Friday, July 31, 2026
Google search engine
Home Blog Page 85

Setelah Porprov, Ini Rencana Pergatsi Jatim di Kota Batu

0
DIKEMBANGKAN: Cabor Gateball pada perhelatan Porprov IX Jatim 2025 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kusuma Agro Wisata akan dimaksimalkan dengan gelaran Kejurnas di Kota Batu. (Laga.id/istimewa)

Laga.id, Kota Batu – Setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, Pengprov Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Jatim berencana menggelar kejuaraan nasional (Kejurnas) di Kota Batu.

Menurut Ketua Pergatsi Jatim, Aries Agung Paewai, sarana dan prasarana yang ada di Kota Batu sangat layak untuk menggelar event Kejurnas.

Kondisi ini terlihat saat cabang olahraga (cabor) Gateball Porprov IX Jatim yang digelar di Lapangan Sepakbola Kusuma Agro Wisata. Kondisi lapangan sangat bagus, selain itu juga menyuguhkan pemandangan yang sangat indah.

“Saya sudah komunikasi dengan PB Pergatsi, mereka mendukung jika digelar event Kejurnas di Batu,” kata Aries Agung Paewai, Senin (30/6/2025).

Lebih lanjut ia mengatakan event Kejurnas itu bisa di kemas Piala Gubernur Jatim bersama Piala Wali Kota Batu. Menurutnya, event Kejurnas itu juga untuk mendukung sport tourism yang saat ini tengah dikembangkan oleh Pemkot Batu.

“Piala Gubernur bersama dengan Piala Wali Kota kita gandengkan dengan hari jadi Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” kata Aries yang juga menjabat sebagai kepala Dinas Pendidikan Jatim itu.

“Jadi wisatawan tidak hanya menikmati keindahan Kota Batu, namun juga bisa berolahraga. Namun kita harus lihat cuaca dahulu,” lanjutnya.

Sementara itu saat disinggung tentang Porprov Jatim, ia melihat event ini sangat bermanfaat karena untuk menjaring bibit atlet karena diikuti atlet yang masih berusia muda. Dimana pada Porprov kali ini, sebanyak 19 kabupaten/kota mengirimkan atletnya untuk bertanding merebut medali.

“Pengprov Pergatsi Jatim akan menjaring bibit atlet, karena Pengcab mengirimkan atlet terbaiknya untuk bertanding di Porprov,” kata Aries.

“Porprov tahun ini cukup menggembirakan buat kita semua karena diikuti 19 kabupaten kota. Porprov yang sebelumnya itu hanya diikuti oleh delapan kabupaten/kota,” tambahnya.

Pada kesempatan terpisah, technical delegate Gateball Heri Widodo menjelaskan 8 nomor yang di pertandingan, yakni single putri, single putra, double putri, double putra, double campuran, triple putra, triple campuran dan Regu Putra.

“Memperebutkan 8 mendali emas, 8 mendali perak, 8 mendali perunggu dan tidak ada juara 3 bersama,” katanya. (*)

Drama Adu Penalti, Surabaya Rebut Emas Sepakbola Porprov IX Jatim 2025

0
AKHIRNYA EMAS: Penantian selama 18 tahun Kota Surabaya untuk dapat kembali merasakan raihan medali emas cabor Sepakbola terbayarkan pada perhelatan Porprov IX Jatim 2025 dengan mengalahkan Kabupaten Mojokerto melalui babak adu penalti di Stadion Kahuripan, Kabupaten Malang, sore tadi. (Laga.id/istimewa RS)

Laga.id, Malang – Kota Surabaya akhirnya kembali merasakan medali emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Sejak berkalungkan medali emas pada Porprov I Jatim 2007, Kota Pahlawan tak pernah pamer medali emas meski Surabaya selalu juara umum dalam pelaksanaan Porprov Jatim.

Bahkan di dua gelaran Porprov IV dan V, sepakbola Surabaya hanya jadi penonton. Padahal selama ini Surabaya menjadi kiblatnya sepakbola Jawa Timur baik di kelompok umur, junior maupun senior.

Kini setelah menunggu sekian lama sepakbola Porprov Surabaya mulai bisa pamer kejayaan lagi. Porprov IX Jatim 2025 menjadi momentum kejayaan sepakbola Surabaya.

Tim yang dipoles pelatih muda Mokhamad Syaifuddin itu merebut medali emas setelah mengalahkan Kabupaten Mojokerto dalam drama adu penalti dengan skor 3-2 di Stadion Kahuripan, Kabupaten Malang, Senin (30/6/2025).

ALOT: Duel antara Kota Surabaya kontra Kabupaten Mojokerto harus diakhiri melalui babak adu penalti pada laga final cabor Sepakbola ajang Porprov IX Jatim 2025 di Stadion Kahuripan, Kabupaten Malang, sore tadi. (Laga.id/istimewa RS)

Usai pertandingan, Syaifuddin mengapresiasi perjuangan pemainnya yang telah berjuang keras sejak pra-Porprov hingga berhasil meraih emas. Menariknya, tak ada selebrasi berlebihan yang dilakukannya. Dia berusaha tetap tenang. Memeluk satu per satu staf pelatih dan pemain.

Yang pasti, gelar tersebut juga jadi ajang pembuktian. Sebab, Syaifuddin awalnya sempat diragukan.

“Sejak penunjukan banyak pelatih senior, banyak legend-legend yang tidak setuju, Dalam arti kata banyak yang mencibir,” kata pelatih 32 tahun itu.

Dengan pencapaian tersebut, Surabaya menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan besar dalam dunia sepak bola di Jawa Timur. Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet Surabaya dan Jawa Timur lainnya untuk terus berprestasi lebih tinggi lagi.

“Saya mengapresiasi perjuangan pemain dari awal hingga final,” tandas eks bek Persebaya Surabaya itu.

Sebelumnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga waktu normal. Dimana laga berlangsung alot sejak awal babak pertama. Meski mendominasi serangan, namun tim Kabupaten Mojokerto tidak mampu mengonversi segala kesempatan menjadi gol.

LEGOWO: Kabupaten Mojokerto harus puas membawa pulang medali perak lantaran takluk pada babak adu penalti melawan Kota Surabaya di final cabor Sepakbola ajang Porprov IX Jatim 2025 di Stadion Kahuripan, Kabupaten Malang, sore tadi. (Laga.id/istimewa RS)

Penyelesaian akhir menjadi kendala utama tim besutan Nono Suhartono itu. Sementara itu, permainan Surabaya tidak berkembang sepanjang babak pertama. Mereka bahkan kesulitan membongkar pertahanan Kabupaten Mojokerto. Skor imbang tanpa gol mengakhiri babak pertama.

Permainan Surabaya lebih berkembang pada babak kedua. Mereka tampil lebih agresif dengan tempo yang lebih cepat. Sebaliknya, dibandingkan babak pertama, Mojokerto sedikit lebih bertahan pada paruh kedua ini. Meski berlangsung lebih seru, namun skor 0-0 tak berubah hingga babak kedua usai. Hasil imbang membuat partai ini ditentukan lewat adu penalti.

Dalam babak penentuan ini, tiga penendang Surabaya behasil melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Mereka adalah Sheva Kardanu, Ramadhan Yusuf, dan Jay Amru Ghoni. Sedangkan eksekusi Himawan Dwi ditepis kiper Arya Handika. Sedangkan tembakan M. Fadil Ibrahim melambung di atas mistar.

Dari kubu Kabupaten Mojokerto, hanya Ananda Krisna Bayu dan Diaz Permana yang mencetak gol. Sedangkan Afrianto Pramana, Nabil Fidi Ainur, dan Fediansyah Andika Putra gagal mengeksekusi bola. Eksekusi Afrianto Pramana dan Fediansyah Andika ditepis kiper Surabaya, M. Dwi Cristanto. Sedangkan eksekusi Nabil Fidi membentur tiang. (*)

Loncat Indah Porprov IX Jatim 2025, Momentum Evaluasi dan Peningkatan Prestasi

0
MOMENTUM: Perhelatan Porprov IX Jatim 2025 dijadikan momentum untuk meningkatkan pembinaan atlet-atlet Loncat Indah untuk prestasi di masa depan. (Laga.id/istimewa AM)

Laga.id, Kota Batu – Ketua Harian Akuatik Indonesia Jawa Timur Herlambang Wijaya menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap pelaksanaan cabang olahraga (cabor) Loncat Indah dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang digelar di Kota Batu.

Menurutnya, ajang ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi, meningkatkan kualitas kompetisi, dan menjamin masa depan prestasi Loncat Indah di tingkat regional maupun nasional.

“Loncat Indah ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ajang evaluasi menyeluruh untuk melangkah lebih baik ke depan. Kita hadirkan wasit dari Jakarta dan Jawa Tengah bukan karena tidak percaya dengan yang ada di daerah, tetapi demi transparansi dan peningkatan kualitas penilaian,” kata Herlambang dalam pengarahan teknis jelang pertandingan, di Selecta, Kota Batu, Senin (30/6/2025).

Herlambang juga menegaskan, bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan Jawa Timur dalam membina dan membangun cabor Loncat Indah secara berkelanjutan. Ia menyebut bahwa kehadiran para juri nasional dan pelatih senior dari luar daerah akan membawa pengaruh positif dan pembelajaran berharga bagi semua pihak.

“Kita ingin suasana kompetitif yang sehat, adil, dan profesional. Saya percaya semua yang kita upayakan ini diniatkan demi kebaikan bersama. Kita ingin pertandingan besok berjalan lancar dan sukses tanpa kendala,” ucapnya.

Tak lupa, Herlambang mengapresiasi antusiasme para peserta dan pelatih dari berbagai daerah di Jawa Timur. Meski jumlah atlet Loncat Indah belum sebanyak cabang lainnya, namun semangat yang ditunjukkan sangat luar biasa.

“Biasanya hanya beberapa daerah yang aktif, tapi sekarang bisa ada 15 daerah. Ini luar biasa. Bahkan daerah seperti Sidoarjo dan Kota Mojokerto mulai menunjukkan peningkatan performa dan semangat juang tinggi,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar momentum Porprov ini dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai ajang belajar dan pembuktian diri. Bagi pelatih dan wasit lokal, ini adalah kesempatan emas untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan para ahli.

“Jangan sia-siakan waktu. Manfaatkan 3 hari ini untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Kalau hari ini kita lakukan dengan serius, dua tahun lagi saat Porprov berikutnya, saya yakin akan terlihat hasilnya,” tegas Herlambang.

“Saya tidak akan meninggalkan venue sebelum pertandingan selesai. Ini komitmen saya, karena saya ingin menjadi contoh bahwa semangat dan konsistensi adalah kunci utama dalam membangun prestasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Technical Delegate Loncat Indah Porprov IX Jatim 2025 Ronaldy Herbintoro menyampaikan ajang ini langkah awal untuk perkembangan Loncat Indah. Dia juga berharap cabor ini nantinya bisa masuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

“Saya dapat kabar loncat indah mau dipertandingkan di Popnas, kalau benar maka Popda Jatim kemungkinan bisa digelar,” harapnya.

Ronaldy lantas mengingatkan kepada seluruh atlet yang berlomba untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik fisik, mental maupun peralatan. “Pelatih harus memastikan keamanan dan keselamatan atlet, jangan sampai cedera sehingga tidak bisa mengikuti lomba,” ungkapnya.

Adapun nomor-nomor yang dipertandingkan untuk putra adalah: Tepian, Papan 0,5m, Papan 1m, Papan 3m, Papan 5m. Sementara itu, untuk putri, nomor yang dipertandingkan adalah: Tepian, Papan 0,5m, Papan 1m, Papan 3m, dan Papan 5m. (*)

Wow! Kota Malang Panen Medali Berkuda Memanah Porprov IX Jatim 2025

0
BIDIK SASARAN: Salah satu atlet cabor Berkuda Memanah mencoba mengincar target dengan menunggangi kuda pada ajang Porprov IX Jatim 2025. (Laga.id/istimewa WT)

Laga.id, Kota Batu – Kota Malang berhasil menguasai cabang olahraga (cabor) Berkuda Memanah di perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Mereka merebut 4 medali emas, 5 medali perak, 1 medali perunggu.

Menyusul kemudian Kota Surabaya dengan 2 medali emas, 1 medali perak, 1 medali perunggu dan tuan rumah Kota Batu yang meraih 1 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu.

Lima medali emas Kota Malang diraih Omar El Farooq Putra Alleut, yang menyabet dua medali emas dari nomor Fast Shooting Putra dan Kara Indonesian Circular Track Putra. Kemudian Wardah El Jannah El Maulidah Putri Alleut di nomor Dynamic Shooting Putri dan Daniel Azmi Muhammad di nomor Kara Persada Nusa Track Putra.

Pengalungan medali emas ini dilakukan oleh Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto. Dalam kesempatan itu pula, Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ary Wahyudi juga memberikan bonus mentas untuk Ubai sebesar Rp 7,5 juta.

Untuk medali perak, Abida Rahmaniyah Yusuf (Fast Shooting Putri), Aqilah Fathiyah El Haq (Circle 40D dan Triple Shoot Putri), serta Abdurrahman (Circular Track Putra dan Dynamic Shooting Putra) menyumbang masing-masing satu medali perak.

PERSAINGAN KETAT: Atlet Kota Surabaya berhasil menyumbangkan medali emas dari cabor Berkuda Memanah di penyelenggaraan Porprov IX Jatim 2025. (Laga.id/istimewa WT)

Sementara medali perunggu diraih oleh Ahmad Fairuz Zaky Aufa di nomor Fast Shooting Putra.

Sedangkan dua emas Kota Surabaya diraih Bilfawwaz Arrobbany Muhammad di nomor circle 40D putra dan Faizah Dewi Az Zahra di nomor fast shooting putri.

Dan untuk satu medali emas Kota Batu direbut Ubaya Faris Alkatiri di double shoot putra.

Pada kesempatan terpisah, pelatih Berkuda Memanah Surabaya Pinuji mengakui persaingan di Porprov sangat ketat, namun ia bersyukur bisa meraih medali. “Hasil ini lebih baik dari Porprov sebelumnya,” kata Pinuji, Senin (30/6/2025).

Untuk Porprov IX Jatim, ia membawa 5 atket putra dan 3 atlet putri. Sebelum turun di multievent paling bergengsi di Jatim itu, para atlet sudah berlatih di Ksatria Stable dan lapangan yang ada di daerah Bratang.

“Ada atlet kami yang mengikuti kejuaraan di luar negeri yakni Bilfawwaz,” katanya. (*)