Saturday, August 1, 2026
Google search engine
Home Blog Page 158

KONI Jatim Hitung Ulang Potensi Medali di PON Aceh-Sumut

0
Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil. (istimewa)

Laga.id, Surabaya – Gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera XXI/2024 semakin dekat. KONI Jatim pun mulai berhitung peluang medali yang bisa mereka dapatkan. Hal ini dilakukan KONI Jatim setelah melakukan persiapan secara terprogram dan terencana selama dua tahun terakhir.

“Dari persiapan yang sudah kita lakukan, kami akan menghitung ulang target perolehan medali dalam perspektif KONI Jatim, dalam hal ini Puslatda dan Bapel Puslatda dan Binpres (Bidang Pembinaan dan Prestasi),” ujar Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil.

Setelah hitung ulang peluang perolehan medali dilakukan, KONI Jatim akan mengonfirmasi kepada masing-masing cabor untuk mengetahui berapa potensi medali yang bisa mereka dapatkan.

“Dari sini akan diketahui, apakah sama (potensi perolehan medali) atau lebih besar, atau mendekati sama antara perspektif KONI Jatim dengan cabor,” ungkapnya.

Baginya, pencocokan dan menyamakan cara berpikir antara KONI Jatim dan cabor ini penting, Karena dari kesamaan cara berpikir ini, KONI Jatim bisa mengetahui apa saja yang perlu ditingkatkan agar target medali bisa terealisasi.

“Misalnya, yang masih perlu mengejar medali emas, kita maksimalkan cara latihannya bagaimana, kemudian strategi-strategi yang harus dipersiapkan bagaimana, kita instruksikan kepada cabor masing-masing,” jelas Nabil.

“Tak hanya menghitung ulang, untuk memastikan Puslatda Jatim berjalan sesuai dengan treknya, KONI Jatim akan meningkatkan intensitas peninjauan secara langsung latihan atlet Puslatda di masing-masing cabor,” tambahnya.

Hal ini untuk mengetahui secara riil sejauh mana kesiapan setiap cabor, terkait apa saja kendala mereka, apa yang musti direspons dan diantisipasi oleh KONI Jatim, atau apa saja yang bisa dilakukan KONI untuk membantu cabor mengatasi masalah dan kendala yang mereka hadapi.

“Jadi, tahapan itu yang akan kita lakukan sementara ini,” tuturnya.

Guna mewujudkan target tersebut, tak sedikit cabor yang saat ini bersiap menjalani try out ke luar negeri. Harapannya, KONI Jatim bisa mengantisipasi sekaligus mengupdate potensi perolehan medali. Kalau yang kecepatan bedasarkan latihan, kalau kekuatan itu seberapa berat beban yang bisa diangkat.

“Try out ini targetnya memperkuat posisi medali emasnya, meningkatkan yang perak menjadi emas, atau membuat satu nomor itu secara ideal dan kita akan mengunci Jatim all final. Itu yang kita inginkan,” ujar Nabil.

Sementara untuk nomor yang tidak terukur itu ada beberapa variabel, salah satunya kelenturan. Karena itu, KONI Jatim menyarankan atlet-atlet Puslatda untuk menjalani tes prestasi dengan melibatkan wasit juri nasional yang akan menjadi wasit juri di PON, untuk memberikan evaluasi kepada KONI Jatim dan merekomendasi apa yang harus ditambahkan dan dilakukan untuk meningkatkan performa atlet agar bisa memenuhi target medali. (*)

Indomaret Sidoarjo Juara Turnamen Voli Watungkal Cup U-15 2024

0
Akademi Indomaret Sidoarjo menjadi juara Watungkal Cup U-15 2024. (istimewa)

Laga.id, Sidoarjo – Akademi Indomaret Sidoarjo menjadi yang terbaik dalam turnamen bola voli bertajuk “Watungkal Cup U-15 2024”. Inilah gelar pertama bagi tim U-15 Indomaret Sidoarjo pada tahun ini.

Dalam pertandingan final yang berlangsung pada Senin (10/6/2024) kemarin, pasukan muda Indomaret Sidoarjo berhasil mengalahkan Bimaloka Jember dengan skor ketat 3-2 (27-25, 19-25, 25-12, 17-25, 15-9).

“Alhamdulillah ini baru pertama kali tim muda Indomaret mengikuti Kejuaraan U-15. Ini pencapaian luar biasa. Ini semua berkat kerja keras anak-anak serta tim pelatih,” sebut Sutono, Manajer Akademi Indomaret Sidoarjo.

Sutono menegaskan jika pihaknya cukup selektif dalam memilih turnamen yang diikuti. Menurutnya, ajang yang diikuti harus memberikan experience bagi para pemain muda.

Sementara itu, turnamen Watungkal Cup diikuti oleh 12 tim se-Jawa Timur. Sehingga pesertanya adalah wakil-wakil terbaik dari masing-masing kota.

“Ini gelar pertama pada tahun ini untuk tim Indomaret U-15. Sebab kami memang targetnya di U-17, U-19, dan senior. Namun kemudian kami mendapatkan undangan. Sehingga kami menurunkan adik-adik ini agar mendapatkan pengalaman dan jam terbang,” jelas Sutono.

Mantan pemain voli nasional itu menjelaskan, para pemain yang diturunkan di ajang ini tidak hanya berusia 15 tahun saja. Ada pula pemain-pemain yang baru berusia 14 tahun.

Meski memenangkan pertandingan final dan berhasil menjadi juara, Sutono menegaskan bahwa para pemainnya masih melakukan satu-dua kesalahan. “Memang ada koreksi, tapi masih kategori wajar. Namanya juga banyak pemula,” jelasnya.

Sementara itu, Akademi Indomaret Sidoarjo berencana menurunkan tim dalam sebuah turnnamen antarklub skala nasional untuk U-17 yang digelar di Jogjakarta mulai akhir Juni mendatang. Indomaret menjadi runner-up di ajang serupa pada tahun lalu. (*)

Fakhri: Persiapan ke PON 2024, Seleksi Ulang Pemain

0
Pelatih tim sepak bola Jatim PON 2024 Fakhri Husaini. (istimewa)

Laga.id, Surabaya – Cabang olahraga (cabor) sepak bola Jawa Timur akan melakukan seleksi ulang untuk membentuk tim proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara.

Hal ini dilakukan lantaran saat Babak Kualifikasi (BK) PON lalu waktu yang tersedia sangat mepet sehingga pemain yang berpotensi tidak terjaring semua. Apalagi, beberapa pemain saat itu masih ada yang mengikuti kompetisi.

“Saya yakin Jatim masih ada potensi pemain muda di luar pemain yang masuk tim prapon lalu. Kan ada yang ikut EPA U20 misal, kalau mereka potensi kenapa tidak,” kata pelatih sepak bola Jatim Fakhri Husaini, Rabu (29/5/2024).

Dengan memiliki kuota 35 pemain yang akan diseleksi akan tetapi masih ada 33 nama yang ia kantongi. “Artinya masih ada dua slot pemain tambahan yang kami tunggu dalam beberapa waktu ke depan agar bisa menjadi 35 pemain. Kalau tidak, kami akan memulai seleksi awal Juni dengan 33 pemain,” kata mantan Pelatih Timnas U-16 itu.

Seleksi nantinya terdiri dari pemain yang mengikuti Prapon dan tambahan dari beberapa klub hasil rekomendasi dari pelatih. Dari hasil seleksi yang rencananya digelar dua minggu itu, akan dipilih 23 pemain terbaik yang akan didaftarkan sebagai pemain untuk PON.

Ia mengaku, saat ini memang sudah memiliki beberapa nama pilihan hasil prapon lalu karena menunjukkan permainan yang sesuai dengan harapan tim pelatih. Namun, ia membutuhkan pemain baru dengan kualitas yang sama untuk mengangkat performa tim.

“Tapi untuk bertanding di turnamen yang waktunya singkat, kemudian jadwalnya padat, tentu tidak cukup tim ini menggantungkan nasibnya pada 11 pemain, kedalaman skuad ini penting. Ini yang saya harap dari beberapa tambahan saya memiliki lebih banyak opsi memilih. Jadi pemain tambahan tidak jauh kualitas dari yang sudah ada,” pungkasnya. (*)

Sebut Barca Klub Sulit, Xavi Peringatkan Hansi Flick

0
Xavi Hernandez (twitter: FCBarcelona)

Laga.id, Barcelona – Hansi Flick digadang-gadang akan menggantikan Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Barcelona di musim depan. Xavi memperingatkan suksesornya itu.

Xavi menandai laga terakhirnya di Barcelona dengan kemenangan 2-1 di markas Sevilla, Senin (27/5/2024) dinihari WIB. Entrenador berusia 44 tahun itu angkat kaki setelah tiga setengah tahun, dengan persembahan satu titel LaLiga dan Piala Super Spanyol.

Barca santer dikabarkan akan mengumumkan penunjukan Flick pada pekan depan. Pelatih top asal Jerman itu telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun, dan kini sedang merampungkan dokumen-dokumennya.

Xavi diberhentikan Barca setelah mengomentari krisis finansial klub. Mantan gelandang top Barca dan timnas Spanyol itu mengatakan, suksesornya nanti jelas akan menghadapi pekerjaan yang sangat sulit.

“Mereka harus tahu bahwa ini adalah sebuah situasi sulit, karena Barcelona itu sebuah klub yang sulit, tapi sekaligus juga karena situasi finansial yang tidak menguntungkan, terutama aturan finansial fair play (La Liga),” ungkap Xavi di ESPN.

“Pekerjaan ini sama sekali tidak akan mudah. Mereka akan menderita dan mereka akan butuh kesabaran karna ini adalah sebuah pekerjaan yang sangat sulit. Satu-satunya hal yang bisa menyelamatkan mereka adalah juara, apakah mereka pernah menjadi bagian klub [sebelumnya] atau tidak.”

“Selama ini saya mendapatkan sorotan tajam dan sebuah level ekspektasi dibuat karena saya pernah menjadi bagian dari era terbaik Barca dalam sejarah, yang justru merugikan saya,” Xavi menambahkan.