Saturday, August 1, 2026
Google search engine
Home Blog Page 171

Berkat David da Silva, Persib Benamkan Persija

0
Striker Persib, David da Silva. (dok. Persib)

Laga.id, Bandung – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak sangat senang pasukannya bisa mempertahankan tren positif di BRI Liga 1 2023/2024 setelah menaklukan Persija Jakarta 2-1 pada pekan ke 28 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/3/2024) sore.

Walau demikian, Bojan Hodak mengakui ini merupakan satu pertandingan yang sulit. Menurutnya, duel Maung Bandung vs Macan Kemayoran satu di antara laga sengit di Asia Tenggara.

“Karena itu saya minta pemain untuk bermain dengan tenang dan saya bicara kepada mereka bahwa ini hanya laga yang memperebutkan tiga poin,” ujar Bojan Hodak seusai pertandingan.

“Tapi ini tetap sulit karena bisa dilihat, tadi semuanya masih grogi dan melakukan kesalahan teknis, kesalahan mendasar karena ada tekanan dari laga ini,” lanjut Bojan Hodak.

Persib Bandung kukuh di posisi kedua klasemen sementara BRI Liga 1 denga 51 poin.

Namun pada akhirnya kata Bojan yang terpenting adalah tiga poin. Secara permainan menurut pelatih asal Kroasia ini memang tidak menarik disaksikan. Tapi yang lebih penting kata Bojan bisa memenangkan pertandingan.

“Kami juga menaruh respek kepada Persija karena saya rasa kedua tim secara taktikal memainkan permainan yang bagus. Untuk pertahanan, kami tidak memberikan banyak ruang bagi mereka. Karena itu gol datang dari situasi bola mati,” tutur Bojan.

“Jadi tidak banyak yang dilakukan lawan dan ini adalah pertandingan yang penting, tak ada yang mau kalah di pertandingan ini. Dan jangan lupa juga, atmosfernya akan jauh lebih menarik jika ada suporter di stadion,” tambah Bojan sambil mengakhiri.

Dengan kemenangan ini, Persib semakin kukuh di posisi kedua klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024 dengan raihan poin 51 setelah melewati 28 laga.

Sedang Persija Jakarta menempati posisi ke 10 dengan poin 35 dalam 28 laga yang sudah dilalui di musim ini.

Pelatih Persija Kecewa Gagal Tekuk Persib

0
Thomas Doll. (dok. Persija)

Laga.id, Jakarta – Sabtu (9/3/2024) sore yang tak menyenangkan bagi Persija. Berlaga di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, anak didik Thomas Doll menelan kekalahan 1-2.

Maung Bandung dan Macan Kemayoran saling jual beli serangan sejak awal laga. Persib berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-24 lewat gol David Da Silva. Dirinya sukses memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Andritany Ardhiyasa. 

Lima menit berselang, pada menit 28’, Persija langsung balik menggigit. Berawal dari bola mati di sisi kanan, Oliver Bias melepaskan umpan matang ke arah Maciej Gajos. Gelandang asal Polandia itu berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola ke arah gawang Persib yang mulus bersarang ke gawang. Skor imbang 1-1.

Pada menit 69’, David Da Silva berhasil menambah keunggulan lewat titik putih. Pemain bernomor punggung 19 itu dengan tenang mengeksekusi penalti. Skor 2-1 untuk keunggulan Persib.

Hingga detik akhir, Persija terus berusaha menyamakan kedudukan. Namun sayang, Macan Kemayoran akhirnya gagal mencetak gol kembali. Skor berakhir dengan 2-1 untuk kemenangan Persib.

Saat ditemui di sesi konferensi pers pascalaga, pelatih Persija, Thomas Doll menyayangkan tim asuhannya tak mampu membawa pulang poin.

“Selamat untuk Persib telah memenangkan laga ini. Tapi saya pikir seharusnya tim kami bisa mengakhiri laga dengan hasil imbang,” ucap Thomas.

“Kami buat banyak peluang dan bertahan pun dengan cukup baik. Kesempatan untuk menyamakan kedudukan pun ada. Tapi sayang penyelesaian akhir yang kurang baik membuat semuanya menjadi kecewa,” katanya lagi.

Pelatih asal Jerman itu menilai ada beberapa faktor yang membuat timnya menelan hasir minor.

“Saya melihat sebetulnya tim saya bisa mengimbangi permainan Persib. Namun kesalahan-kesalahan yang dibuat para pemain membuat tim jadi kalah. Sekarang kami pulang ke Jakarta tanpa membawa poin sama sekali,” ujar Thomas.

Lolos Championship Series, Borneo Bakal Rotasi Pemain

0
Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra. (dok. Borneo)

Laga.id, Jakarta – Borneo FC sudah memastikan diri lolos ke championship series BRI Liga 1 2023/2024. Mereka kini ada di posisi puncak klasemen dengan 66 poin dari 28 laga dan tak mungkin keluar dari empat besar.

Tim berjulukan Pesut Etam itu unggul jauh dari Madura United yang ada di posisi kelima dengan 45 angka. Lalu, PSIS Semarang di peringkat keempat juga baru mengemas 46 angka dari jumlah laga yang sama.

Pelatih Borneo, Pieter Huistra, menyebutkan bahwa timnya perlu melakukan rotasi. Kini, tersisa enam pertandingan saja dan dia akan memberi kesempatan untuk para pemain yang selama ini minim menit bermain.

“Kami akan melihat apa yang terjadi. Jadi otomatis kami harus melakukan rotasi. Kami mempunyai kelompok yang relatif kecil, namun kami memiliki kepercayaan yang besar terhadap semua pemain yang kami miliki di skuat,” ucap Pieter Huistra.

Selama ini, sejumlah pemain inti sudah terlalu sering dimainkan. Ada tiga pemain yang tampil menonjol sebagai mesin serangan klub yang berbasis di Samarinda itu. Mereka adalah Wiljan Pluim, Adam Alis dan Stefano Lilipaly.

Bersama Borneo, Lilipaly tak pernah absen sekalipun alias selalu tampil dalam 28 laga. Catatan statistik menunjukkan bahwa dia telah menyumbang 11 gol dan 15 assist, jadi torehan terbaik oleh seorang pemain di Liga 1.

Di lini depan, ada striker Felipe Cadenazzi yang juga tajam dan haus gol. Pemain berpaspor Argentina itu sudah menyumbang 10 gol bersama Borneo.

Urusan kiper jangan tanya lagi. Ada Nadeo Argawinata yang berlabel Timnas Indonesia. Dia bahkan sudah membukukan 12 clean sheet atau jadi yang terbanyak. Nadeo juga hanya kebobolan 20 gol dari 28 laga.

“Kami perlu melakukan dengan sangat baik. Jadi rotasi, ya, mungkin. Tapi setiap pertandingan, saat ini, sangat penting bagi kami. Setiap pertandingan kami ingin menang. Setiap pertandingan kami ingin bermain lebih baik,” ujar Pieter Huistra.

“Kemudian tim harus berdiri dan berjuang. Dan tidak selalu dengan cara yang baik, tapi terkadang dengan cara yang sangat lugas. Dan kami akan membutuhkannya lagi, mungkin di masa depan,” imbuh pelatih asal Belanda itu.

Borneo FC saat ini telah mencatatkan hasil tidak terkalahkan dalam 17 pertandingan terakhir. Menariknya, sebanyak 15 di antaranya berakhir menang dan hanya dua yang seri.

Pesut Etam terakhir kalah justru saat tunduk 1-2 di markas Persebaya pada putaran pertama lalu, 3 September 2023, atau sudah enam bulan berlalu tanpa kekalahan.

Kena Kartu Merah, Paulo Henrique Minta Maaf pada Persebaya

0
KERAS: Stiker Persebaya, Paulo Henrique, melepas tembakan ke gawang Persita. Laga itu berakhir 1-1 di Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (23/2/2024). (dok Persebaya)

Laga.id, Balikpapan – Striker Paulo Henrique mendapat nasib sial saat menghadapi Borneo FC. Dia mendapat kartu merah dalam laga pekan ke-28 BRI Liga 1 2023/2024 itu di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (7/3/2024).

Mulanya, pemain berpaspor Brasil itu terlibat cekcok dengan gelandang Borneo, Adam Alis, memasuki waktu tambahan. Wasit kemudian menghadiahi kartu kuning kedua yang membuatnya harus meninggalkan lapangan.

“Saya hanya ingin minta maaf kepada rekan-rekan setim, staf kepelatihan, dan suporter. Saya mengakui kesalahan saya. Saya akan terus melanjutkan perjuangan dan menginginkan itu terjadi,” kata Paulo Henrique.

Paulo Henrique mengakui bahwa dia melakukan kesalahan sehingga harus diusir wasit. Akibatnya, dia terpaksa absen dalam pekan ke-29 mendatang saat Persebaya menjamu Madura United, Rabu (13/3/2024).

“Saya minta maaf sekali lagi. Satu kesalahan tidak akan pernah mendefinisikan saya. Saya akan berjuang sampai akhir dan saya tidak akan menyerah. Biarlah ini menjadi pelajaran. Saya minta maaf,” imbuh Paulo Henrique.

Dalam laga ini, Persebaya dipaksa kalah 1-2. Pertandingan berlangsung dramatis karena skor masih 0-0 sampai menit ke-84. Persebaya kemudian unggul dulu lewat sepakan keras keras Toni Firmansyah dari luar kotak penalti (85’).

Sayangnya, Borneo membalik keadaan lewat dua gol yang tercipta di injury time. Mereka terbantu gol bunuh diri winger Persebaya, Kasim Botan (90+2’). Lalu, gol penentu kemenangan lewat aksi Ikhsan Zikrak (90+7’).

Ini merupakan kekalahan pertama yang didapat Persebaya selama ditangani oleh pelatih Paul Munster. Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan Bajul Ijo dalam sembilan laga sebelumnya.

Persebaya kini turun ke posisi ke-11 klasemen sementara dengan tetap mengoleksi 35 angka, namun kini sudah melakoni 28 pertandingan.