Wednesday, August 26, 2026
Google search engine
HomeArenaKONI Jatim Gandeng Jepang, Perkuat Pembinaan Atlet dan Kualitas Pelatih Demi Tembus...

KONI Jatim Gandeng Jepang, Perkuat Pembinaan Atlet dan Kualitas Pelatih Demi Tembus Level Dunia

Laga.id, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur memperkuat langkah akselerasi prestasi atlet daerah dengan menjajaki kerja sama strategis bersama Pemerintah Jepang guna melakukan transformasi metodologi pelatihan dan standardisasi peralatan olahraga bertaraf internasional.

Peluang kolaborasi internasional tersebut dimatangkan dalam audiensi antara Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil dan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Kaori Morohira di Kantor KONI Jatim, Surabaya, Kamis (5/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kaori Morohira menyatakan komitmen Jepang untuk memberikan dukungan teknis komprehensif yang mencakup pelatihan atlet, peningkatan kapasitas pelatih, hingga pemenuhan sarana olahraga modern. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemetaan mendalam terhadap kebutuhan cabang olahraga (cabor) di Jawa Timur sebagai basis implementasi kerja sama.

“Kami sedang melakukan survei dan angket untuk mengetahui kebutuhan konkret di lapangan. Jepang memiliki komunitas kuat di cabang bela diri seperti judo, kendo, karate, hingga aikido. Kami membuka ruang komunikasi untuk berbagai bentuk kerja sama, mulai dari penyelenggaraan turnamen hingga dukungan teknis lainnya,” ujar Kaori.

Ia menambahkan bahwa sinergi ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan pengiriman pelatih rugby asal Jepang ke Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebelumnya.

Sementara itu, Nabil menilai dukungan langsung dari negara asal cabor bela diri sangat krusial untuk mengejar ketertinggalan prestasi di level global.

“Ini peluang yang sangat positif. Kita memiliki cabang olahraga asal Jepang seperti judo, karate, dan kempo. Dari sisi prestasi, kami merasa masih ada ketertinggalan. Dengan dukungan langsung dari negara asalnya, kami berharap ada standardisasi baru agar atlet kita mampu bersaing dengan atlet kelas dunia,” tegas Nabil.

Selain bela diri, kolaborasi ini diproyeksikan menyasar cabor gulat, senam, dan softball. Mengenai skema kerja sama, KONI Jatim memprioritaskan opsi mendatangkan instruktur ahli ke Surabaya guna efektivitas transfer pengetahuan.

“Yang paling efisien adalah mendatangkan pelatihnya ke sini. Dengan begitu, pelatih Jepang bisa melatih banyak atlet sekaligus dan memberikan transfer ilmu kepada pelatih lokal di Jatim,” jelasnya.

Nabil menargetkan draf Memorandum of Understanding (MoU) rampung segera agar implementasi program, termasuk bantuan peralatan, dapat dimulai pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diharapkan mampu mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai barometer pembinaan olahraga nasional yang memiliki daya saing internasional. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA