Laga.id, Sidoarjo – Deltras FC kembali mempertegas ambisinya di Grup B Championship 2026/2027 setelah menundukkan Persiba Balikpapan dengan skor 2-0. Sempat kesulitan memecah kebuntuan pada babak pertama, The Lobster bangkit selepas turun minum dan mengamankan kemenangan keempat secara beruntun untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (4/10/2026) sore, Deltras harus menghadapi perlawanan Persiba yang membuat tuan rumah tidak leluasa mengembangkan serangan pada awal laga. Permainan yang cenderung terburu-buru membuat upaya mencetak gol belum membuahkan hasil hingga jeda pertandingan.
Kebuntuan tersebut akhirnya teratasi pada babak kedua melalui Muhammad Idris yang mencetak gol pada menit ke-49. Wigi Pratama kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-78, memastikan kemenangan 2-0 dalam pertandingan pekan 4 Championship 2026/2027.
Deltras FC Bangkit pada Babak Kedua, Dua Gol Jadi Pembeda
Kemenangan ini tidak hanya memperlihatkan ketajaman lini depan Deltras, tetapi juga kemampuan tim memperbaiki permainan setelah mengalami kendala pada paruh pertama. Dua gol yang tercipta setelah jeda menjadi pembeda dalam pertandingan yang sempat berlangsung terbuka dan penuh pergerakan dari satu sisi ke sisi lain.
Pelatih kepala Deltras FC, Leonard Tupamahu, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif yang diraih tim. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemain yang mampu menjalankan pertandingan dengan baik hingga menghasilkan kemenangan.
“Puji Tuhan, puji syukur sebesar-besarnya. Kalau bukan karena-Nya, kita tidak mungkin bisa menang pada hari ini. Saya mengapresiasi para pemain yang tampil bagus dan bisa mencetak gol,” ujar Leonard dalam sesi jumpa pers seusai pertandingan.

Meski meraih tiga poin, Leonard menilai timnya belum sepenuhnya tampil sesuai harapan, terutama pada babak pertama. Keinginan mencetak gol terlalu cepat membuat permainan Deltras kehilangan ketenangan dan berubah menjadi duel transisi yang berlangsung cepat.
“Di babak pertama kita kelihatannya terburu-buru ingin membuat gol. Akhirnya pertandingan berjalan seperti sepak bola transisi, seperti ‘setrikaan’ yang naik-turun,” ungkap pelatih berusia 43 tahun tersebut.
Penilaian itu menjadi catatan penting bagi Deltras dalam menjaga konsistensi sepanjang kompetisi. Sebab, dominasi dalam penguasaan permainan perlu diikuti pengambilan keputusan yang lebih tenang agar peluang dapat dimaksimalkan tanpa membuka ruang bagi lawan untuk melancarkan serangan balik.
Di sisi lain, keberhasilan Deltras mencatatkan clean sheet turut memperkuat nilai kemenangan tersebut. Lini pertahanan mampu menjaga gawang tetap aman hingga pertandingan berakhir, sehingga Persiba tidak berhasil memperkecil ketertinggalan.
Catatan tanpa kebobolan juga menjadi modal penting bagi tim berjuluk The Lobster itu untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Keseimbangan antara produktivitas lini depan dan disiplin lini belakang dapat menjadi faktor penentu dalam persaingan menuju papan atas.
Tambahan tiga poin dari laga kandang tersebut membawa Deltras mengumpulkan 12 poin dari empat pertandingan. Catatan itu menempatkan tim kebanggaan Deltamania di posisi teratas klasemen sementara Championship 2026/2027.
Persela Lamongan berada tepat di bawah Deltras dengan koleksi 11 poin, atau terpaut satu angka. Selisih yang tipis tersebut membuat persaingan di papan atas masih terbuka, meskipun Deltras kini memiliki modal kuat berkat catatan kemenangan yang terjaga.
Konsistensi menjadi pekerjaan utama bagi Samuel Reimas dan rekan-rekannya apabila ingin mempertahankan posisi tersebut. Setiap pertandingan berikutnya akan memiliki arti penting karena satu hasil yang kurang maksimal dapat mengubah jarak dengan pesaing terdekat.
Bagi Deltras, kemenangan atas Persiba juga menjadi bukti bahwa tim mampu menemukan jalan keluar ketika menghadapi kesulitan di lapangan. Perubahan permainan setelah jeda menunjukkan bahwa hasil akhir tidak hanya ditentukan oleh awal pertandingan, tetapi juga kemampuan merespons masalah selama laga berlangsung.
Pemain muda Deltras FC, Christian Deo Putra Lambok, turut menyoroti pentingnya kerja sama tim dalam meraih hasil tersebut. Ia menyambut kemenangan ini dengan rasa syukur, tetapi tetap mengingatkan bahwa masih ada ruang untuk memperbaiki performa.
“Pertama-tama kita puji Tuhan karena hari ini bisa menang lagi dan dapat tiga poin. Pertandingan ini sebenarnya kita main bagus, tapi kami harus terus berbenah untuk laga-laga selanjutnya,” beber Deo.
Pernyataan tersebut mencerminkan sikap tim yang tidak ingin terlena oleh hasil positif. Tambahan poin memang memperkuat posisi Deltras FC, tetapi peningkatan kualitas permainan tetap dibutuhkan agar mereka mampu mempertahankan performa saat menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.
Kemenangan atas Persiba pada akhirnya memberi Deltras lebih dari sekadar tiga poin. Dengan empat kemenangan dari empat pertandingan dan keunggulan satu angka atas Persela Lamongan, The Lobster kini memiliki kesempatan untuk memperkuat dominasinya, tetapi ujian sesungguhnya adalah membuktikan bahwa posisi puncak bukan sekadar hasil awal musim, melainkan awal dari konsistensi yang mampu mereka jaga. (*)



