Sunday, July 26, 2026
Google search engine
Home Blog Page 3

Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026: Regenerasi Atlet PON

0
Barisan atlet muda panjat tebing Jawa Timur saat mengikuti upacara pembukaan Kejurprov 2026 di Surabaya.
SEMANGAT MUDA: Ratusan atlet muda dari berbagai daerah mengikuti prosesi pembukaan Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 di Lapangan Jatim Seger, Surabaya, Kamis (7/5). Kegiatan ini diikuti 294 peserta sebagai ajang seleksi menuju Kejurnas Kelompok Umur di Jakarta. (Laga.id/istimewa FPTI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur resmi memacu proses regenerasi atlet melalui gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kelompok Umur 2026 di Lapangan Jatim Seger, Surabaya, 7-10 Mei. Kompetisi bergengsi ini diproyeksikan menjadi wadah penjaringan bakat potensial guna menjaga dominasi Jawa Timur menuju PON 2028.

Sebanyak 294 atlet dari 30 kabupaten/kota tercatat ambil bagian dalam ajang tahunan ini. Para peserta bertanding dalam enam kategori usia, mulai dari kelompok umur (KU) 9 hingga KU-19 tahun.

Ketua FPTI Jawa Timur, Henky Irawan, menegaskan bahwa Kejurprov adalah jalur utama seleksi atlet menuju level nasional. “Dari Kejurprov ini diharapkan bisa mengirimkan atlet-atlet Jawa Timur ke Kejurnas dan meraih prestasi sebanyak-banyaknya,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Oleh karena itu, FPTI Jatim terus mematangkan program pembinaan atlet muda secara berkelanjutan. Selain kompetisi resmi, ke depan akan digelar kejuaraan dengan format terbuka guna memperluas jam terbang para pemanjat.

“Kami ingin semakin banyak event agar atlet punya pengalaman bertanding,” tambah Henky. Sehubungan dengan hal tersebut, ia optimistis Jatim mampu mempertahankan predikat juara umum pada Kejurnas mendatang.

Pimpinan KONI Jatim, FPTI Jatim, dan Dispora Jatim berfoto bersama di area kompetisi panjat tebing Surabaya.
SINERGI PEMBINAAN: Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil (tengah) berfoto bersama Ketua FPTI Jatim Henky Irawan (tiga dari kanan) dan Kadispora Jatim M. Hadi Wawan (dua dari kanan) usai pembukaan Kejurprov Panjat Tebing Jatim 2026. Kejuaraan ini menjadi instrumen penting dalam memetakan kekuatan atlet menuju PON 2028. (Laga.id/istimewa FPTI Jatim)

Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, turut mengapresiasi pola pembinaan yang diterapkan oleh FPTI Jatim. Baginya, olahraga panjat tebing membutuhkan perpaduan sempurna antara keahlian teknis, kekuatan fisik, serta mentalitas bertanding.

“Semakin banyak mengikuti event, refleks ketika bertanding semakin tinggi. Skill kuat, power aman, dan mental bertanding juga terbentuk,” tutur Nabil. Namun, ia mengingatkan agar Jatim tetap waspada terhadap lonjakan kekuatan dari daerah lain seperti Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, M. Hadi Wawan, menyoroti tingginya antusiasme peserta usia dini. Kehadiran peserta yang masih berusia tujuh tahun dianggap sebagai sinyal positif bagi masa depan olahraga ekstrem ini.

“Ini potensi luar biasa. Saat memasuki usia emas nanti, kita berharap mereka bisa menjadi atlet terbaik untuk Jawa Timur,” ungkap Hadi penuh harap.

Sementara itu, nomor yang dipertandingkan meliputi lead, speed world record, dan boulder. Khusus kategori KU-9 hingga KU-15, persaingan difokuskan pada nomor speed world record untuk melatih kecepatan sejak dini.

Ketua Harian FPTI Jatim, Dhanu Iswara, menutup dengan optimisme bahwa tradisi prestasi Jatim tidak akan terputus. Dengan kompetisi yang ketat, Surabaya kembali menjadi saksi lahirnya para ‘Spider-Man’ baru yang siap menaklukkan tebing dunia. (*)

Kejurda Finswimming Jatim 2026 Perluas Jangkauan Pembinaan, Targetkan Juara Dunia

0
Atlet selam Jawa Timur bertanding dengan kecepatan tinggi di kolam renang menggunakan alat finswimming.
ADRENALIN LINTASAN: Aksi para atlet selam saat memacu kecepatan menggunakan monofin dalam simulasi perlombaan sebagai persiapan menuju Kejurda Finswimming Jawa Timur 2026 di Kabupaten Lumajang. (Laga.id/istimewa POSSI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur resmi menunjuk Kabupaten Lumajang sebagai tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jawa Timur 2026. Ajang bergengsi yang dijadwalkan berlangsung pada 8-10 Mei 2026 tersebut dirancang sebagai instrumen strategis untuk mendesentralisasi pembinaan atlet sekaligus menstimulasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di wilayah setempat.

