengan demikian, laga uji coba pra-musim ini menjadi panggung pembuktian mutlak bagi penggawa pelapis untuk merebut tempat utama dan membuktikan kelaikan mereka di panggung kompetisi kasta tertinggi nasional. (*)

Editor: Dian Kurniawan
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA