Laga.id, Surabaya – Ari Lasso ajak Choirul Umi, atlet lead andalan Jatim, bernyanyi bersama dalam momen kunjungan mengejutkan yang memecah keheningan sesi latihan atlet panjat tebing di Surabaya, Senin (27/7/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.
Kedatangan penyanyi papan atas tersebut ke fasilitas puslatda Jawa Timur bukan tanpa alasan khusus. Pasalnya, ia sengaja datang untuk bereuni dengan sejumlah mantan rekannya di organisasi pecinta alam yang kini beralih profesi.
Sebut saja Ronald Noovar Mamarimbing, yang kini melatih puslatda panjat tebing Jawa Timur. Selain itu, ada Erwin Widiarto Armando yang sekarang mengelola Phyxius Gym.
Keduanya merupakan sahabat akrab Ari Lasso ketika masih aktif menjadi pencinta alam di masa muda. Tak lupa ia juga bereuni dengan Gigih Pramono yang dulu pernah menjadi ketua pecinta alam SMAN 5 Surabaya atau Smalapala, yang kini berprofesi sebagai dokter bedah.
Termasuk pula menemui Hengky Irawan yang kini menjabat sebagai Ketua Umum FPTI Jawa Timur. Dalam obrolan hangat itu, mantan vokalis Dewa 19 ini mengenang masa lalu bersama rekan-rekan pengurus FPTI Jawa Timur.
Selain itu, ia juga bernostalgia ketika masih aktif menjadi atlet panjat tebing di masa lampau.
“Aku pernah terjatuh dua kali saat ikut lomba di Madura, akhirnya banting setir menjadi pecinta alam. Sekarang malah jadi artis,” ujar Ari Lasso.
Beberapa kenangan unik lain turut ia sampaikan di hadapan para pengurus dan atlet. Sebagai contoh, ia sempat mengenang momen latihan squad jump sebanyak 300 kali yang membuatnya pusing serta mual.
Maklum, latihan berat tersebut ia lakukan demi memperkuat otot saat masih aktif di organisasi pecinta alam Smadapala yang kemudian berganti nama menjadi Argawana. Organisasi tersebut diketahui telah nonaktif sejak akhir dekade 90-an.
Tak ketinggalan, alumni SMAN 2 Surabaya ini menyebutkan sejumlah sosok yang pernah menjadi sesepuh FPTI. Sebut saja Sumargono atau Mas Bogang yang pernah memimpin FPTI, serta Ampi Faisal yang merupakan seniornya di Argawana.
Suasana kunjungan singkat tersebut berlangsung sangat cair tanpa ada sekat pembatas. Guyonan khas Suroboyoan kerap ia lontarkan untuk mencairkan suasana keakraban.
Ketika ditantang oleh Ronald untuk memanjat dinding lead, ia langsung menolaknya dengan nada bercanda.
“Ojo ngongkon tok. Saiki, ngongkon tok awakmu (Jangan asal suruh. Sekarang jadi pelatih banyak menyuruh),” kelakar Ari Lasso.
Kelakar khas tersebut langsung disambut dengan gelak tawa riuh dari para pengurus FPTI yang hadir. Di sela-sela kunjungan singkat ini, ia menyempatkan diri membawakan dua buah lagu, yaitu Mahameru dan Kangen.
Atlet lead andalan Jatim, Choirul Umi, mendapatkan kehormatan istimewa ketika sang musisi membawakan lagu legendaris Kangen. Ruli, sapaan akrab Choirul Umi, yang duduk di barisan depan langsung dihampiri pada bagian refrain lagu.
Oleh karena itu, tidak heran jika ia merasa sangat bangga serta senang bisa bernyanyi bersama penyanyi kondang tanah air. Sebelum mengakhiri kunjungan, ia sempat memanjatkan doa agar FPTI Jatim bisa kembali melahirkan juara dunia layaknya Putra Tri Ramadani.
Reuni Hangat dan Suntikan Motivasi Atlet Panjat Tebing Jatim
Sementara itu, Ketua Umum FPTI Jatim, Hengky Irawan, menjelaskan bahwa kehadiran musisi senior tersebut murni karena kebetulan. Kebetulan saat itu pelantun lagu Hampa tersebut sedang menghadiri reuni alumni SMAN 2 Surabaya.
“Ia juga barusan tampil di Kediri, lanjut reuni di Surabaya. Nah, kebetulan saat di Surabaya sempat kontak-kontakan, jadilah ia mampir ke lapangan Jatim Seger,” ungkap Hengky.
Meskipun kunjungan tersebut berlangsung singkat, kehadiran sang musisi legendaris berhasil menyalakan api motivasi baru bagi para atlet muda yang tengah berjuang mengukir prestasi. (*)



