Thursday, February 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Home Blog

Dominasi Juara Bertahan! JPE Libas Electric PLN 3-0 Tanpa Kompromi

0
KONTROL: Rissa Meiga Rianti (13) tampak bahagia bersama rekan-rekannya usai Jakarta Pertamina Enduro mengandaskan Jakarta Electric PLN Mobile pada lanjutan Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang, malam ini WIB. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Malang – Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menegaskan statusnya sebagai juara bertahan Proliga. Mereka berhasil menaklukkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor telak 3-0 (25-13, 25-21, 25-17) pada lanjutan Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang, Kamis (5/2/2026) malam.

Dikutip dari keterangan pers yang diterima Laga.id, kemenangan meyakinkan ini bukan sekadar hasil pertandingan, tetapi sinyal keras bahwa dominasi JPE di papan atas klasemen semakin sulit digoyang.

Sejak set pertama, tim asuhan Bullent Karsioglu langsung menggebrak lewat distribusi matang Tisya Amallya dan duet asing Iana Shcherban serta Wilma Salas. Sempat imbang 4-4, JPE melesat hingga 14-7.

Time out pelatih Electric PLN, Chamman Dokmai, tak mampu membendung kokohnya blok Nurlaili dkk yang mematahkan serangan Neriman Ozsoy dan Celeste Plak. Set pembuka ditutup mencolok 25-13.

Set kedua berlangsung lebih ketat. Electric PLN sempat memimpin 8-6 dan menjaga jarak hingga 11-8. Namun, mental juara JPE berbicara saat skor 14-14 dan 16-16. Berbalik unggul 18-16, JPE mengunci set 25-21.

Di set ketiga, Electric PLN membuka asa lewat keunggulan 5-2. Tetapi inkonsistensi jadi celah. JPE menyamakan 9-9, berbalik 14-12, lalu menjauh 22-17 sebelum servis ace memastikan skor 25-17.

“Terus terang performa anak-anak kurang baik di pertandingan hari ini,” ujar asisten pelatih Electric PLN, Alim Suseno. Sebaliknya, Bullent menegaskan, “Kami lebih konsentrasi set demi set, kunci kemenangan hari ini di servis.” Iana Shcherban menambahkan, “Kebersamaan di dalam tim yang utama.”

Jika konsistensi ini terjaga, JPE bukan hanya menang—mereka sedang membangun dinasti baru di Proliga 2026. (*)

Jakarta LavAni Menggila di Malang, Juara Bertahan Bhayangkara Dibungkam Tanpa Ampun

0
KERJA SAMA: Aksi middle blocker M. Malizi (6) bahu-membahu bersama setter Dio Zulfikri (15) turut mengantarkan Jakarta LavAni Livin' Transmedia mengandaskan perlawanan Jakarta Bhayangkara Presisi di GOR Ken Arok, sore tadi WIB. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Malang – Jakarta LavAni Livin’ Transmedia kembali menunjukkan dominasinya di Proliga 2026 usai menekuk juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi 3-0 (25-19, 25-17, 25-21) pada laga pembuka seri kedua putaran kedua di GOR Ken Arok, Malang, Kamis (5/2/2026).

Kemenangan keenam beruntun ini bukan sekadar tambahan poin di klasemen, melainkan penegasan bahwa LavAni adalah kandidat terkuat juara musim ini.

Sejak peluit pertama, tim asuhan David Lee langsung mengontrol permainan. Setter Dio Zulfikri merancang variasi serangan cepat yang dieksekusi tajam oleh Taylor Sander dan Boy Arnes, sementara Hendra Kurniawan menjadi tembok kokoh di lini blok. LavAni memimpin 10-7, menjauh 21-13, lalu menutup set pertama 25-19.

Sempat tertinggal 5-8 di set kedua, LavAni bangkit usai time out krusial. Blok Nato Dickinson dan Hendra mematahkan serangan Arjuna serta Yudha Mardiansyah. Momentum berbalik, LavAni unggul 14-11 dan mengunci set 25-17.

