Thursday, November 5, 2026
Google search engine
HomeBolaRC Lens vs Como 1907: Kemenangan Bersejarah 9-1, Rekor Pesta Gol Paling...

UEFA Champions League 2026/2027

RC Lens vs Como 1907: Kemenangan Bersejarah 9-1, Rekor Pesta Gol Paling Spektakuler!

Laga.id, Lens – Malam yang semula diprediksi menjadi ujian berat justru berubah menjadi panggung pertunjukan luar biasa bagi Como 1907. Klub debutan asal Italia tersebut mempermalukan tuan rumah RC Lens dengan kemenangan telak 9-1 sekaligus mencatatkan pencapaian bersejarah dalam perjalanan mereka di UEFA Champions League 2026/2027.

Bermain di hadapan pendukung Lens, Como menunjukkan ketajaman luar biasa dengan mencetak sembilan gol dan hanya sekali kebobolan dalam pertandingan yang berlangsung di Stade Bollaert-Delelis, Lens, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB.

Hasil fantastis itu bukan sekadar tambahan tiga poin bagi tim besutan Cesc Fabregas, melainkan juga menjadi salah satu kemenangan tandang terbesar sepanjang sejarah kompetisi elite antarklub Eropa.

Como 1907 Cetak Sejarah Lewat Pesta Gol

Keberhasilan luar biasa tersebut sekaligus mendongkrak posisi klub debutan tersebut merangsek naik ke papan atas klasemen sementara kompetisi elite Eropa. Tren positif ini membuktikan kapasitas daya saing skuad asuhan sang juru taktik di level tertinggi.

Kemenangan tersebut membuat Como menyamai rekor kemenangan dengan selisih delapan gol yang sebelumnya pernah dicatat Liverpool dan Real Madrid. Liverpool pernah menang 8-0 atas Besiktas, sedangkan Real Madrid mengukir hasil identik ketika menghadapi Malmo dalam pertandingan Liga Champions.

Nico Paz melakukan selebrasi setelah mencetak gol untuk Como 1907.
AKSI SELEBRASI: Nico Paz merayakan keberhasilannya menjebol gawang RC Lens dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan spektakuler 9-1 untuk Como 1907. (Laga.id/Catherine Steenkeste via Reuters)

“Ini malam yang luar biasa. Kami memulai dengan semangat yang tinggi, kami ingin meraih tiga poin, seperti yang selalu kami lakukan, dan malam ini kami berhasil melakukannya. Ini malam yang gila dan hasil yang gila, tapi kami tidak boleh terlalu bersemangat,” kata kapten Como, Lucas Da Cunha, dikutip dari Reuters, Kamis (5/11/2026).

Di balik pesta gol tersebut, Fabregas justru memberikan perhatian khusus terhadap sikap para pemain setelah pertandingan. Pelatih asal Spanyol itu memahami kemenangan besar merupakan pencapaian istimewa bagi klub, terutama bagi para pemain muda yang sedang membangun fondasi karier profesional mereka, tetapi hasil tersebut tidak boleh membuat mereka merasa sudah mencapai puncak kemampuan.

“Ini adalah malam yang luar biasa bagi Como, untuk seluruh penggemar kami dan banyak pemain muda di sini yang berada di awal karier mereka, tetapi mereka harus tetap membumi, rendah hati, terus belajar, dan tidak berpikir semuanya akan berjalan lancar dari sini dan seterusnya,” kata Fabregas dikutip dari Football Italia.

“Mereka harus terus bekerja keras untuk mempertahankan performa seperti ini,” sambung mantan gelandang Barcelona dan Arsenal tersebut.

Pemain RC Lens tertunduk lesu di lapangan usai menelan kekalahan berat.
KECEWA MENDALAM: Ruben Aguilar rekan-rekan setimnya tampak kecewa setelah pertandingan RC Lens melawan Como 1907. Tuan rumah harus mengakui keunggulan telak tim tamu dalam laga Champions League dini hari tadi WIB. (Laga.id/Catherine Steenkeste via Reuters)

Di sisi lain, kubu tuan rumah harus menelan pil pahit setelah menderita kekalahan terberat sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di level kontinental. Hasil minor di hadapan publik sendiri tersebut memaksa jajaran pelatih melakukan evaluasi total demi memperbaiki performa di paruh kedua musim.

“Satu-satunya kata yang terlintas di benak adalah perasaan penghinaan. Kami dikuasai dalam setiap aspek permainan. Sulit untuk dijelaskan,” kata pelatih Lens, Yannick Cahuzac, kepada Canal+.

Kemenangan di Prancis sekaligus memperkuat posisi Como dalam persaingan klasemen sementara fase liga. Tambahan tiga poin membuat mereka mengoleksi sembilan poin dari empat pertandingan dan menempati peringkat keempat, tepat di bawah Paris Saint-Germain dan Real Madrid yang sama-sama mengumpulkan 12 poin serta Arsenal dengan 10 poin.

Produktivitas Como juga menjadi salah satu catatan paling menarik pada awal kompetisi musim ini. Mereka telah mengemas 19 gol dari empat pertandingan, sebuah pencapaian yang menunjukkan keseimbangan antara efektivitas lini depan dan kemampuan menciptakan peluang secara konsisten, sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kejutan terbesar Champions League musim ini.

Data Fakta Pertandingan
Statistik Pertandingan
RC Lens – Como 1907
Goal: 1-9
Total Shots: 11-18
Shots on Target: 3-12
Posession: 43%-57%
Fouls: 12-11
Offsides: 0-1
Yellow Cards: 2-0
Red Cards: 0-0
Attendance: 37.417

Susunan Pemain
RC Lens: 40-Robin Risser; 2-Ruben Aguilar, 6-Samson Baidoo, 32-Kyllian Antonio; 22-Michal Skoras (38-Mezian Mesloub Soares 46′), 27-Michael Cuisance, 21-Amadou Haidara (5-Andrija Bulatovic 70′), 14-Matthieu Udol; 10-Florian Thauvin (C) (28-Junior Kadile 70′), 9-Thorgan Hazard; 29-Franjo Ivanovic (23-Saud Abdulhamid 46′).
Pelatih: Yannick Cahuzac.

Como 1907: 1-Jean Butez; 27-Yan Couto, 4-Jacobo Ramon, 2-Marc-Oliver Kempf (28-Ivan Smolcic 72′), 3-Alex Valle; 5-Maximo Perrone, 6-Luis Milla (30-Mattia Liberali 58′); 7-Lucas Da Cunha (C) (21-Samuele Ricci 58′), 10-Nico Paz (20-Martin Baturina 58′), 8-Maxence Caqueret; 9-Anastasios Douvikas (54-Matteo Papaccioli 61′).
Pelatih: Cesc Fabregas.
Sumber: Fotmob. (*)

Editor: Dian Kurniawan
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA