Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 197

Sekdaprov Apresiasi KONI Jatim yang Tetap Utamakan Budaya Menghargai

0
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono (kiri) saat memberikan penghargaan pada ajang KONI Jatim Award 2023. (Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono mengapresiasi KONI Jatim yang tetap mengutamakan budaya menghargai, karena Pemerintah tidak ada apa-apanya memberikan penghargaan yang setimpal dengan apa yang sudah diraih membawa nama Jatim.

Apresiasi tersebut, disampaikan Adhy Karyono pada acara penyerahan penghargaan KONI Jatim Award 2023 kepada insan olahraga Jatim berprestasi di HARRIS Hotel & Conventions Gubeng, Surabaya, Kamis (18/1/2023). “Prestasi olahraga Jatim tidak bisa lepas dari semua stakeholder, semua atlet, pelatih, pendukung dan KONI maupun pengprov cabor,” tambahnya.

Menurutnya, saat ini, olahraga sudah tidak pada persoalan kesehatan saja, tapi sudah mulai mengarah pada seni, budaya dan juga berdampal pada ekonomi. Oleh karena itu, kita sudah mulai mengarah pada industri olahraga menjadi sesuatu yang menjanjikan. Karena itu, olahraga harus bisa juga berhasil.

“Tidak hanya ketika bprestasi, tetapi juga pasca atlet tersebut sudah tidak lagi menjadi atlet. Program yang ditangani KONI sedikit saja untuk bisa memberikan penghargaan kepada mantan atlet kembali hidup normal dan mempunyai penghasilan. Sedih rasanya berprestasi di tingkat dunia, tapi setelah itu menjual medalinya,” ujarnya.

Pembina olahraga sekarang ini, lanjutnya, masih banyak sesuatu yang perlu diperbaiki. Belum cukup berapapun anggaran yang diberikan. Tetapi, dengan keterbatasan anggaran ternyata KONI Jatim bisa optimalkan seluruh kekuatannya, sehingga cabor-cabor tetap bisa berprestasi. Namun demikian, tumpuannya tentu pengprof dan KONI maupun bupati/wali kota yang membinanya.

“Saya lihat banyak sekali yang mengikuti even-even tanpa mendapat dukungan dari pemerintah. Saya berterima kasih atas kerja keras semua pihak ketika menggelar even besar, yaitu Porprov dalam waktu singkat dan pendanaan mepet menghasilkan prestasi luar biasa. Banyak sekali loncatan,” jelasnya.

Adhy juga menyebut Jatim yang selalu berada di atas, walaupun dengan keterbatasan yang ada. Jangan bandingkan dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat, kalau anggarannya besar prestasinya besar, itu biasa. Tetapi Jatim yang memiliki anggaran minim mampu mengukir prestasi hebat.

“Seperti Kab Sampang yang sebelumnya menempati peringkat 37 di porprov 2022, bisa melompat ke urutan 17 pada porprov 2023. Itu loncatan prestasi yang bagus. Artinya, dengan kekuatan biasa menjadi pemenang, itu liar biasa,” ungkapnya.

Untuk memberikan penghargaan, Adhy menambahkan sebetulnya tidak hanya dari pemerintah, namun bisa dari stakeholder lain, seperti pengusaha dan organisasi lain. Dengan keterbatasan APBD Jatim, tentu kita mengarah bagaimana industri olahraga menjadi industri yang menjanjikan di Jatim.

“Artinya, kita harus banyak inovasi, kreasi dan harus bisa membuat olahraga ke arah yang menuju bisnis yang menghasilkan. Jika hal itu bisa dilakukan, maka akan bisa memberikan kebutuhan anggaran dalam even olahraga, kebutuhan untuk mengirimkan atlet-atlet ke luar negeri dan memberikan kesejahteraan atlet, pelatih dan offisial,” paparnya.

Secara khusus, Adhy menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebagai Bunda Olahraga Jatim. Penghargaan tersebut diberikan atas prestasi yang telah diberikan gubernur dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga provinsi ini di even nasional dan internasional.

KONI Jatim Award 2023 itu Kegiatan Biasa, tapi Luar Biasa

0
Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menyerahkan penghargaan kepada insan olahraga pada ajang KONI Jatim Award 2023. (Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur (Jatim) Muhammad Nabil mengatakan pemberian penghargaan KONI Jatim Award 2023 kepada insan olahraga Jatim berprestasi merupakan kegiatan biasa. Namun, bisa dikatakan luar biasa.

“Biasa karena kegiatan ini rutin diselenggarakan KONI Jatim. Luar biasanya, KONI Jatim memberikan penghargaan atas prestasi yang diberikan atlet, pelatih, KONI dan Pemerintah Daerah dalam kurun satu tahun,” ujar Muhammad Nabil pada sambutan KONI Jatim Award 2023 di HARRIS Hotel & Conventions Gubeng, Surabaya, Kamis (18/1/2024).

Menurutnya, proses pemilihan insan olahraga yang terbaik prestasinya ini tidak terlalu sulit karena terukur semua. Karena itu, relatif tidak ada protes. Sebab, proses pemilihan dilakukan oleh KONI Jatim dalam hal ini Bidang Media dan Humas bersama Kelompok Kerja (Pokja) wartawan KONI Jatim.

Dia memberi contoh atlet putra terbaik yang diraih Rahmat Adi Mulyono. Atlet cabang olahraga (cabor) panjat tebing ini memiliki prestasi mengagumkan. Dia berhasil meraih tiket Olimpiade 2024 di Paris.

Lalu, atlet putri terbaik yang diraih atlet cabor selam, Janis Rosalita Suprianto. Prestasi terbaiknya merebut tiga medali emas SEA Games 2023 di Kamboja.

“Ada juga atlet muda potensial, Muhammad Akbar Putra Taufiq dari cabor renang, juara Porprov 2023 kemudian lolos Babak Kualifikasi PON XXI 2024 cabor renang nomor open water swimming, 5000 meter tidak hanya lolos Akbar juara meraih medali emas. Dia atlet muda potensial. Semoga bisa mengikuti jejak kakaknya, Dinda yang punya prestasi internasional,” paparnya.

Penghargaan atlet putra terbaik diserahkan Nabil. Sedangkan penghargaan atlet putri terbaik diserahkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, M. Ali Kuncoro.

Selain atlet putra dan putri terbaik, sebut Nabil, penghargaan diberikan kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor Terbaik. Prestasi terbaik yang diberikan pengprov cabor mampu mengharumkan nama Jatim di forum nasional.

“Seperti Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jatim yang sukses meraih juara umum di babak kualifikasi PON, tidak hanya itu sebagai cabor baru mereka sepanjang 2023 ini menggelar Liga Muaythai secara mandiri,” terangnya.

Ada tiga pengprov yang menerima penghargaan KONI Jatim Award 2023. Selain pengprov MI Jatim, yaitu Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Jatim dan Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jatim.

“Kita lihat angkat besi, mereka tidak hanya juara umum BK PON 2024 kemarin, tapi juga juara umum Kejurnas angkat besi junior 2023, dari sisi pembinaan atlet muda sudah terlihat hasilnya. Kemudian ada Luluk Diana, atlet muda yang menyumbang medali perunggu SEA Games 2023 lalu, dan tentu saja ada Eko Yuli Irawan yang juga meraih medali emas SEA Games,” tambah Nabil.

Secara khusus Nabil mengapresiasi prestasi KONI Kabupaten Sampang yang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2023. Dari posisi 37 di Porprov 2022, peringkat kab Sampang meroket di urutan ke 17 pada Porprov 2023 yang digelar di kab Sidoarjo, kab Mojokerto, kota Mojokerto dan Kab Jombang.

Kemudian untuk Tokoh Peduli Olahraga, KONI Jatim Award diberikan kepada Rektor Unesa Prof Dr Nurhasan, M.Kes, Wakil Rektor Ubaya Dr. Dra. Christina Avanti, M.Si., Apt , dan Prof. Dr. Christina Whidya Utami, M.M., CLC., CPM (Asia) (Wakil Rektor Universitas Ciputra Surabaya), di mana KONI Jatim dan Universitas Ciputra menggagas sebuah program Atletpreneurship, yaitu pelatihan wirausaha kepada atlet dan mantan atlet Jawa Timur.

Penerima KONI Jatim Award 2023:
Bunda Olahraga Jatim
Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si,

Pemerintah Kabupaten/Kota Peduli Olahraga
– Moh. Ali Kuncoro, S.STP., M.Si (Pj. Wali Kota Mojokerto)
– H. Ahmad Muhdlor S.IP (Bupati Sidoarjo)
– Ikfina Fahmawati, M.Si (Bupati Kab. Mojokerto)
– Sugiat S.Sos, M.Psi.T (Pj. Bupati Jombang)

Atlet Putra Terbaik
Rahmat Adi Mulyono (Atlet Cabang Olahraga Panjat Tebing)

Atlet Putri Terbaik
Janis Rosalita Suprianto (Atlet Cabang Olahraga Selam)

Atlet Muda Potensial
Muhammad Akbar Putra Taufiq (Atlet Cabang Olahraga Renang)

Pelatih Terbaik
Sherly Hudiono (Pelatih Cabang Olahraga Wushu)

Atlet Tim/Beregu Terbaik
Diananda Choirunisa dan Riau Ega Agatha (Atlet Cabang Olahraga Panahan nomor Mixed Recurve)

KONI Kabupaten/Kota Terbaik
KONI Kabupaten Sampang
(H. Abdul Wasik)

Tokoh Peduli Olahraga
– Prof. Dr. H. Nurhasan, M.Kes
(Rektor Universitas Negeri Surabaya)
– Dr. Dra. Christina Avanti, M.Si., Apt
(Wakil Rektor Universitas Surabaya)

Instansi Peduli Atlet
Prof. Dr. Christina Whidya Utami, M.M., CLC., CPM (Asia)
(Wakil Rektor Universitas Ciputra Surabaya)

Pengprov Cabang Olahraga Terbaik
– Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Jawa Timur
(Jeffry Tagore)
– Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Timur
(Grace Evi Ekawati)
– Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur
(Baso Juherman)

Apresiasi Atlet dan Insan Olahraga, KONI Jatim Award Digelar Besok

0
Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menggelar KONI Jatim Award 2023. Awarding acara ini akan digelar di HARRIS Hotel & Conventions Gubeng, Surabaya, Kamis (18/1/2024).

KONI Jatim Award adalah penghargaan tahunan yang diberikan untuk insane olahraga dan patriot-patriot olahraga di Jawa Timur yang menorehkan prestasi tingkat nasional hingga internasional. Dan tahun 2023 ini memasuki tahun kedua penyelenggaraan setelah sebelumnya digelar pada 2022 lalu.

Dalam kegiatan ini, akan ada pemberian penghargaan kepada atlet putra terbaik, atlet putri terbaik, pelatih terbaik, tim/beregu terbaik, atlet muda potensial.

Kemudian penghargaan juga diberikan kepada stakeholder terkait. Seperti KONI daerah terbaik, pemerintah peduli olahraga, pengurus provinsi cabang olahraga dan Tokoh Peduli Olahraga.

“Ini bentuk pengakuan kita terhadap sumbangsih, prestasi siapapun insan olahraga di Jawa Timur yang memberi kontribusi melalui dunia olahraga. Ada atlet, pembina, kepala daerah dan orang yang mau mengayomi kita beri apresiasi, kita beri legacy agar daerah lain, atlet lain punya semangat yang meningkat untuk meng-upgrade diri lebih baik,” ungkap Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, Rabu (17/1/2024).

