Laga.id, Kudus – Perjuangan keras atlet cabang olahraga (cabor) Sambo putri, Iin Wijayanti, pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 berbuah manis. Atlet andalan Jawa Timur itu berhasil merebut medali emas di kelas -59kg dengan menundukkan Norhadi Fithri Annisa dari Jawa Barat di Djarum Arena, Minggu (12/10/2025).
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Iin tampil sabar dan penuh perhitungan, sesekali menggempur lawan dengan teknik bantingan dan kuncian yang rapi. Dukungan keras dari tribun penonton kian membakar semangatnya.
Di akhir laga, keputusan juri mengukuhkan Iin sebagai juara, sekaligus menambah koleksi medali emas bagi kontingen Jatim. Sejauh ini, kontingen Bumi Majapahit berhasil mengemas 11 medali emas.
“Semua lelah dan sakit selama latihan akhirnya terbayar hari ini. Emas ini kami persembahkan untuk Jatim, untuk keluarga yang selalu mendukung,” ujar pelatih Sambo putri Jatim, Yuliatin dengan mata berkaca-kaca usai pertandingan.
Kemenangan ini tak datang dengan mudah. Iin dikenal sebagai atlet yang pantang menyerah, bahkan saat cedera. Menurut Yuliatin, keberhasilan Iin adalah hasil dari latihan keras dan disiplin tinggi.
“Dia latihan pagi, siang, sore – sehari bisa tiga kali. Meski pernah cedera, dia tetap semangat. Kalau kakinya cedera, tangannya yang dilatih. Kalau tangannya cedera, kakinya dilatih. Itu semangat luar biasa yang jarang dimiliki atlet,” ungkap Yuliatin bangga.
Pelatih asal Surabaya itu juga menyampaikan harapannya agar pembinaan cabor Sambo di Jatim mendapat perhatian lebih dari pihak terkait. Menurutnya, saat ini mereka masih kesulitan mencari lawan sparring yang sepadan untuk mengasah kemampuan para atlet.
“Kalau bisa, mohon ke depan ditambah sparring partner-nya. Sekarang cuma satu orang. Kalau pembinaan ditingkatkan, saya yakin bisa mencetak lebih banyak atlet juara,” tambahnya.
Bagi kontingen Jatim, emas dari Iin Wijayanti menjadi tambahan penting dalam upaya mempertahankan dominasi di PON Bela Diri 2025. Kemenangan ini juga menjadi bukti nyata bahwa dedikasi dan ketekunan dapat menembus segala keterbatasan. Iin pun menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
“Saya tidak ingin berhenti di sini. Setelah PON, saya ingin terus berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Saya ingin nama Jatim makin dikenal di dunia Sambo,” ucap Iin. (*)



