Tuesday, July 28, 2026
Google search engine
Home Blog Page 250

Kumpulan Fakta Menarik Timnas Indonesia U-22 Gondol Medali Emas SEA Games 2023

0
Pemain Timnas Indonesia U-22 Ramadhan Sananta (paling bawah) ditindih Fajar Fathur Rahman saat selebrasi gol ke gawang Thailand U-22 dalam laga final SEA Games 2023 Kamboja di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Selasa (16/5/2023) malam. (PSSI)

Laga.id, Phnom Penh – Rasa penasaran Indonesia pada cabang olahraga (cabor) sepak bola ajang SEA Games akhirnya terbayar. Timnas Indonesia U-22 berhasil menyabet medali emas cabor sepak bola putra SEA Games 2023 Kamboja.

Skuad Garuda Nusantara membungkam Thailand U-22 dengan skor 5-2 di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Selasa (16/5/2023). Kedua tim sempat bermain imbang 2-2 di waktu normal.

Dua gol Timnas Indonesia U-22 dilesakkan oleh Ramadhan Sananta (20′ dan 45+4′). Sedangkan dua gol balasan Thailand U-22 diciptakan Anan Yodsangwal (64′) dan Yotsakon Burapha (90+7′).

Laga pun dilanjutkan di babak perpanjangan waktu. Skuad asuhan Indra Sjafri bermain penuh determinasi, semangat, pantang menyerah, dan berjuang sampai titik darah penghabisan.

Hasilnya, mereka menambah tiga gol melalui Irfan Jauhari (91′), Fajar Fathrurrahman (106′), dan Beckham Putra Nugraha (119′).

Chef de Mission (CdM) Indonesia Lexyndo Hakim didampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Timnas Indonesia U-22 merayakan keberhasilan menyabet medali emas SEA Games 2023 Kamboja. (National Olympic Commitee of Indonesia)

Ada beberapa fakta menarik yang mengiringi keberhasilan Timnas Indonesia U-22 akhirnya mengakhiri puasa medali emas SEA Games selama 32 tahun. Berikut ulasannya yang disusun Laga.id dari berbagai sumber:

1. Berhasil merebut medali emas ini menjadi yang pertama sejak 32 tahun puasa. Terakhir kali Indonesia meraih medali emas sepak bola putra pada SEA Games 1991, Manila, Filipina.

2. Indonesia sudah tiga kali menyabet medali emas sepak bola putra di SEA Games. Sebelumnya, pada SEA Games 1987 Jakarta dan SEA Games 1991 Manila.

3. Hingga berakhirnya final, Timnas Indonesia U-22 menjadi tim paling subur dengan torehan 21 gol.

4. Lima gol yang bersarang membuat Timnas Indonesia U-22 menjadi tim paling sedikit kebobolan.

5. Enam kemenangan dibukukan Timnas Indonesia U-22 dalam menyabet medali emas SEA Games 2023 sejak fase penyisihan.

6. Drama hujan kartu menghiasi laga final SEA Games 2023 dimana wasit asal Oman Kassem Matar Al-Hatmi memberikan 16 kartu kuning plus enam kartu merah kepada kedua tim.

7. Pelatih Indra Sjafri berhasil menambah koleksi gelar setelah juara Piala AFF U-19 2013, Piala AFF U-22 2019 dan medali emas SEA Games 2023.

8. Capaian ini membuat pelatih Indra Sjafri belum terkalahkan dalam dua turnamen yang dihelat di Kamboja, yakni Piala AFF U-22 2019 dan SEA Games 2023.

Momen yang ditunggu-tunggu selama 32 tahun akhirnya terjadi. Bendera Indonesia bisa diatas bendera Thailand dan Vietnam dalam hal sepakbola. Terakhir kali Indonesia merebut medali emas pada SEA Games 1991, Manila, Filipina.

Sepakbola Indonesia bangkit!

Full Drama, Indonesia Akhiri Dahaga Emas Sepak Bola SEA Games

0
Ekspresi kegembiraan penyerang Timnas Indonesia U-22 Ramadhan Sananta usai cetak gol ke gawang Thailand U-22 dalam laga final SEA Games 2023 Kamboja di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Selasa (16/5/2023) malam. (PSSI)

Laga.id, Phnom Penh – Penantian 32 tahun itu berakhir. Timnas Indonesia membawa pulang medali emas di SEA Games 2023. Dalam laga final di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, skuad Garuda menghajar Thailand dengan skor 5-2.

Meski menang besar, laga berjalan alot. Timnas sempat unggul dua gol melalui brace Ramadhan Sananta di menit 21′ dan 45+4′. Tapi, drama terjadi di babak kedua. Thailand mampu menyamakan kedudukan.

Gol pertama dicetak Anan Yodsangwaldi menit 65′. Saat laga kurang lima detik lagi, Yotsakon Burapha menjebol gawang timnas yang dikawal Ernando Ari. Sempat terjadi keributan di bench kedua tim. Pemicunya, pemain Thailand melakukan selebrasi dengan berlari ke arah bench timnas Indonesia.

Irfan Jauhari mencetak gol ketiga Timnas Indonesia U-22 ke gawang Thailand U-22 pada laga final SEA Games 2023 Kamboja di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Selasa (16/5/2023) malam. (PSSI)

Laga kemudian berlanjut ke babak extra time. Drama kembali terjadi. Irfan Jauhari membawa timnas kembali unggul 3-2 di menit 92′. Tapi ofisial kedua tim justru ribut di pinggir lapangan. Manajer timnas Sumardji bahkan sampai tersungkur akibat keributan itu. Akibatnya, beberapa staf ofisial kedua tim mendapat kartu merah.

Laga kemudian dilanjutkan. Timnas justru semakin garang. Mereka menambah dua gol melalui Fajar Fathur Rachman (116′) dan Beckham Putra (119′). Hasil ini membuat Indonesia meraih emas ketiga di sepak bola dalam ajang SEA Games. Dua juara sebelumnya diraih pada SEA Games 1987 dan 1991.

Unggul FC Malang Kontrak Pemain Timnas Argentina

0
Facundo Schusterman berfoto bersama owner Unggul FC, Nicola Reza Samudra resmi diperkenalkan sebagai pivot anyar klub futsal Unggul FC Malang untuk menghadapi pada lanjutan Seri ke-9 Liga Futsal Profesional. (Official Unggul FC Malang)

Laga.id, Malang – Pemain asing Unggul FC Malang, Facundo Schusterman, langsung merasakan pengalaman menarik begitu kembali ke Indonesia. Dia diperkenalkan sebagai rekrutan anyar jelang Seri ke-9 Liga Futsal Profesional 2022/2023.

Kehadiran pemain yang sempat berseragam Timnas Futsal Argentina periode 2017-2020 itu membuat pelatih Unggul FC, Andri Irawan mengaku senang. Dia menilai kedatangan Facundo Schusterman sebagai amunisi baru yang bisa dimanfaatkan mempertajam di lini serang Unggul FC.

Sekarang tugas mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia tersebut adalah menyamakan visi bermain antara Facundo Schusterman dengan para penggawa Unggul FC lainnya. Beruntung, pemain berusia 28 tahun itu tidak asing dengan atmosfer futsal tanah air.

“Alhamdulillah, dengan kedatangan Facundo Schusterman kita jadi punya amunisi baru. Mudah-mudahan dia bisa menjadi senjata bagus buat kita di putaran kedua,” harap Andri Irawan dalam rilis yang diterima Laga.id sore tadi.

Pemain berposisi pivot itu pernah membantu membawa SKN Kebumen lolos ke final four Liga Futsal Profesional 2019/2020 lalu. Namun, karena pandemi virus corona, pemain yang mencatatkan enam gol itu meninggalkan Indonesia.

Facundo Schusterman lantas meninggalkan Indonesia pada awal April 2020 lalu. Dia dipinang klub liga futsal Spanyol, SDUA Ceuti. Kemudian bermain di klub Italia, U.S Saints Pagnano. Pemain kelahiran 29 Juli itu juga punya pengalaman menjadi pemain klub River Plate di Liga Argentina.

“Facundo Schusterman kami kontrak sampai akhir musim. Sebenarnya, dia sudah kami incar sejak awal musim, tapi waktu itu masih terikat kontrak dengan klub Italia. Makanya, kami pagari dulu dan berhasil kami datangkan di putaran kedua,” kata owner Unggul FC, Nicola Reza Samudra.

Suami dari Narova Morina Sinaga, alias Momo Geisha itu berharap kehadiran Facundo Schusterman dapat mengatrol posisi Unggul FC di klasemen sementara yang berselisih angka tipis dengan beberapa tim penghuni zona degradasi.