Set ketiga berlangsung lebih ketat. Bhayangkara memperkecil selisih hingga 13-14 dan memasukkan pemain lapis kedua seperti Rizal dan Kevin. “Itu bagian dari strategi kami, dan mereka juga bisa tampil baik,” ujar pelatih Reidel Toiran dalam keterangannya yang diterima Laga.id.

Namun, mental LavAni lebih matang di poin kritis. Skor 25-21 memastikan sapu bersih.

To be fair, kami kurang maksimal. Tapi kami tetap optimis bisa tampil lebih baik ke depannya,” kata Toiran.

Alvin Daniel menambahkan, “Kami bermain di bawah performa terbaik. Terutama kerjasama tim.”

Dari kubu LavAni, asisten pelatih Erwin Rusni menegaskan, “Servis, receive, dan blok berjalan cukup bagus.” Salah satu pemain Boy Arnes mengingatkan, “Tetap evaluasi, terutama kekompakan tim.”

Enam kemenangan tanpa cela—LavAni bukan sekadar memimpin, mereka sedang mengirim pesan keras ke seluruh Proliga: takhta musim ini seolah sudah menemukan pemiliknya. (*)

Jadi Tuan Rumah, Jakarta Pertamina Enduro Patok Target Tinggi di Putaran Kedua

0
SAPU BERSIH: Jakarta Pertamina Enduro berambisi meraih dua kemenangan saat bertindak sebagai tuan rumah Proliga 2026 Seri Malang di GOR Ken Arok, Kota Malang, 5-8 Februari. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Malang – Juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) mematok target tinggi saat bertindak sebagai tuan rumah di GOR Ken Arok, Malang pada seri kedua putaran kedua Proliga 2026, 5-8 Februari 2025.

Tim putri JPE optimistis mampu mengamankan poin maksimal pada dua laga. Hal itu ditegaskan manajer tim JPE, Widi Triyoso, momentum sebagai tuan rumah harus dimanfaatkan secara optimal. Setelah mengarungi berbagai laga tandang di putaran sebelumnya, kini saatnya JPE menunjukkan dominasi di kandang.

“Giliran kami menjadi tuan rumah, dan target JPE sudah bulat: memenangkan dua pertandingan di kandang. Kami ingin memberikan hasil terbaik bagi para pendukung yang hadir langsung,” ujar Widi dalam jumpa pers di Malang, Rabu (4/2/2026).

Senada dengan manajer tim, pelatih kepala JPE, Bullent Karsioglu, memastikan kesiapan fisik dan mental anak asuhnya. Juru racik asal Turki tersebut menekankan prinsip kesetaraan dalam skuadnya. Ia tidak ingin terpaku pada label “pemain bintang” dalam menentukan rotasi pemain.

“Semua pemain sudah siap tampil terbaik. Di tim ini, kami tidak membedakan mana pemain bintang dan mana yang bukan. Semua mendapat kesempatan yang sama, tergantung pada kondisi dan performa masing-masing pemain di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bullent enggan sesumbar mengenai gelar juara lebih awal. Fokus utamanya saat ini adalah memastikan tiket ke babak empat besar. “Kami konsentrasi penuh untuk menembus Final Four terlebih dahulu. Setelah itu tercapai, baru kami akan memikirkan langkah selanjutnya,” tambahnya.

Salah satu pemain bintang JPE, Megawati Hangestri, mengakui bahwa musim ini memberikan tekanan yang berbeda. Status JPE sebagai juara bertahan membuat setiap tim lawan memiliki motivasi ekstra untuk menumbangkan mereka.

“Proliga 2026 ini terasa sedikit lebih berat. Sebagai juara bertahan, tantangan terbesarnya adalah mempertahankan gelar tersebut. Namun, kami akan berusaha maksimal di setiap laga,” ungkap pemain yang akrab disapa ‘Megatron’ ini.

Dari sisi penyelenggara, Wakil Direktur Proliga, Reginald Nelwan, memastikan bahwa GOR Ken Arok telah memenuhi standar untuk menggelar pertandingan skala nasional.

“GOR Ken Arok sudah siap 100 persen. Bagi penggemar yang tidak bisa hadir langsung, seluruh pertandingan di sini tetap akan disiarkan secara live melalui Moji TV dan aplikasi Vidio,” ungkapnya.

Jadwal Pertandingan Pekan 5
GOR Ken Arok, Kota Malang
Kamis, 5 Februari 2026
Putra | 16.00 WIB | Jakarta LavAni Livin’ Transmedia vs Jakarta Bhayangkara Presisi
Putri | 19.00 WIB | Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN Mobile

Jumat, 6 Februari 2026
Putri | 16.00 WIB | Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia vs Jakarta Popsivo Polwan
Putri | 19.00 WIB | Jakarta Livin’ Mandiri vs Medan Falcons

Sabtu, 7 Februari 2026
Putri | 16.00 WIB | Jakarta Electric PLN Mobile vs Bandung bjb Tandamata
Putra | 19.00 WIB | Jakarta Bhayangkara Presisi vs Medan Falcons Tirta Bhagasasi

Minggu, 8 Februari 2026
Putri | 13.00 WIB | Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia vs Jakarta Livin’ Mandiri
Putra | 16.00 WIB | Jakarta Lavani Livin’ Transmedia vs Jakarta Garuda Jaya
Putri | 19.00 WIB | Jakarta Pertamina Enduro vs Medan Falcons. (*)

Garuda Mengamuk! Singkirkan Vietnam 3-2, Indonesia Melaju ke Semifinal

0
LOLOS: Timnas Futsal Indonesia sukses mencetak sejarah setelah lolos ke semifinal AFC Futsal 2026 dengan mengalahkan Vietnam 3-2 di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam. (Laga.id/istimewa Media AFC Futsal Asian Cup 2026)

Laga.id, Jakarta – Indonesia Arena Jakarta berguncang pada Selasa (3/2/2026) malam ketika Timnas Futsal Indonesia memastikan tiket semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026 usai menaklukkan Vietnam dengan skor dramatis 3-2.

Bermain di hadapan ribuan suporter, duel perempat final sarat gengsi ini mempertemukan Indonesia kontra rival abadi Asia Tenggara dalam laga penuh tensi sejak menit awal. Hasilnya, Skuad Garuda menang, melaju ke empat besar, dan mengirim pesan keras ke Asia: Indonesia datang untuk juara.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Indonesia tampil agresif dengan pressing tinggi yang langsung menekan pertahanan Vietnam. Strategi tersebut terbukti efektif ketika gol pembuka Wendy Brian Lindrey tercipta cepat pada menit ke-4, memicu ledakan euforia di tribune.

GOCEK: Pemain Timnas Futsal Indonesia Wendy Brian Lindrey (kiri) berusaha melepaskan diri dari Vu Ngoc Anh pada laga AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam. (Laga.id/istimewa Media AFC Futsal Asian Cup 2026)

Tekanan tak mengendur, dan dominasi Merah Putih kembali berbuah gol kedua melalui Ardiansyah Nur pada menit ke-11. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan meyakinkan 2-0, menempatkan Indonesia di atas angin.

Memasuki babak kedua, Vietnam mencoba bangkit dengan menaikkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil saat mereka memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 lewat Nguyen Da Hai pada menit ke-25. Namun keunggulan mental dan fokus Indonesia langsung berbicara.

Hanya satu menit berselang, Garuda kembali menjauh lewat gol ketiga di menit ke-26 oleh Reza Gunawan, sebuah momen krusial yang mematahkan momentum kebangkitan lawan. Vietnam belum menyerah.

Gol kedua dari Nguyen Da Hai pada menit ke-36 membuat skor berubah menjadi 3-2 dan empat menit terakhir berjalan menegangkan. Meski digempur, pertahanan disiplin Indonesia mampu bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan kemenangan bersejarah di laga bertajuk Derbi ASEAN ini.

Secara statistik, laga berlangsung keras dengan total 15 pelanggaran dan sejumlah kartu kuning dari wasit asal Irak, Hawkar Salar Ahmed. Namun satu hal tak terbantahkan: kemenangan ini menegaskan dominasi futsal Indonesia di Asia Tenggara sekaligus membuka jalan menuju mimpi lebih besar. Semifinal menanti, dan Garuda sedang terbang tinggi. (*)