Laga.id, Jakarta – Kabar menggemparkan datang dari kancah BRI Super League. Dewa United baru saja merilis pengumuman krusial: mereka secara resmi memperkenalkan Rafael Struick sebagai punggawa anyar di skuad mereka.
Dewa United menuntaskan musim 2025/2026 dengan torehan gemilang. The Banten Warriors sukses mengamankan posisi runner-up di BRI Liga 1, sebuah pencapaian yang mengantar mereka ke panggung kompetisi Asia musim depan.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi ketatnya persaingan di musim baru, Dewa United gencar melakukan pembenahan dan penguatan skuad. Sebelumnya, mereka telah sukses memboyong bintang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly.
Kini, pada hari Rabu (16/7/2025), Dewa United kembali membuat kejutan dengan mengumumkan perekrutan pemain Timnas Indonesia lainnya yang tak kalah sensasional, yaitu Rafael Struick.
Pengumuman kehadiran Rafael Struick disebarkan oleh Dewa United melalui kanal media sosial resmi mereka beberapa waktu lalu, sontak menyedot perhatian para penggemar sepak bola Tanah Air.
“Anda telah melihatnya terbang bersama negara ini, dan anda akan melihatnya bangkit bersama Banten Warriors. Kisah Rafael Struick berlanjut di klub ini,” tulis Dewa United.
Meski demikian, detail lebih lanjut mengenai proses transfer Struick masih belum dirinci oleh Dewa United. Namun, sejumlah desas-desus telah beredar luas terkait perpindahan pemain bintang ini.
Struick diisukan telah menandatangani kontrak berdurasi sedang. Ia dilaporkan akan mengabdi untuk Dewa United selama tiga tahun ke depan, dengan masa bakti yang akan berakhir pada 2028.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apakah terdapat klausul perpanjangan otomatis dalam kesepakatan kontraknya, mengingat Dewa United belum memberikan penjelasan terperinci mengenai kepindahan sang striker.
Dipastikan, Dewa United akan menjadi klub perdana di Indonesia yang menjadi pelabuhan karier Struick sepanjang kiprah profesionalnya di dunia sepak bola.
Sebelum akhirnya berlabuh di Dewa United, Struick sempat merasakan atmosfer kompetisi bersama ADO Den Haag di Belanda dan Brisbane Roar di Australia, menempa kemampuannya di kancah internasional.



