Sunday, July 26, 2026
Google search engine
Home Blog Page 2

Joss! Jatim Kuasai Kejurnas MTB 2026, Bungkam Tuan Rumah di Klasemen Akhir

0
Atlet balap sepeda putri Jatim menerima medali saat UPP Kejurnas MTB 2026 di Bogor.
DOMINASI: Atlet balap sepeda putri Jawa Timur (kanan belakang) tampak tersenyum bangga usai menerima pengalungan medali pada ajang Kejurnas MTB 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jatim kembali mempertahankan gelar juara umum kejuaraan balap sepeda nasional untuk keenam kalinya secara berturut-turut. (Laga.id/istimewa ISSI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Jawa Timur kembali menegaskan statusnya sebagai raja balap sepeda tanah air usai keluar sebagai juara umum Kejurnas Mountain Bike (MTB) 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 16-19 Juli lalu.

Tampil perkasa di arena, pebalap sepeda Jatim berhasil melibas perolehan medali tuan rumah Jabar yang menjadi pesaing terdekatnya dengan selisih poin yang terlampau jauh.

Adapun kompetisi yang diikuti sekitar 180 atlet dari 16 provinsi ini berlangsung sengit di kawasan Sentul City untuk nomor cross country dan Taman Wisata Alam Gunung Pancar untuk nomor downhill.

Berdasarkan data akhir kejuaraan, Jatim sukses mengunci posisi teratas klasemen dengan mengumpulkan 10 medali emas, 12 perak, dan 6 perunggu. Selanjutnya, tuan rumah Jabar harus puas mengekor di peringkat kedua setelah mengoleksi 3 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Sementara itu, Sumatera Selatan menempati posisi ketiga lewat raihan 2 medali emas dan 2 perunggu. Peta persaingan papan atas dilengkapi oleh Bali di urutan keempat dengan 2 emas, disusul Kalimantan Selatan di peringkat lima besar dengan 1 emas dan 1 perunggu.

Oleh sebab itu, Sekretaris ISSI Jawa Timur Surtiyono menilai pencapaian ini kian mempertegas keunggulan daerahnya pada ajang balap sepeda nasional.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya kontingen Jatim juga berhasil memuncaki klasemen pada nomor road di Pangandaran serta nomor BMX di Banyuwangi.

“Dengan juara umum di Kejurnas MTB, menyusul divisi Road di Pangandaran dan BMX di Banyuwangi, posisi juara umum Kejurnas sulit ditandingi provinsi lain. Jatim juara umum enam kali berturut turut,” kata Surtiyono.

Selain itu, ia memastikan seluruh rombongan atlet maupun ofisial telah menyelesaikan pertandingan dan kembali ke daerah asal tanpa hambatan.

“Atlet dan official telah kembali ke Jawa Timur dan alhamdulillah tidak ada halangan dalam perjalanan,” ujarnya.

Kemudian, Surtiyono turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moral maupun material secara konsisten.

“Terima kasih support dan doanya Pengprov ISSI Jatim, ISSI Kabupaten dan Kota, klub, orang tua, serta atlet yang berjuang pantang menyerah. Juga pelatih dan tim pendukung dari seluruh wilayah Jawa Timur,” tuturnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Sepeda Indonesia (PP ICF) Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya agenda tahunan ini dalam sistem pembinaan atlet. Ajang ini tidak hanya bertujuan memperebutkan gelar nasional, melainkan juga menyaring talenta terbaik untuk diproyeksikan ke tingkat Asia maupun dunia.

“Kejurnas Mountain Bike merupakan agenda strategis pembinaan prestasi nasional. Ajang ini tidak hanya memperebutkan gelar Juara Nasional, tetapi juga menjadi sarana evaluasi pembinaan atlet, pencarian talenta terbaik, serta bagian dari persiapan Indonesia menuju berbagai kejuaraan internasional,” kata Listyo dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Jenderal PP ICF Jadi Rajagukguk.

Konsistensi dominasi ini menegaskan satu hal penting di peta balap sepeda tanah air: Jawa Timur tak sekadar memenangi kejuaraan, tapi juga mempertegas statusnya sebagai penguasa mutlak arena balap sepeda Indonesia. (*)

Bank Jakarta Samator EnviRUNment 3.0 Usung Misi Lingkungan dan Perkenalkan Kawasan Sport Center

0
Direktur Utama Samator Group Rachmat Harsono foto bersama pendukung ajang Bank Jakarta Samator EnviRUNment 3.0 di Surabaya.
SINERGI SEHAT DAN LINGKUNGAN: Direktur Utama Samator Group Rachmat Harsono foto bersama para pendukung ajang Bank Jakarta Samator EnviRUNment 3.0 di kawasan The Samator Superblock, Surabaya, Minggu (19/7/2026). (Laga.id/istimewa Samator)

Laga.id, Surabaya – Semangat menjaga kebugaran tubuh kini berpadu erat dengan aksi nyata pelestarian alam di Kota Pahlawan. Sebanyak ribuan pelari memadati kawasan The Samator Superblock untuk mengikuti ajang lari tahunan Bank Jakarta Samator EnviRUNment 3.0 yang mengusung tema “Run with Purpose” pada Minggu (19/7/2026).

Penyelenggaraan edisi ketiga ini menandai kembalinya ajang olahraga tersebut ke “rumah” utama Samator Group setelah edisi sebelumnya bertempat di kawasan Kota Lama Surabaya. Selain itu, kehadiran Bank Jakarta sebagai Title Sponsor memperkuat kolaborasi strategis dalam mendorong penciptaan masyarakat yang lebih aktif, sehat, dan peduli keberlanjutan lingkungan.

“Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, kami ingin membawa peserta kembali ke rumah Samator. The Samator Superblock kini terus berkembang dengan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat, salah satunya melalui kehadiran Samator Sport Center yang menyediakan beragam fasilitas olahraga,” ujar Direktur Utama Samator Group Rachmat Harsono.

“Melalui event ini, kami ingin memperkenalkan bahwa The Samator Superblock bukan hanya menjadi pusat aktivitas bisnis, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat dan aktif,” tambahnya.

Selanjutnya, momentum kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan kelanjutan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa Revitalisasi Sungai Jagir. Setelah menyelesaikan tahap pertama sepanjang 200 meter pada 2025, Samator kini melanjutkan pengerjaan tahap kedua sepanjang 575 meter sehingga totalnya mencapai 775 meter.

“Melalui tema ‘Run with Purpose’, kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa setiap langkah kecil dapat memberikan dampak besar. Tidak hanya bagi kesehatan diri sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekitar. Semangat inilah yang sejalan dengan berbagai inisiatif keberlanjutan yang terus kami jalankan, termasuk revitalisasi Sungai Jagir yang saat ini memasuki pembangunan tahap kedua,” jelas Rachmat.

Oleh karena itu, partisipasi sektor perbankan dalam agenda ini dinilai menjadi amunisi penting untuk memperluas jangkauan edukasi publik. Pihak perbankan memandang olahraga sebagai sarana efektif untuk menyuarakan pesan keberlanjutan.

“Penyelenggaraan Bank Jakarta Samator EnviRUNment 3.0 ini juga sejalan dengan upaya Bank Jakarta dalam mendukung semangat keberlanjutan dan momentum mendorong literasi dan inklusi keuangan,” ujar Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo.

Sementara itu, ajang ini menghadirkan beragam kategori inklusif mulai dari 5.1K, 11K, hingga Family Run 2.5K untuk orang tua dan anak. Di samping kategori reguler, daya tarik utama terletak pada kategori 5.1K Plogging Run yang mengajak peserta berlari sembari memungut sampah di sepanjang rute.

Kendati fokus pada aksi lingkungan, kemeriahan acara tetap terpancar di kawasan race village melalui berbagai aktivitas interaktif. Penampilan hiburan dari penyanyi Fabio Asher serta Brand Ambassador Bank Jakarta Dara Sarasvati sukses menyedot perhatian seluruh pengunjung.

Pada akhirnya, Bank Jakarta Samator EnviRUNment 3.0 berhasil membuktikan bahwa olahraga tak sekadar memacu adrenaline, tetapi juga mampu menggerakkan kesadaran kolektif demi merawat bumi. (*)

Resmi! Deltras FC Bertahan di Sidoarjo dan Perkenalkan Presiden Baru

0
CEO Deltras FC Amir Burhannudin dan Presiden Klub Deddy Adrianto Wibowo saat sesi jumpa pers di Sidoarjo.
PIMPINAN DELTRAS FC: CEO Deltras FC Amir Burhannudin (kiri) bersama Presiden Baru Deddy Adrianto Wibowo (kanan) memberikan keterangan pers terkait kepastian homebase dan persiapan tim di Sidoarjo untuk mengarungi musim 2026/2027, Jumat (17/7/2026). (Laga.id/Fajar Kristanto)

Laga.id, Sidoarjo – Spekulasi mengenai hengkangnya Deltras FC dari Kota Kerupuk akhirnya dipastikan berakhir. Manajemen klub berjuluk The Lobster tersebut secara resmi menegaskan bahwa mereka tidak akan pindah homebase dan tetap bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo untuk mengarungi kompetisi Championship 2026/2027.

Kepastian berharga tersebut disampaikan langsung oleh CEO Deltras FC, Amir Burhannudin, saat ditemui awak media di Sidoarjo, Jumat (17/7/2026). Langkah tegas ini sekaligus menjawab keresahan serta riak dinamika yang sempat berkembang di kalangan suporter Deltamania selama beberapa pekan terakhir.

“Berangkat dari beberapa minggu yang lalu, terkait dinamika Deltras FC. Mulai dari wacana kami akan mencari homebase baru sampai pada mencari partner baru, sampai kami akan berkolaborasi dengan pihak-pihak lain,” kata Amir.

Di samping itu, maraknya wacana perubahan manajemen dan lokasi latihan sebelumnya memang sempat memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pihak manajemen merasa perlu memberikan kepastian hukum dan operasional demi menjaga kondusivitas tim maupun basis pendukung.

“Maka dari itu pada kesempatan ini, kami ingin menegaskan bahwa Deltras FC tetap bermain di Gelora Delta Sidoarjo untuk mengarungi musim 2026/2027,” tegasnya.

Selain membawa angin segar terkait markas tim, manajemen The Lobster turut memperkenalkan sosok pemimpin baru mereka, Deddy Adrianto Wibowo, yang resmi menjabat sebagai Presiden Klub. Kehadiran Deddy diharapkan mampu membawa era baru bagi tata kelola klub kebanggaan warga Sidoarjo ini.

Selanjutnya, Deddy membeberkan alasan utamanya bersedia mengambil mandat pimpinan tersebut. Ia menilai ada kesamaan pandangan yang kuat antara dirinya dan pihak manajemen lama dalam membangun industri sepak bola modern.

“Yang jelas karena visi dan misi saya dengan Mas Amir pada saat pertemuan. Harapan saya menjadikan Deltras sebagai klub yang berprestasi, profesional, mandiri secara keuangan, dan bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat Sidoarjo dan kepada suporter dari Deltras,” jelas Deddy.

Kendati demikian, ia tidak menampik bahwa proses penyamaan visi tersebut membutuhkan komitmen tinggi serta usaha yang optimal dari seluruh elemen. Oleh sebab itu, berbagai pembenahan strategis akan segera direalisasikan baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.

“Kami akan melakukan banyak pembenahan di dalam Deltras. Bukan hanya dari sisi tim, namun juga dari sisi di luar sepak bolanya itu sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Amir Burhannudin menambahkan bahwa jajaran pelatih dan manajemen telah mengumpulkan para pemain untuk memulai pemusatan latihan. Bahkan, komposisi skuad Deltras FC saat ini dinilai sudah hampir rampung.

“Persiapan tim saat ini sudah mencapai 70 persen untuk mengarungi kompetisi Championship 2026/2027,” ujar Amir.