Facundo Schusterman sebagai rekrutan kedua setelah Josue Andres Teran Bastidas asal Venezuela, sebelumnya Unggul FC telah berpisah dengan Peerapol Satsue asal Thailand, siap memberikan kemampuan terbaiknya. Bagaimana tidak, mereka masih terseok-seok di peringkat 8 dengan 13 pertandingan mengumpulkan 14 poin hasil dari 4 menang, 2 imbang dan 7 kekalahan.

“Saya senang bisa kembali ke Indonesia. Negara ini punya kompetisi futsal yang bagus. Orangnya ramah-ramah, makanannya juga enak-enak. Saya juga suka dengan fans futsal di sini, sungguh luar biasa,” kata pemain yang memilih jersey bernomor punggung 8 itu.

Prosesi perkenalannya pun dilakukan dengan cara unik. Yakni di dalam bus King Abe milik tim sembari berkeliling kota, Selasa (16/5/2023) sore.

Estrella Sidoarjo Jumpa GBK Djaguar Sumenep di Final Liga Futsal Nusantara Jatim 2023

0
Skuad GBK Djaguar Sumenep siap menghadapi Estrella IFC Sidoarjo pada laga final Liga Futsal Nusantara Jatim 2023 di Nisrina Futsal Center, Surabaya, besok (17/5/2023) siang. (Media Liga Futsal Nusantara Jatim 2023)

Laga.id, Surabaya – Calon juara baru akan lahir pada laga final Liga Futsal Nusantara Jawa Timur 2023. Partai puncak kompetisi futsal kasta kedua Indonesia wilayah Jawa Timur itu mempertemukan Estrella IFC Sidoarjo dan GBK Djaguar Sumenep.

Estrella IFC melenggang ke final dengan mengalahkan Payung Pusaka Mandiri Kediri lewat skor 3-1 pada laga semifinal, Selasa (16/5/2023). Tiga gol kemenangan Estrella diciptakan M. Nabil, Riyan Fatihqul dan Bryan Alessandro. Sementara Payung Pusaka mencetak gol hiburan melalui Sabastian Resa Kurniawan.

“Kami harus lebih fight di final (lawan GBK Djaguar), kami sudah siap dan mudah-mudahan meraih hasil terbaik,” ucap Utomo Suryodiputro, pelatih Estrella IFC usai laga.

Sementara itu, GBK Djaguar menyingkirkan Bhaskara FC Surabaya pada pertandingan semifinal lainnya yang berlangsung dalam tensi tinggi. Pemenang laga harus ditentukan lewat perpanjangan waktu 2×5 menit usai skor di babak normal sama kuat, 2-2.

GBK Djaguar memastikan menang dengan skor 3-2 lewat penalti yang dieksekusi Rofi’i. Bhaskara FC dihukum penalti sudah mengantongi pelanggaran keenam.

Menyambut laga final besok siang, pelatih GBK Djaguar, Anugrah Zulfitrah mengaku Estrella IFC memiliki kualitas bagus. Dia menilai laga final menghadapi tim yang berhomebase di Puri Indah Sidoarjo itu akan lebih berat dibanding saat pertandingan semifinal.

“Pertama, tentu kami bersyukur atas sukses tim. Nantinya, kami akan antisipasi beberapa pemain Estrella yang berbahaya. Kami akan mempersiapkan strategi khusus untuk lawan Estrella,” sebut Anugrah Zulfitrah.

Persaingan kedua tim memperebutkan gelar juara digelar di Nisrina Futsal Center, Surabaya, Rabu (17/5/2023) besok. Tim juara Liga Futsal Nusantara Jatim 2023 berhak tampil di putaran nasional yang rencananya dimainkan di Pulau Gorontalo, Juni mendatang.

Wakil dari Jatim nanti akan tergabung di Grup C bersaing dengan tuan rumah Gorontalo, dan menghadapi Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua. Rencananya akan digelar pada 31 Mei-9 Juni 2023.

Musim lalu, wakil Jatim, Banteng Muda Unggul FC Kota Malang menjadi juara dan promosi ke kasta tertinggi Liga Futsal Profesional. Saat ini tim yang berganti nama menjadi Unggul FC Malang tersebut bertengger di peringkat 8 dengan 14 poin dan masih berjuang lepas dari ancaman degradasi.