Selama ini, pembinaan atlet kerap terkonsentrasi di kota-kota besar saja. Akibatnya, potensi dari daerah belum sepenuhnya tergarap secara maksimal. Oleh karena itu, melalui Kejurda ini, POSSI Jawa Timur mulai mendorong perubahan arah kebijakan tersebut agar lebih inklusif.

Ketua Umum POSSI Jawa Timur, Mirza Muttaqien, menyebut kejuaraan ini sebagai bagian dari langkah membangun sistem pembinaan yang lebih berimbang. “Kejurda Finswimming bukan sekadar lomba, namun merupakan bagian integral dari sistem pembinaan berkelanjutan guna memastikan atlet potensial tumbuh merata dari berbagai daerah di Jawa Timur,” tegas Mirza.

Kejurda tahun ini menjadi penanda perubahan pendekatan dalam organisasi. Kompetisi tersebut tidak lagi sekadar agenda rutin tahunan, tetapi mulai diarahkan sebagai bagian dari ekosistem pembinaan yang lebih terukur.

Ketua Umum POSSI Jatim Mirza Muttaqien memberikan arahan terkait Kejurda Finswimming 2026.
ARAHAN KETUA: Ketua Umum POSSI Jawa Timur, Mirza Muttaqien, memberikan arahan mengenai persiapan teknis dan misi pemerataan atlet pada Kejurda Finswimming Jatim 2026 yang akan digelar di Kabupaten Lumajang mendatang. (Laga.id/istimewa POSSI Jatim)

Berbagai nomor dipertandingkan dalam ajang ini, mulai dari surface, bifin, apnea hingga estafet. Kategori yang tersedia mencakup usia junior hingga senior guna menjaring bibit unggul sejak dini. Selain itu, atlet yang turun dipastikan datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Di kolam renang, para atlet akan berlomba menggunakan monofin dan bifin dengan teknik tinggi. Mereka berpacu dalam kecepatan untuk menjadi yang terbaik di lintasan. Bagi penonton, suasana ini menghadirkan tontonan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga sangat menarik untuk disaksikan secara langsung.

Kehadiran ratusan atlet, pelatih, hingga official tentu membawa dampak positif bagi Lumajang. Aktivitas di sektor penginapan, kuliner, hingga transportasi diperkirakan ikut bergerak signifikan selama kejuaraan berlangsung.

Selain itu, Kejurda ini juga memberi warna baru sebagai hiburan bagi masyarakat. Wisata olahraga atau sport tourism kini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembangan potensi daerah.

“Ini bukan hanya soal prestasi semata. Namun, ada pergerakan ekonomi, ada aktivitas daerah, dan ada semangat baru dalam pembinaan,” tambah Mirza.

Bagi atlet muda, Kejurda ini bukan sekadar ajang bertanding untuk meraih medali. Ini adalah kesempatan emas untuk mengukur kemampuan teknis dan membuka jalan menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi.

Banyak di antara mereka yang selama ini berlatih di daerah dengan fasilitas serba terbatas. Namun, lewat kejuaraan ini, mereka mendapat ruang yang sama untuk tampil dan bersaing secara sportif.

Pada akhirnya, Kejurda Finswimming Jatim 2026 bukan hanya soal siapa yang meraih podium juara. Lebih dari itu, agenda ini merupakan upaya membuka peluang seluas-luasnya bagi daerah untuk melahirkan atlet-atlet dunia.

“Dari Lumajang, kita ingin menyiapkan juara masa depan Jawa Timur untuk Indonesia,” pungkas Mirza dengan optimis. (*)

PSSI Pusat Didesak Segera Gelar Kongres Oleh Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur

0
Abdul Rozak, Syaiful Anwar, dan Radja Siahaan dalam pertemuan Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur mendesak PSSI.
DESAK KONGRES: (Dari kiri) Ketua PSSI Pamekasan Abdul Rozak, kandidat Ketua PSSI Jatim Radja Siahaan, dan Jubir Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur Syaiful Anwar saat menuntut kepastian jadwal kongres di Surabaya, sore tadi. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Gelombang desakan agar PSSI Pusat segera melaksanakan Kongres Pemilihan PSSI Jawa Timur kini kian memanas. Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur yang terdiri dari Askab, Askot, dan klub anggota menilai penundaan agenda tersebut telah memperkeruh stabilitas organisasi.