Kepastian bertahannya kandang di Sidoarjo dan masuknya amunisi kepemimpinan baru ini menjadi sinyal kuat bahwa The Lobster siap tancap gas berburu prestasi tertinggi. (*)

Dilombakan di Popda Jatim, Pacu Prestasi Selam Pelajar

0
Ketua Umum POSSI Jatim Mirza Muttaqien memberikan arahan terkait Kejurda Finswimming 2026.
Ketua Umum POSSI Jawa Timur, Mirza Muttaqien. (Laga.id/istimewa POSSI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim sudah menetapkan cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim yang rencanannya digelar di Ngawi tahun ini. Salah satunya adalah selam.

Cabor yang dipertandingkan di Popda tahun ini, yakni, angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli indoor, bulu tangkos, dayung, gulat, judo, karate, kempo, mix material arts, menembak, panahan, petanque, pencak silat, sepak bola, ski air, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, woodball, senam, wushu, renang, selam, panjat tebing, sepak takraw, voli pantai dan berkuda.

Ketua Umum Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim Mirza Muttaqien memberikan apresiasi ke Gubernur Jatim maupun Dispora karena selam tetap di lombakan di Popda.

Sebab event ini memiliki dampak yang luas bagi perkembangan maupun pembinaan selam terutama di kalangan pelajar. Apalagi saat ini minat para pelajar untuk menekuni selam juga sangat tinggi.

“Satu keputusan yang sangat luar biasa yang dibuat oleh Pemprov maupun Dispora Jatim, mengapa? karena ada 27 pengurus POSSI kota/kabupaten se-Jawa Timur dan ada 600-an atlet yang tercatat meskipun setiap tahun ada yang sudah tidak melanjutkan lagi, tapi setiap tahun juga ada yang bertambah,” kata Mirza, Kamis (16/7/2026).

Mirza juga mengatakan, selama ini Pengprov Jatim setiap tahun rutin menggelar lomba baik tingkat daerah maupun nasional, namun dengan adanya Popda maka para atlet pelajar semakin mendapat kesempatan untuk menunjukkan prestasinya. “Semakin banyak kejuaraan semakin bagus karena para atlet memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuanya,” katanya.

Cabor selam selama ini menjadi salah satu lumbung emas bagi Kontingen Jatim di PON, bahkan selam berhasil meraih hattrick atau juara umum tiga kali secara beruntun di PON XIX Jabar 2016, PON Papua XX 2021 dan PON XIX Aceh-Medan 2024.

“Hattrick juara umum PON itu tidak mungkin bisa terjaga bila kaderisasinya tidak berjalan. Kaderisasi pembibitan harus dimulai sejak usia dini sejak usia sekolah karena bibit-bibit atlet itu ada dari situ. Yang terpenting ada dua, hal semakin banyak kejuaraan maka akan menjadi jauh lebih baik karena latihan terus-menerus tanpa ada kejuaraan itu ya seperti enggak ada artinya maka perlu ada kejuaraan dan dimulai dari tingkat pelajar,” terangnya.

Selain itu POSSI Jatim juga komitmen menjalankan amanah dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk melakukan kaderisasi atlet dengan membina atlet usia dini atau di kalangan pelajar.

“Arahan dari Ibu Gubernur Khofifah tentu sangat sejalan dengan program POSSI Jatim maupun POSSI Kabupaten/kota yang saat ini terus melakukan pembinaan atlet muda,” katanya.

Ia juga berharap, selain di lombakan di Popda, selam juga bisa dilombakan di tingkat Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

“Harapannya Dispora Jatim maupun provinsi lainnya mengusulkan selam khususnya finswimming masuk di Popnas. Pertimbangannya cukup dari pencapaian medali pada SEA Games beberapa waktu yang lalu cukup menggembirakan dan itu saya pikir juga akan mengangkat level Indonesia ke tingkat internasional. Dan Jawa Timur turut berbangga menjadi bagian mengibarkan merah putih di level internasional,” katanya. (*)