Laga.id, Kota Batu – Empat nomor cabang olahraga (cabor) Esports dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Sebanyak 322 atlet dari 33 kabupaten/kota se-Jawa Timur beradu di Lippo Plaza, Kota Batu, 1-3 Juli.
Ketua Umum Pengprov Esports Indonesia (ESI) Jawa Timur Brigjen TNI Murbianto Adi Wibowo, M.M. menjelaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya ajang tahunan, melainkan strategi jangka panjang untuk menjaring bibit-bibit unggul dari seluruh penjuru daerah.
“Alhamdulillah, antusiasme luar biasa dari para peserta. Porprov ke-9 ini menjadi momen penting menjaring atlet berprestasi dari daerah yang bisa kita bawa ke level nasional dan bahkan internasional,” tegasnya pada awak media usai pembukaan Esports, Selasa (1/7/2025) sore.
“Ke depan, kami juga akan membuat event berbasis budaya agar klub-klub esports di Jatim punya panggung yang lebih luas. Kita ingin aktivasi yang berkelanjutan,” tambah Murbianto.

Menurutnya, Esports kini bukan sekadar hobi, tetapi menjadi peluang karier dan prestasi baru bagi generasi muda. Murbianto juga menyampaikan harapan agar Porprov menjadi cikal bakal lahirnya atlet-atlet esports masa depan, serta edukasi kepada masyarakat bahwa esports adalah olahraga prestasi yang penuh potensi.
“Esports bukan sekadar bermain game, tetapi melatih sportivitas, kendali emosi, dan kerja sama tim. Ini potensi ekonomi dan prestasi yang sangat besar bagi Jawa Timur,” ucap Murbianto.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur Hadi Wawan Guntoro menilai bahwa Esports kini menjadi alternatif yang relevan untuk anak-anak muda yang tertarik dengan teknologi dan digitalisasi.
“Esports bisa jadi pilihan positif bagi generasi muda yang belum menemukan jalur olahraga konvensional. Ini olahraga yang butuh fokus, strategi, refleks cepat, dan kerja sama tim. Porprov ini ajang uji coba pembinaan, dan ke depan kita targetkan PON 2028 hingga prestasi tingkat dunia,” ujar Hadi Wawan.

Dia menyebutkan bahwa Porprov IX Jatim berpotensi mendatangkan 500 hingga 1.000 pengunjung per hari, menjadikannya tidak hanya sebagai ajang olahraga, tapi juga daya tarik ekonomi dan pariwisata lokal.
Untuk diketahui, cabor Esports mempertandingkan nomor PUBG Mobile (Putra) – diikuti 17 kabupaten/kota, Free Fire (FF Putra) – diikuti 21 kabupaten/kota, eFootball (Putra) – diikuti 17 kabupaten/kota, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB Putra) – diikuti 22 kabupaten/kota
Selain itu, terdapat tiga nomor eksibisi, yakni Head of King (HOK), EA FC Mobile (FIFA), dan UDL yang memperluas variasi kompetisi dan menjaring lebih banyak potensi atlet. (*)



