Sunday, July 19, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeArenaErwin: Jangan Dibatasi! Kodrat Jatim Sudah Siapkan Petarung di POMNAS dan PON...

Erwin: Jangan Dibatasi! Kodrat Jatim Sudah Siapkan Petarung di POMNAS dan PON Bela Diri

Laga.id, Surabaya – Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur bersiap menghadapi dua ajang nasional. Mereka bakal menerjukan kekuatan terbaik untuk terjun di Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Kudus, Oktober 2025 dan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) di Solo, 19-27 September 2025.

Ketua Harian Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono mengatakan total ada 47 atlet tarung derajat yang mengikuti pemusatan latihan sejak Agustus 2025 lalu. Terdiri dari 23 atlet tarung derajat proyeksi POMNAS dan 24 atlet yang dipersiapkan untuk PON Bela Diri. Untuk atlet kelas tarung menggelar TC di Surabaya dan persiapan kelas seni dipusatkan di Malang.

“Kita siapkan dua tim berbeda, karena jarak waktu berdekatan antara POMNAS dengan PON Beladiri. Kalau kita paksakan atlet POMNAS langsung main di PON Bela Diri, cukup beresiko karena recovery yang pendek dan bisa terjadi cedera,” ujarnya saat mengunjungi TC di Lapangan KONI Jatim, Jumat (12/9/2025) siang.

Erwin yang datang bersama anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo mengatakan, Jatim menerjunkan 19 atlet untuk gelaran POMNAS. Terdiri dari 13 atlet kelas tarung dan 6 atlet kelas seni. Ada empat atlet kelas seni yang tereliminasi dari TC karena penerapan sistem promosi dan degradasi (promdeg).

PERTEMUAN: Ketua Harian Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono (tengah) bersama anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo (kiri) bertemu Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil disela-sela mengunjungi pemusatan latihan atlet-atlet tarung derajat di KONI Jatim siang tadi. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Sementara untuk tim PON Bela Diri, Kodrat Jatim masih belum memastikan siapa yang akan dikirim. Namun melihat semangat atlet selama menjalani TC, Erwin memastikan akan Jatim akan tampil di seluruh kelas, baik kelas tarung maupun kelas seni.

“Tahun ini tidak ada Kejurnas, kita anggap POMNAS dan PON Bela Diri ini adalah Kejurnas. Jadi kita siapkan tim terbaik, atlet harus tampil maksimal, hasil dari POMNAS dan PON Bela Diri bisa menjadi tolak ukur, mereka bisa masuk Pulstada untuk PON 2028 atau tidak,” terang pria yang juga Direktur Utama PT. Dharma Lautan Utama itu.

Terkait adanya kabar tim PON Bela Diri Jatim dibatasi kouta lantaran anggaran tidak turun imbas diberlakukannya Permenpora No. 14 Tahun 2024, Erwin enggan berkomentar banyak. Diketahui, konflik Permenpora No. 14 Tahun 2024 mencuat setelah peran KONI akan diambilalih Dispora.

“Kami ini membina atlet, soal regulasi silahkan dibicarakan oleh pembuat kebijakan. Yang penting jangan sampai atlet jadi korban, mereka sudah berlatih keras selama TC. Jauh dari keluarga dan berkorban lainnya. Jangan dihalangi semangat mereka mengejar prestasi,” harap Erwin. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA