Sunday, August 2, 2026
Google search engine
Home Blog Page 124

IBL 2025: Kurang Disiplin, Pacific Caesar Telan Kekalahan Ketujuh

0
GARA-GARA MANTAN: Pebasket Chrishon Reydell Briggs (kanan) yang mencoba melewati adangan Keljin Deshawn Blevins belum mampu memberi kemenangan Pacific Caesar Surabaya usai takluk 83-85 dari Bima Perkasa Jogja pada lanjutan IBL 2025 di GOR Pacific Surabaya, sore tadi WIB. (Laga.id/istimewa Official IBL)

Laga.id, Surabaya – Pacific Caesar Surabaya kembali merasakan kekalahan dramatis di depan pendukung Indonesian Basketball League (IBL) 2025. Adalah Bima Perkasa Jogja yang mengalahkan mereka dengan skor 85-83 di GOR Pacific Surabaya, Minggu (9/2/2025) sore.

Yang menyakitkan, kekalahan kali ini dipersembahkan oleh mantan pemainnya musim lalu, Keljin DeShawn Blevins. Tripoin pebasket berusia 29 tahun itu di sisa dua detik pertandingan menjadi penentu kemenangan.

Pelatih Pacific Caesar Surabaya Dhimas Anis Setiaputra menyoroti buruknya eksekusi permainan timnya. Dia menilai para pemainnya tidak disiplin dalam menjalankan strategi yang telah dirancang serta mengkritik performa pemain asing yang dinilai tidak tampil maksimal dalam pertandingan tersebut.

“Saya ingin para pemain menekan di area paint, tetapi beberapa dari mereka justru bermain di luar kendali. Seharusnya skor tidak hanya selisih dua atau tiga poin di momen akhir, tetapi kami malah gagal memanfaatkan peluang,” ujarnya.

Tak hanya itu, ini jadi kekalahan kelima beruntun Pacific atas Bima Perkasa. Terakhir kali Pacific menang atas Bima Perkasa terjadi di 2022 silam.

Dengan hasil ini, Pacific harus menelan kekalahan ketujuh berturut-turut. Sementara itu, Bima Perkasa mengakhiri rentetan enam kekalahan beruntunnya. Sejauh ini Pacific dan Rajawali Medan adalah dua tim yang menelan tujuh kekalahan beruntun.

Situasi ini, kata Dhimas, membuat Pacific Caesar akan segera menggelar pertemuan besar bersama jajaran pelatih dan manajemen untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas performa tim.

“Kami pasti ingin bangkit dari kekalahan ini. Setiap latihan kami selalu menekankan kedisiplinan, tetapi ketika di lapangan, eksekusi ada di tangan para pemain. Kalau mereka tidak disiplin, kemenangan pun sulit diraih,” tutupnya. (*)

Garuda Jaya Beri Perlawanan, Surabaya Samator Lolos Final Four

0
JATUH BANGUN: Para pemain Jakarta Garuda Jaya harus jatuh bangun saat takluk 3-2 (25-19, 20-25, 25-14, 24-26, 15-12) dari Surabaya Samator pada lanjutan Proliga 2025 di GOR Jalak Harupat Bandung, Minggu (9/2/2025). (Laga.id/istimewa Official Proliga 2025)

Laga.id, Bandung – Tim voli putra Surabaya Samator mendapat perlawanan sengit dari Jakarta Garuda Jaya dalam lanjutan Proliga 2025. Namun, Samator yang lebih perkasa berhasil mengalahkan Garuda Jaya dengan skor 3-2 (25-19, 20-25, 25-14, 24-26, 15-12) di GOR Jalak Harupat Bandung, Minggu (9/2/2025).

Kemenangan tersebut Samator memastikan lolos ke final four. Sedangkan bagi Garuda Jaya kekalahan tersebut memupus harapannya untuk maju ke final four, karena Proliga musim ini hanya diikuti 5 tim putra.

Sejak set pertama kedua tim menunjukkan performa yang seimbang sepanjang pertandingan, dengan perolehan angka yang ketat setiap set. Pada set pertama Samator menang 25-19.

Set kedua juga berjalan sengit, dimana diawal set tersebut kedua tim saling mengejar angka. Namun Garuda Jaya di set kedua menunjukkan dominasinya. Mereka menyamakan kedudukan 1-1 setelah menang 25-20.

Memasuki set ketiga, Samator kembali bermain konsisten. Anak asuh Rodolfo Luis Suarez ini mampu memimpin hingga angka 22-13. Tapi, Garuda Jaya mampu mengejar defisit angka.

Hanya saja, Rama Fauzan dan kawan-kawan mampu menutup set ketiga dengan 25-14. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk Samator.

Set keempat Garuda Jaya sempat menyamakan skor menjadi 2-2 ketika set keempat ditutup 26-24. Set kelima pun menjadi babak penentuan kedua tim.

Garuda Jaya mencoba menjaga momen kemenangan di set keempat. Dauda dan kawan-kawan terus menekan Samator bahkan kembali saling kejar angka hingga 9-9.

Samator yang memiliki rekor tujuh kali juara Proliga, memanfaatkan pengalaman mereka untuk menghadapi tekanan pemain-pemain muda yang dipersiapkan timnas voli Indonesia di kejuaraan dunia U-21 di China.

Setelah adu ketat perolehan angka, Samator akhirnya memastikan kemenangan di set kelima dengan 15-12. Samator menuntaskan perlawanan Garuda Jaya dengan kemenangan 3-2.

Asisten pelatih Garuda Jaya Anwar Sadat mengatakan, bahwa timnya hari ini bermain cukup bagus. Tapi mengenai hasil dia menilai lawan lebih berpengalaman.

“Kami harus akui, Samator adalah tim senior dan kami junior. Tapi di pertandingan full set hari ini anak-anak bermain lepas dan menikmati permainannya, ” kata Anwar Sadat.

Sementara itu, asisten pelatih Samator Sigit Ari Widodo mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih hari ini. Menurutnya, pertandingan hari ini cukup berimbang.

“Kedua tim sama-sama bermain bagus, dan kami lebih beruntung bisa memenangkan pertandingan. Alhamdulillah kami bisa memenangkan pertandingan hari ini, dan lolos ke final four,” ucapnya. (*)

Cucak Ijo Jadi Maskot Porprov IX Jatim 2025 Kabupaten Malang

0
MASKOT BURUNG: Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil (kanan) bersama Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto pada launching maskot Porprov Jatim IX 2025 yang diberi nama Cak Jo di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2025) malam WIB. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Malang – Kabupaten Malang resmi meluncurkan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 yang diberi nama Cak Jo, akronim dari Cucak Ijo.

Peluncuran dilakukan dalam acara launching di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2025) malam WIB.

Cak Jo, yang terinspirasi dari burung Cucak Ijo, merupakan maskot fauna Kabupaten Malang yang telah ditetapkan sejak tahun 1997.

Cucak Ijo, dengan nama latin Chloropsis sonnerati, adalah salah satu burung dilindungi yang menjadi simbol fauna Kabupaten Malang.

Penetapannya sebagai maskot dilakukan melalui Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah tanggal 26 April 1997, bersama dengan Apel Manalagi sebagai maskot flora.

Terinspirasi itu semua, Cucak Ijo akhirnya juga dijadikan maskot Porprov untuk Kabupaten Malang.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, KONI Jatim, Dispora seluruh Jawa Timur, serta perwakilan tuan rumah dari Kota Malang dan Kota Batu.

Sebagai tuan rumah bersama Kota Malang, dan Kota Batu, Kabupaten Malang siap menyukseskan gelaran multievent terbesar tingkat provinsi ini.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, menyampaikan harapannya agar kehadiran maskot Cak Jo dapat memotivasi para atlet untuk berjuang meraih prestasi terbaik.

“Sebagai tuan rumah, kami berkomitmen untuk menyukseskan Porprov IX 2025 dan memastikan semua persiapan berjalan lancar,” ujarnya.

Penyelenggaraan Porprov Jatim IX 2025 diperkirakan akan menyedot sekitar 14 ribu orang ke Malang, termasuk atlet, keluarga, dan pendukung.

Untuk itu, Kabupaten Malang telah mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti penginapan, homestay, makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya.

Kepala Dispora Kabupaten Malang, M. Hidayat, menegaskan bahwa selain sukses sebagai tuan rumah, Kabupaten Malang juga menargetkan prestasi di berbagai cabang olahraga.

“Cak Jo tidak hanya menjadi simbol tuan rumah, tetapi juga diharapkan dapat memotivasi atlet Kabupaten Malang untuk berprestasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil mengapresiasi kesiapan Kabupaten Malang sebagai tuan rumah.

Ia menyatakan bahwa peluncuran maskot Cak Jo tidak hanya memeriahkan ajang Porprov, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Dengan diperkenalkannya Cak Jo, saya berharap Kota Batu juga segera memperkenalkan maskot mereka. Sebelumnya, Kota Malang telah meluncurkan Sima (Singa Malang) sebagai maskot Porprov IX. Semangat Porprov Jatim IX 2025 di Malang Raya ini harus dirasakan bersama,” tegas Nabil.

Peluncuran maskot Cak Jo menjadi langkah awal dalam menyukseskan Porprov Jatim IX 2025, dengan semangat sportivitas dan kebersamaan yang diusung oleh maskot tersebut. (*)

Tumbangkan Pertamina, Petrokimia Buka Asa Lolos Final Four Proliga 2025

0
JAGA PELUANG: Para pemain Gresik Petrokimia menjaga asa lolos ke final four usai mengalahkan Jakarta Pertamina Enduro pada lanjutan Proliga 2025 di GOR Jalak Harupat Bandung, malam ini WIB. (Laga.id/istimewa Official Proliga 2025)

Laga.id, Bandung – Tim putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia membuka asa lolos ke final four usai menumbangkan Jakarta Pertamina Enduro dengan skor 3-1 (25-20, 19-25, 25-17, 25-20) dalam lanjutan Proliga 2025 di GOR Jalak Harupat Bandung, Sabtu (8/2/2025).

Ini merupakan kemenangan ketiga dari delapan laga, lima diantaranya menderita kekalahan dengan nilai 11, dan berada di peringkat kelima klasemen sementara.

Mediol Stiovani Yoku dkk. masih harus memainkan empat laga di putaran kedua ini. Salah satunya harus menghadapi Jakarta Electric PLN di GOR Jalak Harupat Bandung, Minggu (9/2/2025).

Dalam laga yang berlangsung cukup ketat itu, Gresik Petrokimia yang berambisi meraih kemenangan di seri Bandung ini, mencoba bermain impresif dan memberi perlawanan tangguh kepada Pertamina Enduro.

Sejak set pertama, duel kedua tim berlangsung sengit. Namun Gresik Petrokimia lebih bisa mengendalikan diri. Di set tersebut Mediol Stiovani Yoku dan kawan-kawan tampil penuh greget, dan memenangkan set pertama 25-20, skor 1-0 Gresik Petrokimia memimpin.

Set kedua pertandingan semakin seru, Pertamina Enduro tak ingin kalah lagi. Hasilnya, smash-smash tajam mengantarkan Tisya Amallya dan kawan-kawan menang 25-19. Skor menjadi imbang 1-1.

Set ketiga, Gresik Petrokimia kembali bermain apik, dan mampu melepaskan tekanan dari pemain Pertamina Enduro. Gresik Petrokimia berhasil unggul hingga 20-10 dan mengakhiri set dengan kemenangan 25-17. Skor menjadi 2-1 untuk Gresik Petrokimia.

Set keempat berlangsung ketat. Pertamina Enduro terus memimpin perolehan hingga mampu disamakan Petrokimia 13-13. Selanjutnya Gresik Petrokimia terus melesat hingga angka 24-19 dan mengakhiri set keempat dengan kemenangan 25-20.

Usai laga pelatih Gresik Petrokimia, Ayub Hidayat mengaku bersyukur atas kemenangan hari ini. Tentang pemain asing baru, Ayub Hidayat menyebut memberikan kontribusi bagi tim.

“Kemenangan hari ini menjadi modal untuk pertandingan besok. Terus terang, dengan hadirnya Julia bisa menjadi motivasi bermain anak-anak hari ini,” ucapnya.

Sementara itu, Maya Indri mengakui dengan hadirnya pemain asing baru bisa menjadi kekuatan baru di tim. “Yang jelas dengan hadirnya Julia di tim bisa menjadi motivasi teman-teman untuk memenangkan laga hari ini,” katanya. (*)