Tuesday, April 28, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeArenaMeriah! Resmi Dibuka, Porprov IX Jadi Wadah Lahirnya Atlet Berprestasi

Meriah! Resmi Dibuka, Porprov IX Jadi Wadah Lahirnya Atlet Berprestasi

Laga.id, Malang – Pembukaan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 terasa megah. Ratusan drone terbang di atas Stadion Gajayana, tadi malam (28/6/2025). Bahkan, sejak pukul 17.00 WIB, kemeriahan sudah terasa.

Beragam formasi yang membentuk kata-kata dan bentuk ditampilkan dari drone. Itu jadi kali pertama ada pertunjukan drone show dalam pembukaan multi-event olahraga terbesar di Jawa Timur.

Kemegahan sesi opening ceremony semakin terasa saat 1.000 penari membawakan tari kolosal Malang Mbois. Pertunjukan itu mengolaborasikan beragam tarian, mulai dari Tari Beskalan Putri Malang, Tari Topeng Grebeg Sabrang, Jaranan, Bantengan, Gunungan, Panji-Panji, Pencak Silat, Taekwondo, Reog, Perkusi, hingga Carnival.

Setelah itu, ada parade defile dari 38 kontingen kota/kabupaten di Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin secara langsung pembukaan porprov. Kehadirannya ditandai dengan pemberian santunan kepada anak yatim, diikuti sejumlah kepala daerah di Jawa Timur.

MERIAH: Suasana pembukaan Porprov IX Jatim 2025 yang begitu menakjubkan menarik minat warga Malang Raya untuk memadati Stadion Gajayana, Kota Malang tadi malam. (Laga.id/istimewa KONI Jatim Bidang Media dan Humas)

Di tengah antusiasme ribuan kontingen dan warga, even kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam mencetak atlet berprestasi dari seluruh penjuru Jawa Timur. apalagi, ajang dua tahunan ini mempertandingkan 63 cabang olahraga dan 86 disiplin serta 2 cabor eksebisi.

Khofifah pun membuka acara dengan pidato yang sangat ringkas, demi memastikan para atlet dapat beristirahat lebih awal serta fokus pada kompetisi esok hari. Sikap tersebut langsung disambut respons positif berupa tepuk tangan dan sorak gembira dari para pelatih dan atlet yang memadati Stadion Gajayana.

“Dengan memohon ridho barokah Allah SWT, Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur IX tahun 2025 saya nyatakan resmi dibuka dengan membaca basmalah, bismillahirrohmanirrohim,” ucap Khofifah.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur Muhammad Nabil menegaskan bahwa Porprov telah terbukti sebagai jalur pembibitan atlet nasional bahkan internasional. Ia menyebutkan bahwa sejumlah peraih medali emas dan perak di PON Sumatera Utara adalah alumni Porprov edisi sebelumnya.

“Dari 48.418 atlet yang berpartisipasi, sebagian merupakan potensi besar menuju prestasi dunia,” ujarnya dalam konferensi pers usai seremonial pembukaan.

Nabil juga mencatat adanya pencapaian penting, di antaranya delapan rekor baru di cabang renang. Beberapa daerah menunjukkan keseriusannya, seperti Kota Mojokerto yang menggandeng lifter Olimpiade Eko Yuli sebagai pelatih, serta Pacitan yang dibina oleh mantan juara dunia Diana.

Porprov kali ini mencatat partisipasi 22.283 atlet, dengan hampir separuh datang bersama keluarga. “Ini mencerminkan bahwa olahraga kini menjadi bagian dari budaya keluarga,” imbuhnya.

PARADE DEFILE: Sebanyak 38 kontingen kota/kabupaten di Jawa Timur menyemarakkan pembukaan Porprov IX Jatim 2025 di Stadion Gajayana, Kota Malang tadi malam. (Laga.id/istimewa KONI Jatim Bidang Media dan Humas)

Di sisi lain, pelaksanaan Porprov IX Jawa Timur 2025 disambut sangat positif oleh Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno. Dalam sambutannya, Suwarno mengatakan Jawa Timur berkontribusi nyata menjadi tumpuan bagi Merah Putih dalam meraih prestasi terbaik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi atlet Jatim di forum internasional. Pada level SEA Games akhir tahun ini di Thailand, Indonesia pada umumnya mengirim 500-700 atlet. Saya tidak ingat pada SEA Games mana, atlet Jawa Timur mendominasi kontingen Indonesia,” ungkap Suwarno.

Tak hanya SEA Games, ASEAN Games bahkan hingga level Olimpiade, menjadi bukti bahwa peran atlet Jawa Timur sangat strategis dan membanggakan.

“ASEAN Games Ghongzou, China itu kita kirim atlet sebanyak 300-350 atlet. Tidak pernah lepas atlet Jatim yang bergabung dari kontingen Indonesia. Bahkan di level Olimpik Games, kita tahu ada atlet angkat besi dan panahan, meski Indonesia mengirim 28-30 atlet tapi kontribusi atlet jatim membanggkan di level dunia,” lanjutnya.

Pihaknya berharap selesai penyelenggaraan Porprov ini akan menjadi acuan bagi Jatim untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya khususnya di event terdekat yakni babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Pasca Porprov IX 2025 ini, saya harapkan akan dilakukan evaluasi untuk ditata lagi menjelang babak kualifikasi PON 2027 dan PON 2028,” tegas Suwarno. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA