Thursday, July 30, 2026
Google search engine
Home Blog Page 79

Persebaya dan Malut United Batal Ikut, Indonesia Tak Punya Wakil di Shopee Cup

0
Shopee Cup

Laga.id, Jakarta – Perdebatan sengit muncul terkait representasi Indonesia di ASEAN Club Championship (ACC) 2025/2026.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, dengan tegas menyatakan bahwa Malut United dan Persebaya Surabaya akan menjadi utusan Indonesia di ajang tersebut.

Ferry Paulus mengklaim bahwa keputusan ini telah digodok dan ditetapkan oleh PSSI sejak awal musim kompetisi. Bahkan, ketetapan ini sudah diresmikan dalam regulasi liga,

Namun, Ferry belum bisa memastikan apakah AFF akan menerima penetapan ini atau tidak.

“Memang kalau regulasi yang ditetapkan oleh ACC, memang juara dan runner-up, tetapi kita kan juga punya privilege sendiri dengan geografis yang ada,” kata Ferry di Jakarta, Kamis (3/7/2025). 

“Dengan perbaikan atau transformasi yang kita lakukan sekarang ini, rasanya kita enggak mungkin membuat secara paralel tiga kompetisi sekaligus (bagi Persib dan Dewa United),” imbuhnya.

Menurut Ferry, jadwal pertandingan yang akan dihadapi Persib dan Dewa United jika tampil di ACC, berpotensi sangat padat dan melelahkan.

Oleh karena itu, LIB tetap teguh pada pendiriannya untuk mengutus Malut United dan Persebaya Surabaya ke kompetisi tersebut.

“Malut sama Persebaya pada waktu selesai kompetisi, sudah kita sampaikan siap-siap harus dipersiapkan untuk ACC. Bahkan Senin kemarin kita sudah daftarkan ke ACC,” ungkap Ferry.

“Bahwa AFF ada keinginan ranking satu dan rank kedua main di ACC, tetapi Liga (LIB) berketetapan ranking tiga dan empat, artinya Malut dan Persebaya, yang jadi wakilnya,” tegas Ferry.

LIB dan PSSI juga memiliki tujuan strategis lain: memastikan wakil Indonesia di kompetisi Asia, Persib dan Dewa United, tampil prima di Liga Champions Asia Two dan AFC Cup.

Dengan fokus penuh pada dua kompetisi kontinental ini, diharapkan prestasi sepak bola Indonesia di tingkat Asia dapat meningkat signifikan.

“Meskipun mereka [Persib dan Dewa] mau, kan kita juga punya azas kesepakatan ya, regulasi yang sudah ditetapkan, kan ranking tiga dan empat. Menurut kita untuk saat ini belum siap,” tutup Ferry.

Chelsea dan Liverpool Berebut Gelandang Muda Barcelona

0
Marc Casado Barcelona

Laga.id, Jakarta – Dua raksasa Premier League, Chelsea dan Liverpool, dikabarkan tengah beradu strategi untuk mendapatkan tanda tangan gelandang muda berbakat Barcelona, Marc Casado. 

Pemain berusia 21 tahun ini memiliki nilai pasar sekitar £35 juta dan menjadi incaran serius beberapa klub top Eropa lainnya.

Meski masih terikat kontrak hingga tahun 2028, masa depan Casado di Camp Nou mulai memunculkan tanda tanya besar.

Persaingan ketat di lini tengah dengan nama-nama besar seperti Pedri, Gavi, dan Frenkie de Jong, membuat peluangnya untuk mendapatkan menit bermain reguler semakin menipis.

Dengan ambisi kuat untuk membela timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Casado mungkin perlu mempertimbangkan opsi untuk hengkang demi mengamankan waktu bermain yang lebih substansial di level tertinggi.

Menurut laporan dari El Nacional, baik Chelsea maupun Liverpool siap menggelontorkan dana sekitar €40 juta (£35 juta) untuk memboyong Casado. Kedua klub elite ini melihat potensi yang sangat besar dalam diri gelandang muda jebolan akademi La Masia tersebut.

Selain dua tim papan atas Premier League tersebut, Napoli dari Serie A dan Bayer Leverkusen dari Bundesliga juga dikabarkan menunjukkan ketertarikan. Namun, Casado sendiri disebut-sebut masih memprioritaskan untuk bertahan di klub masa kecilnya.

Di sisi lain, Barcelona dikabarkan bersikap terbuka terhadap kemungkinan melepasnya. Keputusan akhir mengenai masa depan Casado akan sangat bergantung pada rencana dan visi pelatih Hansi Flick untuk musim depan.

Casado adalah produk asli akademi Barcelona yang dikenal memiliki teknik mumpuni dan visi permainan yang matang. Pemain serbaguna ini, yang bisa berperan sebagai gelandang bertahan maupun box-to-box, dianggap memiliki prospek cerah di kancah sepak bola Eropa.

