Thursday, April 16, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeArenaPSI Jawa Timur Siapkan Strategi Regenerasi Atlet Sambut PON 2028

PSI Jawa Timur Siapkan Strategi Regenerasi Atlet Sambut PON 2028

Laga.id, Surabaya – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Squash Seluruh Indonesia (PSI) Jawa Timur langsung tancap gas memperkuat program pembinaan atlet menyusul kepastian cabang olahraga squash dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.

Langkah cepat ini diambil setelah squash resmi masuk dalam jajaran cabang olahraga Olimpiade Los Angeles 2028, yang secara otomatis mengamankan posisinya dalam daftar kompetisi di PON mendatang. Ketua PSI Jawa Timur, Syaiful Ma’arif, menegaskan bahwa status ini menjadi angin segar bagi masa depan squash di Jatim setelah sebelumnya sempat terganjal regulasi syarat cabang olahraga Olimpiade untuk masuk dalam agenda PON.

“Alhamdulillah, hasil audiensi dengan KONI Pusat menyatakan bahwa pada PON XXII 2028, salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan adalah squash,” ujar Syaiful saat memberikan keterangan resmi di Gedung KONI Jawa Timur, Selasa (31/3/2026).

Menindaklanjuti kabar tersebut, PSI Jatim kini memprioritaskan regenerasi atlet melalui serangkaian kejuaraan daerah. Syaiful menyebutkan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaring bibit-bibit potensial untuk melapis kekuatan dua atlet peraih medali perak pada PON XXI 2024 Aceh-Sumut yang masih bertahan. Namun, ia mengakui tantangan terbesar saat ini masih terletak pada keterbatasan infrastruktur lapangan yang representatif.

Guna mengatasi kendala tersebut, PSI Jawa Timur menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk penyediaan pusat pembinaan. “Kami sudah berdiskusi dengan Rektor Unesa, Prof Nurhasan. Nantinya fasilitas akan dipersiapkan di sana karena tersedia berbagai sarana olahraga yang memadai,” tambah Syaiful.

Optimisme serupa juga disampaikan Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, yang meminta PSI Jatim segera melakukan pemetaan kekuatan dan mempercepat rekrutmen atlet. Nabil menekankan agar provinsi ujung timur Pulau Jawa ini mampu mengisi seluruh slot di setiap nomor pertandingan yang tersedia pada 2028 mendatang.

“Saya berharap kita bisa mengikuti semua nomor pertandingan. Jika ada tujuh nomor, sebisa mungkin diikuti semuanya. Apalagi waktunya masih cukup panjang menuju 2028,” tegas Nabil.

Dengan sinkronisasi antara dukungan infrastruktur Unesa dan program pembinaan yang terukur, PSI Jatim optimistis dapat mengembalikan kejayaan squash dan menyabet medali emas di ajang olahraga multievent terbesar di Indonesia tersebut. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA