Friday, July 31, 2026
Google search engine
Home Blog Page 102

Rider Kabupaten Kediri Borong Medali Cabor Bermotor di Porprov Jatim 2025

0
HASIL MANIS: Tim cabor bermotor Grasstrack berhasil menyumbangkan satu medali emas, dua medali perak dan satu medali perunggu untuk Kabupaten Kediri pada ajang Porprov IX Jatim 2025 yang digelar di Jalibar, Oro-oro Ombo, Kota Batu, siang tadi. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Kabupaten Kediri)

Laga.id, Batu – Kontingen Kabupaten Kediri akhirnya menyumbangkan perolehan medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Rangkaian medali pertama Kabupaten Kediri disumbangkan tim cabang olahraga (cabor) bermotor Grasstrack yang digelar di Jalibar, Oro-oro Ombo, Kota Batu, Jumat (20/6/2025).

Tim cabor bermotor Grasstrack membawa pulang satu medali emas, dua medali perak dan satu medali perunggu. Selain itu, Kabupaten Kediri juga meraih medali dari dua nomor eksebisi yakni Trail Max 155 CC Perorangan dan Trail Max 155 CC Beregu.

Dua rider Andreas Damara dan Moh. Isma’ul Husna yang tampil di nomor Trail Max 155 CC Standart Beregu berhasil merebut medali emas. Keduanya berhasil mengatasi perlawanan pebalap Kota Malang (Mochammad Riski Aditya dan Koko Indra Kumara) serta Kabupaten Tulungagung (Fadila Nafara Fahlevi dan Aksa Firma Adora).

Untuk medali perak diraih Andreas Damara yang turun di nomor Trail Max 155 CC Standart Perorangan. Medali perak lainnya dipersembahkan oleh dua rider Marcello Valendika dan Moh Isma’ul Husna yang berjuang pada nomor Trail Max 155 CC Modifikasi Beregu.

Sementara itu, Marcello Valendika kembali mempersembahkan medali. Kali ini dia menggondol medali perunggu pada nomor Trail Max 155 CC Modifikasi Perorangan.

Di sisi lain, M. Zulmi Aristiawan menggondol medali perunggu dari nomor eksebisi Trail Max 155 CC Perorangan. Tambahan medali perak dari nomor eksebisi Trail Max 155 CC Beregu yang dipersembahkan oleh Andreas Damara dan M. Zulmi Aristiawan.

Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata memberikan apresiasinya kepada para rider yang sukses meraih medali. Menurutnya, keberhasilan cabor Bermotor yang membuka keran medali dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet Kabupaten Kediri lainnya.

“Medali emas perdana yang didapat Kabupaten Kediri dari cabor Bermotor ini dapat menjadi motivasi dan suntikan semangat. Kami berharap cabor yang lain dapat lebih medali dan prestasi di ajang Porprov IX Jatim 2025,” katanya. (*)

Antuasiasme Tinggi, Indomaret Geber Turnamen Voli di Malang dan Probolinggo

0
JADI INSPIRASI: Ajang kejuaraan bola voli antar pelajar SMA/SMK/MA sederajat yakni Klik Indomaret Volleyball Tournament memantik antusiasme tinggi dari peserta maupun pecinta bola voli. (Laga.id/istimewa Official Klik Indomaret Volleyball Tournament)

Laga.id, Surabaya – Turnamen bola voli antar pelajar SMA/SMK/MA sederajat bertajuk Klik Indomaret Volleyball Tournament 2025 kembali digelar di dua kota. Kali ini akan berlangsung di Malang Raya dan Probolinggo Raya.

Sebelumnya, terobosan tersebut dimulai saat ajang ini Kota Probolinggo dan Kota Mojokerto pada 2024 lalu. Hasilnya, tim putri SMAN 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto dan tim putra SMAN 2 Kota Mojokerto menjadi yang terbaik di Bumi Majapahit.

Sementara itu, tim putra SMAN 2 Kota Probolinggo dan tim putri SMAN 4 Kota Probolinggo menjadi pemenang juara 1 Klik Indomaret Volleyball Tournament 2024.

Pada edisi kali ini, Malang akan menjadi lokasi pertama gelaran Klik Indomaret Volleyball Tournament 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 24-31 Juli. Pertandingan akan digelar di GOR Ken Arok dengan dukungan dari Gatsby.

Kemudian giliran Probolinggo menjadi tuan rumah. Bumi Bayuangga akan menggulirkan turnamen yang didukung oleh Selection Kapas Kecantikan di GOR Mastrip, Kota Probolinggo, 7-14 Agustus mendatang.

Manajer Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI) Sutono menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Indomaret dalam mendukung pembinaan olahraga usia muda, khususnya di cabang olahraga bola voli.

Menurut Sutono, dipilihnya Malang sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Selain memiliki fasilitas olahraga yang memadai, Malang juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan pembinaan olahraga pelajar.

Hal ini diperkuat dengan koordinasi bersama Pengurus Kota Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengkot PBVSI) Kota Malang, serta dukungan aktif dari pemerintah daerah setempat.

“Kami melihat Malang sangat siap dan antusias. Semua pihak di kota ini, mulai dari PBVSI hingga perangkat daerah, sangat mendukung ide untuk menyelenggarakan Klik Indomaret Volleyball Tournament 2025,” ujar Sutono.

Selain Malang, Probolinggo kembali dipercaya sebagai tuan rumah Klik Indomaret Volley Ball Tournament 2025. Bukan kali pertama Probolinggo menjadi bagian dari turnamen ini, bahkan tahun 2025 merupakan penyelenggaraan yang ketiga di kota tersebut.

“Animo peserta di Probolinggo selalu tinggi, begitu juga dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakatnya. Antusiasme ini membuat kami tak ragu untuk kembali menggelar turnamen di sana. Kami merasa atmosfernya sangat positif dan mendukung pertumbuhan atlet bola voli usia muda,” lanjut Sutono.

Klik Indomaret Volleyball Tournament 2025 tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, namun juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan pencarian bakat muda. Indomaret melalui ABVI berkomitmen untuk menemukan serta mengembangkan atlet-atlet potensial dari berbagai daerah.

Selain itu, turnamen ini juga menjadi sarana seleksi untuk menjaring atlet muda berbakat yang nantinya berkesempatan bergabung dan dibina lebih lanjut di ABVI Sidoarjo, Jawa Timur.

“Kami berharap penyelenggaraan tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Selain menjadi wadah kompetisi yang sehat, kami ingin turnamen ini juga menjadi batu loncatan bagi para pelajar untuk menapaki jenjang karier di dunia olahraga, khususnya bola voli,” tutup Sutono.

Klik Indomaret Volleyball Tournament 2025 diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi pelajar di Indonesia untuk terus aktif, berprestasi dan berkontribusi dalam dunia olahraga nasional.

Dengan melibatkan ribuan pelajar dari berbagai sekolah, turnamen ini juga diharapkan menjadi penggerak semangat persatuan, kerja sama tim dan sportivitas yang tinggi. (*)

Jadwal Lengkap Revisi Piala Presiden 2025: Kick-off Tetap 6 Juli, Final Maju Sehari

0
Piala Presiden 2025

Laga.id, Jakarta – PSSI resmi merilis revisi jadwal turnamen pramusim Piala Presiden 2025. Perubahan terjadi mulai matchday kedua, yang kini akan berlangsung pada 8 Juli 2025, lebih awal dari jadwal semula yang ditetapkan 9 Juli.

Meski demikian, pertandingan pembuka tetap digelar sesuai rencana pada 6 Juli 2025. Persib Bandung akan memulai kampanye mereka di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Soreang, Kabupaten Bandung, pada pukul 15.30 WIB.

Malam harinya, Oxford United akan menghadapi Liga Indonesia All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pukul 19.30 WIB.

Untuk matchday kedua, Liga Indonesia All Star akan bertemu Arema FC pada pukul 15.30 WIB, disusul laga panas Persib Bandung kontra Dewa United pada pukul 19.30 WIB di SJH, keduanya digelar pada 8 Juli 2025. Awalnya, dua laga tersebut dijadwalkan pada 9 Juli.

Sementara itu, pertandingan matchday ketiga akan berlangsung pada 10 Juli, mempertemukan Dewa United vs Port FC dan Arema FC vs Oxford United, semuanya digelar di Stadion Si Jalak Harupat. Sebelumnya, laga-laga ini direncanakan untuk 9 Juli.

Pertarungan memperebutkan peringkat ketiga dijadwalkan pada 12 Juli 2025, yang akan mempertemukan runner-up Grup A dan Grup B di SJH. Jadwal ini dimajukan dari semula 14 Juli.

Sedangkan partai final yang mempertemukan juara dari masing-masing grup akan dimainkan pada 13 Juli 2025, sehari lebih awal dari rencana awal yang juga dijadwalkan pada 14 Juli.

Dengan perubahan ini, PSSI berharap penyelenggaraan Piala Presiden 2025 bisa berjalan lebih efektif dan memberikan pengalaman pertandingan yang optimal bagi klub dan penggemar sepak bola nasional.

Jadwal baru Piala Presiden 2025:

Sabtu, 6 Juli 2025

1. Persib Bandung vs Port FC
Stadion Si Jalak Harupat, pukul 15.30 WIB

2. Oxford United vs Liga Indonesia All Star
Stadion Utama Gelora Bung Karno, pukul 19.30 WIB

Senin, 8 Juli 2025 (Stadion Si Jalak Harupat)

1. Liga Indonesia All Star vs Arema FC (15.30 WIB)
2. Persib Bandung vs Dewa United (19.30 WIB)

Rabu, 10 Juli 2025 (Stadion Si Jalak Harupat)

1. Dewa United vs Port FC (15.30 WIB)
2.Arema FC vs Oxford United (15.30 WIB)

Sabtu, 12 Juli 2025

Perebutan Tempat Ketiga (Stadion Si Jalak Harupat)
Runner-up Grup A vs Runner-up Grup B (19.30 WIB)

Minggu, 13 Juli 2025

Final (Stadion Si Jalak Harupat)
Juara Grup A vs Juara Grup B (19.30 WIB)

Bupati Kediri: Junjung Tinggi Fair Play, Target Lima Besar di Porprov Jatim 2025

0
DUKUNG PENUH: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kiri depan) menyerahkan pataka kontingen kepada Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata pada acara pelepasan atlet ke Porprov IX Jatim 2025 di Malang Raya siang tadi. (Laga.id/istimewa KONI Kabupaten Kediri)

Laga.id, Kediri – Sebanyak 716 kontingen dari Kabupaten Kediri resmi dilepas oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Malang Raya.

Dengan persiapan matang dan mengusung semangat juang tinggi serta menjunjung fair play dan sportivitas, Kabupaten Kediri menargetkan masuk 5 besar pada pesta olahraga terakbar di Jawa Timur kali ini –naik dari posisi ke-12 di Porprov sebelumnya.

Persiapan patriot-patriot olahraga Kabupaten Kediri sudah berjalan sejak tiga bulan terakhir dengan tahapan Puslatkab (pemusatan latihan kabupaten). Nantinya, kontingen Kabupaten Kediri mengirimkan 420 atlet dengan 109 pelatih dari 42 cabang olahraga untuk mengarungi Porprov 2025.

“Saya tahu perjuangan kalian. Itu bukan perjuangan satu dua hari, melainkan perjuangan yang kalian lakukan beberapa waktu sebelumnya. Mungkin juga beberapa tahun sebelumnya. Mengorbankan waktu, tenaga, meninggalkan keluarga dan sekolah,” katanya pada sambutan Pelepasan Kontingen Kabupaten Kediri ke Porprov XI/2025 yang digelar di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kamis (19/6/2025).

“Hanya demi satu tujuan, mengharumkan nama Kabupaten Kediri. Dan saya doakan, kalian-kalian lah yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Kediri ditingkat Jawa Timur. Semoga keberangkatan kontingen Kabupaten Kediri ke Porprov 2025 menjadi langkah awal untuk meraih prestasi lebih tinggi,” tambah sosok yang dikenal Mas Dhito itu.

Dia berharap atlet-atlet bisa mengharumkan nama Kabupaten Kediri di seantero Jawa Timur pada Porprov kali ini. Menurutnya, Kabupaten Kediri memiliki kualitas dan kemampuan untuk bisa tembus lima besar di ajang Porprov 2025. Bahkan, dia menyatakan Kabupaten Kediri sejatinya juga memiliki kemampuan untuk bertengger di peringkat satu.

“(Karena) selama ini Kabupaten Kediri ada diperingkat 12, sedangkan jumlah penduduk kita dibandingkan Kota Kediri, kita lebih banyak. Cuma, Kota Kediri selalu tampil di lima besar, sedangkan kita bahkan 10 besar pun belum pernah masuk,” tekad Mas Dhito.

“Maka dari itu, pada 420 atlet yang ada ini, saya berdoa minimal, syukur-syukur, setengahnya (atlet) atau 75 persen atau mungkin kalau bisa semua (meraih medali) Alhamdulillah bisa mempersembahkan medali. Entah itu emas, perak atau perunggu. Kita berdoa, berupaya, berikhtiar supaya bisa ada di lima besar Porprov Jawa Timur,” lanjutnya.

“Kalau kita target emas, mungkin tidak kita peringkat satu, sangat mungkin. Tapi butuh proses. Perhelatan kali ini kita target lima besar dulu. Di peringkat satu itu selalu sudah posisi langganan Surabaya,” tegas Bupati Kediri ke-25 itu.

Lebih lanjut, Mas Dhito juga mewanti-wanti para atlet Kabupaten Kediri agar selalu menjunjung tinggi sportivitas. Dan tidak bereaksi berlebihan ketika dicurangi.

“Fokus terhadap permainan (yang dilombakan), kalau dicurangi jangan balas curang. Karena pengalaman saya dari beberapa Porprov, ada laporan dari beberapa cabor kami dicurangi. Kita harus tetap fair,” tuturnya.

“Kalau dicurangi, mental bertanding kalian jangan kacau. Kadang, mereka (lawan) mencoba segala cara untuk mendapatkan kemenangan. Di sisi lain, para pelatih dan ofisial serta pengurus KONI Kabupaten Kediri mohon dikawal betul. Tidak perlu takut, jangan segan, jangan sampai atlet kita yang sudah berlatih maksimal kalah karena dicurangi,” tandas Mas Dhito. (*)