Casado sempat menjadi figur penting di bawah asuhan Hansi Flick sebelum cedera lutut menghantamnya pada Maret lalu.

Kini, pascapemulihan, posisinya di skuat Barcelona kembali terancam menyusul pulihnya Marc Bernal dari cedera panjang yang dialaminya.

Borong 5 Emas, Kota Malang Juara Umum Cricket Porprov IX Jatim 2025

0
IMPRESIF: Perkasanya kontingen Kota Malang tak menutup semaraknya persaingan di cabor Cricket pada perhelatan Porprov IX Jatim 2025 yang berlangsung di Lapangan Dodikjur, Kota Malang. (Laga.id/istimewa NA)

Laga.id, Malang – Kontingen Kota Malang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara umum cabang olahraga (cabor) Cricket pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Tidak tanggung-tanggung, kontingen Kota Malang sukses membawa pulang lima medali emas.

Partai Super Eight Putra menjadi penutup gelaran cabor cricket Porprov IX Jatim 2025 yang diselenggarakan di Lapangan Dodikjur, Kota Malang, kemarin (2/7/2025). Hasilnya, nomor Super Eight Putra dimenangkan Kabupaten Sidoarjo, diikuti Lamongan di posisi kedua, dan Kota Malang di posisi ketiga.

Dominasi tuan rumah di perolehan medali emas cabor Cricket jelas tak terbantahkan. Kota Malang keluar sebagai juara umum setelah meraih lima medali emas dari nomor T-10 Putra, Sixes Putra-Putri, T-20 Putri, dan Last Man Stand Putra. Posisi kedua klasemen ditempati Sidoarjo dengan tiga medali emas.

“Gelar juara umum disematkan ke Kota Malang dengan raihan 5 medali emas, disusul Sidoarjo dengan 3 medali emas dari total 10 medali emas yang diperebutkan,” ujar Technical Delegate Cricket, Nurul Riyadh Fadli, Kamis (3/7/2025).

Selain itu, Nurul Riyadh Fadli, juga menyoroti debut Cricket di gelaran Porprov yang dianggap sukses. Sebab, diikuti ratusan atlet dari 12 kabupaten/kota yang membuatnya semakin semarak.

“Sebelumnya Cricket hanya berstatus cabor eksebisi pada Porprov edisi Situbondo tahun 2022 lalu, namun di edisi Malang Raya dipertandingkan dengan jumlah peserta yang sudah sesuai prasyarat yang ditetapkan,” katanya. (*)

Amankan Enam Medali, Kabupaten Mojokerto Juara Umum Gateball Porprov IX Jatim 2025

0
LAYAK: Tim Gateball Kabupaten Mojokerto berhasil menjadi juara umum pada ajang Porprov IX Jatim 2025 yang dihelat di Lapangan Kusuma Agrowisata, Kota Batu. (Laga.id/istimewa WT)

Laga.id, Kota Batu – Gelar juara umum cabang olahraga (cabor) Gateball pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 berhasil direbut kontingen Kabupaten Mojokerto yang menggondol total 6 medali dengan rincian 1 medali emas, 5 medali perak.

Peringkat kedua milik Kabupaten Lumajang dengan 1 medali emas, 3 medali perunggu (total 4 medali). Sedangkan Kota Mojokerto diperingkat ketiga dengan koleksi 3 medali emas (total 3 medali) dan satu tingkat dibawahnya ada Kota Malang yang meraih 2 medali perak, 1 medali perunggu (total 3 medali).

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Jatim Aries Agung Paewai yang hadir dilokasi pertandingan yang digelar di Lapangan Kusuma Agrowisata, Kota Batu memberikan apresiasi kepada 193 atlet dari 16 kabupaten dan 6 kota yang mengikuti pertandingan dengan delapan nomor.

“Kami berharap dengan animo besar ini, olahraga Gateball bisa semakin dikenal dan diminati semua kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum,” ujar Aries.

Ia menambahkan, Porprov kali ini bukan semata soal perebutan medali, tetapi juga menjadi panggung rekreasi dan prestasi. Gateball, menurutnya, adalah olahraga yang inklusif dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan di berbagai daerah.

“Mojokerto layak menjadi juara umum karena memiliki atlet-atlet andalan tingkat nasional. Namun, kami juga melihat performa daerah lain seperti Ngawi sedikit menurun tahun ini. Meski begitu, semangat berkompetisi tetap harus dijaga,” lanjutnya.

Aries juga menyoroti pentingnya regenerasi atlet sejak usia dini agar Gateball terus tumbuh sebagai olahraga kompetitif. Ia menyebut persaingan di Porprov kali ini cukup merata, meski beberapa daerah seperti Mojokerto dan Kota Malang masih mendominasi. (*)