Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 77

Bikin Bangga! Sambo Kabupaten Kediri Raih Lima Medali

0
PROYEKSI: Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata (jaket hijau) bersama para atlet cabor sambo setelah berhasil menggondol total 5 medali dari ajang Porprov IX Jatim 2025 yang berakhir di GOR Gajah Mada, Kota Batu kemarin. (Laga.id/istimewa KONI Kabupaten Kediri)

Laga.id, Kota Batu – Pundi-pundi medali kontingen Kabupaten Kediri dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025 terus bertambah. Cabang olahraga (cabor) Sambo Kabupaten Kediri berhasil menyumbang dua medali perak dan tiga medali perunggu di ajang dua tahunan tersebut di GOR Gajah Mada, Kota Batu, Jumat (4/6/2025).

Adapun dua medali perak itu disumbang atlet Ingka Putri Nur Lina Sari kelas Sport Women 47Kg dan Bintang Aura Ramadhani kelas Sport Women 50Kg.

Sedangkan, tiga medali perunggu diraih Shibghah Ayu Rachmadani kelas Sport Women 54Kg, Fatimah Puji Istanawati kelas Sport Women 59Kg, dan Nyanta Dwi Prastyo kelas Sport Men 53Kg.

Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata mengatakan, keberhasilan meraih medali ini menjadi bukti nyata bahwa cabor sambo berkembang pesat dan menjanjikan. Pencapaian para atlet ini juga sebagai bukti memiliki semangat tinggi dan potensi yang luar biasa.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian medali ini. Saya ucapkan terima kasih para atlet yang sudah berjuang,” kata Hakim.

Dengan hasil ini perolehan medali tersebut, Hakim mengungkapkan, bahwa atlet-atlet mampu bersaing di tingkat provinsi dalam dunia olahraga khususnya di Porprov IX Jatim 2025.

Tak berhenti disitu, cabor Sambo Kabupaten Kediri akan kembali bertanding di kelas combat pada Sabtu (5/7/2025). Hal itu juga bertepatan dengan berakhirnya Porprov IX Jatim 2025 yang digelar di Malang Raya.

“Tidak hanya cabor sambo, ada sejumlah kontingen kita juga akan bertanding hari ini. Mohon doa dan dukungannya masyarakat Kabupaten Kediri semoga atlet kita bisa mendapatkan meraih hasil maksimal dan sesuai target kita,” harap Hakim Rahmadsyah Parnata.

Hasil Akhir Perolehan Medali Cabor Sambo Kabupaten Kediri:
Kategori Sport:
Medali Perak
Ingka Putri Nur Lina Sari (Sport Women -47Kg)
Bintang Aura Ramadhani (Sport Women -50Kg)

Medali Perunggu
Shibghah ayu Rachmadani (Sport Women -54Kg)
Fatimah Puji Istanawati (Sport Women -59Kg)
Nyanta Dwi Prastyo (Sport Men -53Kg)

Kategori Combat
Medali Perak
Zusky Ardiansyah (Combat Men 64Kg)
Akbar Aulyasina Akhmad (Combat Men 98Kg). (*)

Tekuk Palmeiras, Chelsea Tembus Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025

0
CETAK GOL LAGI: Selebrasi Cole Palmer (kanan) yang sumringah usai kembali mencetak gol, terakhir kali Januari lalu, bagi kemenangan 3-1 Chelsea atas Liverpool pada lanjutan Premier League di Stamford Bridge, London, tadi malam WIB. (Laga.id/istimewa Jacques Feeney/Offside via Getty Images)

Laga.id, Jakarta – Chelsea berhasil mengamankan satu tempat di babak semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. The Blues tampil perkasa dengan menaklukkan wakil Brasil, Palmeiras, dalam laga perempat final yang berakhir dengan skor 2-1.

Kemenangan ini membawa pasukan London Barat semakin dekat dengan trofi juara. Pertarungan sengit tersaji di Lincoln Financial Field pada Sabtu, 5 Juli 2025. Sejak menit awal, Chelsea menunjukkan dominasinya.

Cole Palmer menjadi pemecah kebuntuan pada menit ke-16. Menerima sodoran matang dari Trevor Chalobah dari lini tengah, Palmer mengelabui dua bek Palmeiras sebelum melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau kiper lawan.

Sepanjang paruh pertama, anak asuh Enzo Maresca begitu menguasai jalannya laga. Chelsea berhasil melepaskan sembilan tembakan ke gawang, dengan empat di antaranya tepat sasaran.

Di sisi lain, Palmeiras hanya mampu sesekali mengancam. Mereka mencatatkan dua tembakan, keduanya mengarah ke gawang, namun belum ada yang berbuah gol. Skor 1-0 untuk keunggulan Chelsea tetap bertahan hingga peluit jeda babak pertama dibunyikan.

Memasuki babak kedua, Palmeiras mencoba bangkit. Tekanan yang mereka berikan akhirnya membuahkan hasil. Estevao berhasil menyamakan kedudukan lewat gol ciamiknya.

Berawal dari umpan silang dari sisi kanan, Estevao dengan cerdik mencari celah di antara barisan pertahanan Chelsea dan melesakkan tembakan keras dari sudut sempit yang tak mampu diantisipasi kiper, mengubah skor menjadi 1-1.

Chelsea tak tinggal diam. Pada menit ke-77, mereka mendapatkan peluang emas dari tendangan bebas setelah Noni Madueke dijatuhkan di muka kotak penalti Palmeiras. Sayangnya, eksekusi Cole Palmer masih belum bisa menembus rapatnya pagar betis lawan.

Kegigihan Chelsea akhirnya terbayar lunas di menit ke-83. Berawal dari situasi tendangan sudut, Enzo Fernandez mengirimkan umpan silang yang coba dihalau oleh Malo Gusto.

Namun, bola justru membentur bek Palmeiras, Weverton, dan berbelok arah ke gawang sendiri, menghasilkan gol bunuh diri yang menguntungkan Chelsea. Skor kembali berubah, 2-1 untuk The Blues.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Palmeiras tak mampu lagi mengejar ketertinggalan. Kemenangan 2-1 ini memastikan langkah Chelsea ke babak semifinal, di mana mereka akan kembali berjumpa tim asal Brasil lainnya, Fluminense.

Sengit, 5 Daerah Kuasai Final Tarung Derajat Porprov Jatim 2025

0
KETAT: Tidak ada kabupaten/kota yang tampil dominan pada partai final cabor Tarung Derajat dalam Porprov IX Jatim 2025 di Hall Hotel Ciptanigati, Kota Batu, besok. (Laga.id/istimewa RN)

Laga.id, Kota Batu – Partai final cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Jawa Timur 2025 dipastikan bakal berlangsung sengit yang akan digelar di Hall Hotel Ciptanigati, Kota Batu, Sabtu (5/7/2025).

Sebab, tidak ada ada satu atau dua daerah yang mendominasi partai final. Ada 5 kabupaten/kota yang berhasil meraih tiket final terbanyak yang akan memperebutkan 21 medali emas.

Kota Malang berhasil menempatkan wakil terbanyak di final dengan 5 atlet kelas tarung dan 6 final kelas seni. Disusul, Kabupaten Kediri meloloskan 6 atlet kelas tarung dan 4 final kelas seni.

Kemudian Surabaya dengan meloloskan lima atlet kelas tarung dan 3 finalis di nomer seni. Tidak mau kalah, 5 petarung dari Kota Kediri juga berhasil menembus partai final. Selain itu, Kota Kediri juga meloloskan satu wakil di final kelas seni.

Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim Erwin H. Poedjono. (Laga.id/istimewa RN)

Sedangkan Sidoarjo meloloskan satu finalis di nomor tarung dan ada 5 nomer final kelas seni. Sementara tuan rumah Kota Batu mendapatkan 2 tiket final di kelas tarung putri.

Menanggapi skema yang tercipta di partai final Porprov 2025, Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim Erwin H. Poedjono mengatakan jika tidak ada satu kabupaten/kota yang mendominasi membuktikan pembinaan di daerah berjalan cukup baik.

“Tidak ada satu atau dua daerah yang mendominasi. Partai final kekuatannya merata, final pasti seru. Tadi pertandingan semifinal juga disaksikan Sang Guru AA Boxer dan wasit juri juga dari luar Jatim, netral,” ucap Erwin.

Selain itu, pria yang menjabat Dirut PT Dharma Lautan Utama (DLU), juga sempat memberikan motivasi kepada semua pelatih sesuai pertandingan semifinal.

“Keluarkan semua kemapuan terbaik di laga final, tampil dengan kstaria dan berijiwa sportif. Ada juara berkalung medali ada juara subtantif. Jika ada yang gagal juara bukan berarti menutup peluang untuk bisa masuk tim Jatim yang akan berlaga di Kejurnas, PON Beladiri maupun PON di NTB nanti,” tegas Erwin.

“Yang punya potensi meski tidak juara karena cedera dan lain-lain akan tetap kita panggil ikut seleksi. Jadi tampilkan semua kemampuan di pertandingan final,” tandasnya. (*)

Resmi! Inovasi Penggunaan Gelang RFID di Cabor Selam Porprov IX Jatim yang Pertama di Indonesia

0
INOVASI: Atlet-atlet cabor Selam pada ajang Porprov IX Jatim 2025 menggunakan gelang RFID Feibot sebagai sistem pencatatan waktu elektronik berbasis teknologi yang memiliki presisi tinggi. (Laga.id/istimewa Humas POSSI Jatim)

Laga.id, Malang – Untuk pertama kalinya gelang RFID (Radio Frequency Identification) digunakan pada cabang olahraga (cabor) Selam. Penggunaan sistem pencatatan waktu elektronik berbasis teknologi presisi tinggi ambil peran pada lomba Open Water Finswimming ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025.

Penerapan dua sistem pencatatan waktu secara bersamaan diterapkan pada lomba di Bendungan Lahor, Kabupaten Malang, 3-4 Juli. Sistem pertama adalah touchpad elektronik yang dipasang di garis finis.

Sementara sistem kedua adalah gelang RFID Feibot yang dikenakan oleh setiap atlet di tangan kanan dan kiri. Kombinasi ini memungkinkan pencatatan waktu yang lebih akurat, cepat, dan bebas dari kesalahan manual.

“Penggunaan RFID ini bukan sekadar teknologi, tapi pernyataan bahwa olahraga di daerah bisa dan harus berkembang mengikuti standar dunia. Ini lompatan penting bagi transparansi dan modernisasi cabor Selam,” tegas Ketua Umum Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur Mirza Muttaqien.

Feibot RFID sendiri merupakan sistem pencatatan waktu otomatis berbasis gelombang radio yang telah digunakan dalam berbagai lomba internasional seperti triathlon dan lari jarak jauh. Dalam konteks Open Water Finswimming, sistem ini bekerja dengan menangkap sinyal dari gelang RFID saat atlet melewati titik pembacaan seperti garis finis.

PRESISI TINGGI: Gelang RFID Feibot saat digunakan para atlet cabor Selam pada perhelatan Porprov IX Jatim 2025 di Bendungan Lahor, Kabupaten Malang, 3-4 Juli. (Laga.id/istimewa Humas POSSI Jatim)

Sinyal yang tertangkap oleh antena akan dikirim langsung ke sistem, dan waktu resmi atlet dicatat secara otomatis tanpa perlu menyentuh alat apa pun. Dalam kondisi lomba di air terbuka, posisi tubuh atlet yang terus berubah serta gangguan dari gelombang dapat mempengaruhi kekuatan sinyal.

Untuk itu, setiap atlet mengenakan dua gelang RFID—di tangan kanan dan kiri—guna memastikan sinyal tetap terbaca dengan optimal. Sistem akan menggunakan sinyal pertama yang berhasil ditangkap sebagai waktu resmi, sedangkan sinyal dari gelang kedua berfungsi sebagai cadangan. Pendekatan ini menjamin redundansi dan ketepatan data, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan atlet.

Sebelum lomba dimulai, setiap gelang RFID terlebih dahulu didaftarkan dan dipetakan secara digital ke dalam sistem perangkat lunak Feibot. Pada saat perlombaan berlangsung, atlet berenang sesuai lintasan yang telah ditentukan, dan saat melintasi garis finis, sinyal dari salah satu atau kedua gelang dibaca oleh antena yang dipasang di pelampung atau papan apung. Data tersebut lalu diverifikasi oleh operator untuk memastikan waktu start dan finish tercatat sempurna.

Penerapan sistem ini membawa sejumlah keunggulan signifikan. Selain meningkatkan akurasi pencatatan waktu secara real-time, sistem RFID juga menghilangkan kebutuhan interaksi fisik seperti menekan tombol atau menyentuh sensor, sehingga lebih higienis dan aman untuk digunakan dalam perairan terbuka. Selain itu, sistem ini terbukti tangguh dan adaptif di berbagai kondisi, menjadikannya pilihan ideal untuk lomba dengan tingkat kompleksitas tinggi seperti finswimming di alam terbuka.

Dengan keberhasilan implementasi RFID dalam lomba Open Water Finswimming ini, PORPROV IX Jawa Timur 2025 tak hanya menjadi ajang adu prestasi, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai pelopor inovasi teknologi dalam dunia olahraga air tingkat provinsi. Jawa Timur membuktikan bahwa transformasi digital dalam olahraga bukan lagi masa depan, melainkan kenyataan hari ini. (*)