Laga.id, Balatonfokajar – Slot pebalap MotoGP untuk musim 2026 hampir terisi penuh. Kabarnya, hanya ada dua pembalap yang belum mengkonfirmasi perpanjangan kontrak.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari motogp.com, dua pembalap tersebut adalah Jack Miller dari Prima Pramac Yamaha, dan Somkiat Chantra dari IDEMITSU Honda LCR. Praktis, posisi kedua pebalap tersebut berpeluang besar digantikan oleh rider lain.
Di sisi lain, Jorge Martin yang sempat ragu dengan masa depannya di Aprilia kini telah berubah pikiran. Melalui keterangan resminya, peraih gelar juara musim 2024 ini memutuskan untuk bertahan.
“Saya sangat senang bisa kembali ke sini. Enam atau tujuh bulan yang sangat sulit, banyak cedera, tetapi akhirnya, saya senang bisa kembali ke sini dan kembali ke MotoGP,” kata Jorge Martin.
“Akhirnya, saya senang bisa mengatakan bahwa saya akan tetap bersama Aprilia hingga 2026,” tambahnya.
Tidak hanya Jorge Martin saja yang memutuskan bertahan. Johann Zarco juga melakukan langkah serupa. Disebutkan jika Zarco telah menandatangani kontrak selama dua musim.

Kesepakatan ini sekaligus menjadikan dia sebagai pembalap pertama yang memperpanjang kerja samanya hingga era pergantian regulasi di 2027.
“Saya sangat senang mengonfirmasi bahwa saya akan tetap bersama LCR selama dua tahun ke depan. Ini penting karena kami memiliki tujuan besar yang ingin dicapai dan peluang besar pada 2027,” jelas pembalap asal Prancis tersebut.
Kondisi serupa juga dialami Franco Morbidelli. Namun berbeda dari Zarco, alumni Akademi VR46 tersebut hanya menerima perpanjangan kontrak selama satu musim.
“Cinta saya terhadap tim ini sangat dalam. Saya merasa sangat nyaman di sini dan memiliki hubungan yang luar biasa dengan setiap anggota tim,” ucap Morbidelli.
“Akan menjadi suatu kehormatan untuk balapan bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team tahun depan. Sangat fantastis bisa mengumumkan hal yang begitu istimewa,” lanjutnya.
Kabar baik juga datang dari pembalap Honda HRC Castrol, Luca Marini. Dia dipertahankan oleh timnya hingga akhir musim 2026.
Taichi Honda selaku HRC General Manager mengungkapkan, keputusan tersebut semata-mata dibuat karena Luca dianggap sebagai aset yang berharga dalam mengembangkan motor RC213V.
“Kami senang bisa melanjutkan kerja sama dengan Luca selama satu tahun lagi, ia telah menunjukkan profesionalisme dan dedikasi yang tinggi” kata Taichi.
“Luca telah membangun reputasi sebagai pembalap yang analitis dan pekerja keras, aset berharga bagi setiap proyek MotoGP. Umpan balik Luca jelas dan tepat, serta sangat bermanfaat bagi para insinyur Honda HRC dalam melanjutkan pengembangan Honda RC213V selama satu setengah musim terakhir,” tutupnya. (*)