Melalui ajang KONI Jatim Award ini, kata Nabil, sekaligus menjadi bukti perlu adanya keseriusan tidak hanya dari pegiat olahraga saja tapi juga pemerintah. Sebab, ada tuntutan baru selain meningkatkan prestasi yakni pengembangan sport industry dan sport tourism yang membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Semua kegiatan olahraga tidak hanya berhenti pada prestasi saja. Itu kontribusi olahraga membangun daerah. Kita banyak saksikan negara terkenal karena prestasi olahraga,” jelasnya.

Menurut Nabil selain dari KONI Jatim, pemilihan, pemilahan dan penilaian yang masuk dalam nominasi peraih KONI Jatim Award ini juga melibatkan unsur wartawan dan media yang selama ini berhimpun bersama Bidang Media dan Humas KONI Jatim.

“Selain kami punya data-data tentang prestasi, teman-teman wartawan khususnya yang selama ini melakukan liputan olahraga pasti juga memiliki data tentang prestasi para atlet. Karena itu kami juga melibatkan mereka dalam penilaian sehingga nantinya hasil dari KONI Jatim Award ini terjaga objektivitasnya,” tegas Nabil.

Nabil menambahkan yang menjadi dasar penilaian untuk atlet dan pelatih terbaik 2023 ini adalah prestasi di ajang multievents seperti SEA Games 2023, Asian Games 2023, dan prestasi di single events, seperti kejurnas, kejuaraan internasional, bahkan kejuaraan dunia sepanjang tahun 2023 ini.

“Selain itu dari ajang Porprov VIII 2023 lalu juga akan kami pilah dan pilih atlet yang layak menjadi rising star atau atlet masa depan,” pungkas Nabil.

KONI Jatim Lakukan Tes Fisik Atlet Sambut PON 2024

0
Direktur Badan Pelaksana Puslatda, Irmantara Subagjo. (dok. Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur kembali akan memulai Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara.

Sebelum dimulai, KONI Jatim menggelar tes fisik kepada seluruh atlet yang lolos Pra-PON di Gedung KONI Jatim, Surabaya, 15-26 Januari 2024.

Wakil Ketua II KONI Jatim, Dr Irmantara Subagjo mengatakan, tes fisik ini menjadi salah satu indikator untuk melihat kesiapan para atlet untuk menjalani program Puslatda.

“Kalau jelek kami evaluasi, kan setelah tes kami lihat data dan pelatih kami undang langsung, kami akan sinkronisasi begini hasil atlet anda. Sesuai kebijakan tidak semua atlet bisa berangkat ke PON,” kata Wakil Ketua II KONI Jatim, Irmantara Subagjo, Senin (15/1/2024).

Sebab, lanjut pria yang akrab disapa Ibag itu, pada PON kali ini sesuai kebijakan awal hanya atlet emas dan perak saja yang akan diberangkatkan. Sedangkan, untuk atlet peraih perunggu akan dipertimbangkan, dilihat mana yang berpotensi untuk meraih emas atau perak.

“Kami ingin yang terbaik yang berangkat ke PON, dengan kondisi prima tidak ada alasan lain. Kalau fisik prima maka kalau kalah jangan dipakai alasan. Karena mayoritas olahraga berbasis fisik,” kata pria yang juga Direktur Badan Pelaksana (Bapel) Puslatda Jatim itu.

Dari hasil tes fisik ini, nantinya KONI Jatim akan menerjunkan tim pendamping kepada masing-masing untuk menguatkan program latihan agar hasilnya lebih maksimal.

Tak hanya ini saja, ke depan masih ada beberapa tahapan tes yang dilakukan. Ia mengatakan, pihaknya masih memiliki maksimal sampai bulan Juli 2024 untuk memastikan nama-nama yang akan diberangkatkan ke PON.

Di akhir, Ibag berpesan kepada para pelatih agar dapat menjaga kondisi atlet dengan program latihan terukur karena atlet berpotensi cedera apabila berlatih terlalu keras.