Ketidakpastian jadwal ini dianggap berpotensi besar mengganggu berbagai agenda strategis daerah, termasuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Aspirasi tersebut disampaikan secara kolektif oleh para pemangku kepentingan sepak bola di Surabaya, Jumat (1/5/2026) sore.

Calon Ketua Umum PSSI Jawa Timur, Raja Siahaan, mengungkapkan bahwa mayoritas pemangku kepentingan sepak bola di daerah sangat mendambakan percepatan kongres. Menurutnya, langkah ini penting untuk mengakhiri polemik yang berkepanjangan di internal Asprov Jatim.

“Saya sepakat dengan aspirasi rekan-rekan, karena bagi saya semakin cepat kongres digelar maka akan semakin baik bagi kita semua,” ujar Raja. Namun, ia tetap berkomitmen menghormati langkah Plt Asprov Jatim yang tengah bersurat ke Jakarta.

Peserta Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur sedang berbicara dalam forum diskusi.
SALURKAN ASPIRASI: Salah satu peserta Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur menyampaikan uneg-uneg terkait penundaan kongres dan penunjukan Plt yang dinilai menyalahi statuta organisasi. (Laga.id/istimewa Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur)

Sebelumnya, Raja telah bertemu dengan Plt Ketua PSSI Jatim, Khairul Anwar, yang berjanji akan menyurati PSSI Pusat pada 5 Mei 2026 mendatang. Berdasarkan statuta, PSSI Pusat memiliki waktu 14 hari untuk merespons permohonan kepastian jadwal tersebut.

Meskipun demikian, nada lebih keras disuarakan oleh Juru Bicara Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur, Saiful Anwar. Ia menilai kondisi tata kelola sepak bola di Jawa Timur saat ini sudah masuk dalam tahap yang meresahkan.

Saiful secara tajam menyoroti kebijakan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) yang dianggap menabrak aturan organisasi yang berlaku. “Penunjukan kepengurusan oleh Plt jelas melanggar, karena seharusnya itu menjadi kewenangan Ketua Umum PSSI definitif,” tegasnya.

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa solusi tunggal untuk mengakhiri kisruh ini hanyalah pelaksanaan kongres pemilihan secepatnya. Hal ini menjadi mendesak mengingat ada 18 kepengurusan Askab/Askot di Jawa Timur yang masa baktinya segera berakhir.

Oleh karena itu, forum mengancam akan melakukan aksi massa ke Jakarta apabila aspirasi mereka tidak segera diakomodasi. Saiful memperingatkan dampak sistemik yang bisa memicu boikot pada cabang futsal hingga sepak bola putri.

Sementara itu, Ketua PSSI Kabupaten Pamekasan, Abdul Rozak, menyatakan kesiapannya untuk memobilisasi massa dalam jumlah besar ke kantor PSSI Pusat. Ia mengklaim telah menyiapkan armada bus guna membawa ratusan delegasi dari tiap daerah.

“Kami sepakat berangkat ke Jakarta, saya pribadi bahkan sudah menyiapkan 20 unit bus untuk mengangkut massa,” ungkap Rozak. Jika seluruh kabupaten bergerak, ia memprediksi ribuan orang akan mengepung Jakarta demi menuntut normalisasi organisasi.

Selain itu, ia mengkritik fenomena munculnya Plt di berbagai daerah yang justru terjadi setelah proses pencalonan ketua selesai dilakukan. Fenomena ini dinilai sangat berbahaya bagi kelangsungan program pembinaan atlet muda di Jawa Timur.

Akibatnya, Forum Silaturahmi Sepak Bola Jawa Timur berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga terbentuk kepengurusan definitif yang sah. PSSI Pusat kini memegang kunci utama untuk menyelamatkan masa depan sepak bola di Bumi Majapahit. (*)

BOOM! Hasil Conference League: Crystal Palace dan Rayo Vallecano Resmi Berada di Ambang Final

0
Daichi Kamada merayakan gol bersama Maxence Lacroix dalam laga Crystal Palace melawan Shakhtar Donetsk di semifinal UEFA Conference League.
SELEBRASI KEMENANGAN: Gelandang Crystal Palace Daichi Kamada (kiri) merayakan gol keunggulan bersama Maxence Lacroix setelah membobol jala gawang Shakhtar Donetsk pada pertandingan leg pertama semifinal UEFA Conference League di Stadion Henryk-Reyman, Krakow, Polandia, dini hari tadi WIB. (Laga.id/istimewa Sebastian Frej via Getty Images)

Laga.id, Krakow – Crystal Palace dan Rayo Vallecano dalam posisi menguntungkan guna mengamankan tiket partai puncak kompetisi kasta ketiga Eropa. Kepastian tersebut diperoleh setelah kedua tim memetik kemenangan krusial yang tercermin dalam hasil Conference League babak semifinal leg pertama, Jumat (1/5/2026) dini hari WIB.

Meskipun harus melalui perjuangan sengit, kedua tim berhasil mengantongi modal berharga untuk melakoni laga penentu pekan depan. Kemenangan ini sekaligus mempertegas dominasi wakil Inggris dan Spanyol dalam peta persaingan turnamen musim ini.

Dominasi Total The Eagles di Polandia

Oleh Ocheretko merayakan gol untuk Shakhtar Donetsk saat menghadapi Crystal Palace di Stadion Henryk-Reyman.
GOL PENYEIMBANG: Pemain Shakhtar Donetsk Oleh Ocheretko melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Crystal Palace dalam laga semifinal UEFA Conference League yang berlangsung di Stadion Henryk-Reyman, Krakow, Polandia, pada dini hari tadi WIB. (Laga.id/istimewa Jakub Porzycki-Anadolu via Getty Images)

Crystal Palace tampil menggebrak sejak peluit awal dibunyikan saat bertandang ke markas Shakhtar Donetsk di Henryk-Reyman Stadium, Polandia. Pertandingan baru berjalan satu menit, Ismaila Sarr sudah menggetarkan jala gawang lawan melalui skema serangan cepat yang sangat mematikan.

Setelah sempat disamakan oleh Oleh Ocheretko pada awal babak kedua, tim asuhan Oliver Glasner tersebut kembali bangkit dengan agresif. Selanjutnya, Daichi Kamada mengembalikan keunggulan Palace di menit ke-58 sebelum Jorgen Strand Larsen menutup pesta kemenangan menjadi 3-1 pada menit ke-84.

Kemenangan telak ini memberikan keunggulan agregat yang sangat nyaman bagi tim berjuluk The Eagles sebelum pulang ke London. Oleh karena itu, mereka hanya butuh hasil imbang saat menjamu lawan di Selhurst Park pada laga leg kedua nanti.

Vallecano Amankan Kemenangan Tipis

Penyerang Rayo Vallecano Alemao mencoba mencetak gol melewati kiper Strasbourg Mike Penders di Stadion Vallecas.
AKSI PENENTU: Penyerang Rayo Vallecano Alemao (kanan) melepaskan tendangan ke arah gawang yang dikawal kiper Strasbourg Mike Penders untuk mencetak gol kemenangan dalam laga leg pertama semifinal UEFA Conference League di Estadio de Vallecas, Madrid, Spanyol, dini hari tadi WIB. (Laga.id/istimewa Pierre-Philippe Marcou via Getty Images)

Di tempat berbeda, Rayo Vallecano mendominasi penguasaan bola sejak menit pertama saat menjamu Strasbourg di Estadio de Vallecas, Spanyol. Walaupun terus membombardir pertahanan tamu, efisiensi lini depan menjadi kendala besar sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Kebuntuan tersebut akhirnya pecah di awal babak kedua melalui aksi brilian Alemao yang merobek jala gawang Strasbourg pada menit ke-54. Namun demikian, keunggulan 1-0 ini harus dipertahankan dengan susah payah dari gelombang serangan balik wakil Prancis tersebut.

Berkat gol tunggal itu, tim asuhan Inigo Perez membawa modal keunggulan satu gol untuk laga tandang yang diprediksi akan berjalan lebih berat. Selain itu, kemenangan ini menjaga asa publik Madrid untuk melihat tim kesayangannya mengangkat trofi di akhir musim.

Jadwal Penentuan Leg Kedua Semifinal
Seluruh kontestan kini bersiap untuk melakoni partai hidup mati yang akan digelar serentak pada Jumat (8/5/2026) mendatang. Crystal Palace akan bertindak sebagai tuan rumah di Selhurst Park saat menjamu Shakhtar Donetsk untuk mengunci tiket final. Sementara itu, Rayo Vallecano harus terbang ke Prancis guna menantang Strasbourg di hadapan pendukung lawan yang memadati Stade de la Meinau. (*)