Tuesday, August 25, 2026
Google search engine
HomeArenaWadah Atlet Muda Potensial, Ribuan Karateka Ikuti Kejurprov INKAI Jatim

Wadah Atlet Muda Potensial, Ribuan Karateka Ikuti Kejurprov INKAI Jatim

Laga.id, Surabaya – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Institut Karate-do Indonesia (INKAI) Jawa Timur banjir peserta. Sebanyak 1.565 atlet karate dari 34 provinsi di Jatim serta alfiliasi Akademi Angkatan Laut (AAL) serta Kodam V/Brawijaya ambil bagian pada ajang yang dihelat di GOR Pancasila, Surabaya, 17-18 Januari.

Ketua Panitia Pelaksana Kejurprov Karate INKAI Jatim menyatakan ajang ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, juga menjadi bagian penting dalam proses pembibitan dan pembinaan. Sebab, atlet-atlet karate di provinsi ujung timur Pulau Jawa ini dipersiapkan berkiprah di ajang nasional maupun internasional.

“Kejurprov ini sebagai persiapan menuju kejuaraan nasional yang akan digelar pada April dan Juni mendatang. Tujuan Kejuaraan ini adalah mencari juara sejati di tingkat Jatim,” ujar Andi, Sabtu (17/1/2026).

Sementara itu, Ketua Pengprov INKAI Jatim Suyanto Kasdi mengatakan kejuaraan ini mempertandingkan total 1.883 kelas pertandingan, yang terdiri dari 992 kelas open perorangan, 65 kelas open beregu, serta 826 kelas festival. Para atlet bertanding di kelas pra-dini, dini, pemula hingga senior, serta kelas festival.

“Kita mengusung motivasi dan program baru untuk melahirkan talenta-talenta muda yang bisa menggantikan para seniornya. Saya ingin jawa timur memiliki juara-juara baru di Asian Games serta SEA Games,” ungkapnya.

Jatim saat ini memiliki atlet berprestasi di level internasional, seperti Joshua Kandau, peraih merali emas SEA Games 2025 lalu, serta Rifki Ardiansyah Arrosyiid, peraih medali emas Asian Games 2018 silam. Sementara dikategori putri, nama Aura Sinta berhasil meraih medali emas pada kelas kumite +68 Kilogram Junior Putri di Kejuaraan Asian Karate Federation (AKF) di China pada 2025 lalu.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim Muhammad Nabil mengapresiasi event kompetisi tersebut. Ia berpesan agar atlet berprestasi mendapat pembinaan secara berkelanjutan.

“Saya berharap ini sebagai trigger buat teman-teman yang lain, atlet-atlet yang lain dan kita masih punya harapan besar karena ini cabor populer tapi kita memang belum punya prestasi yang sangat menjanjikan karena itu event-event seperti ini pasti kita apresiasi,” kata Nabil.

Nabil berpesan agar tim pemantau bakat internal INKAI Jatim melakukan seleksi dan pembinaan berkelanjutan. Ia juga menekankan penting menjaga standarisasi fisik bagi karateka, seperti VO2 max, kecepatan dan kekuatan dalam menjaring atlet potensial.

“KONI Jatim merekomendasikan cabor bela diri setidaknya melaksanakan kejuaraan tingkat provinsi empat kali setahun. Atlet tidak bisa hanya kuat di latihan, mereka harus kuat di pertandingan untuk menjadi atlet standar dunia yang memperkuat Jatim,” tutupnya. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA