Sunday, August 2, 2026
Google search engine
HomeArenaMenakjubkan! Bukti Nyata Puslatda Jangka Panjang Kunci 3 Kali Juara Umum Selam...

Menakjubkan! Bukti Nyata Puslatda Jangka Panjang Kunci 3 Kali Juara Umum Selam Jatim di PON

Laga.id, Surabaya – Puslatda jangka panjang kunci sukses kontingen selam Jawa Timur dalam mencatat sejarah gemilang meraih hattrick juara umum pada tiga ajang Pekan Olahraga Nasional berturut-turut. Selain kerja keras di arena pertandingan, pencapaian luar biasa tersebut ternyata lahir dari proses pembinaan atlet yang konsisten dan terukur selama bertahun-tahun.

Oleh karena itu, persiapan matang menjadi fondasi utama yang tidak bisa dibangun secara instan menjelang hari perlombaan.

Selanjutnya, Ketua Umum Pengprov POSSI Jawa Timur, Mirza Muttaqien, menyatakan bahwa prestasi puncak di ajang multi-event nasional tidak lahir dalam hitungan bulan, melainkan melalui proses panjang penuh kedisiplinan di Surabaya, Minggu (2/8/2026).

“Medali diraih saat PON, tetapi juara dibentuk setiap hari selama Puslatda,” ujar Mirza.

Sebagaimana dijelaskan, program latihan harian yang terukur dan konsisten wajib disertai evaluasi berkala serta uji coba kompetisi periodik. Selain itu, langkah tersebut sangat krusial untuk mengukur perkembangan performa atlet secara akurat di setiap tahapan.

“Prestasi di PON merupakan akumulasi dari ribuan jam latihan. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan target dan evaluasi yang jelas pada setiap tahap,” katanya.

Puslatda Jangka Panjang Kunci Keberhasilan Atlet Selam

Sebagai contoh nyata, persiapan matang pada PON sebelumnya dipusatkan secara terpadu di Kolam Renang Saigon, Pasuruan. Pelaksanaan program ini tidak sekadar menyediakan fasilitas latihan, tetapi juga didukung pembiayaan komprehensif mulai dari sewa kolam hingga asupan gizi atlet. Dengan demikian, seluruh rangkaian persiapan dapat berjalan optimal sesuai rencana awal.

Menurut Mirza, dukungan finansial yang menyeluruh memungkinkan seluruh atlet dan pelatih menjalani program latihan secara penuh tanpa kendala berarti. Karenanya, kepastian fasilitas ini berdampak langsung pada peningkatan fokus dan ketenangan mental atlet.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tantangan pembinaan semakin kompleks ketika menghadapi atlet yang telah berkeluarga.

“Bagi atlet yang telah berkeluarga, tantangannya bukan hanya meningkatkan performa untuk meraih prestasi, tetapi juga memastikan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi. Dalam kondisi seperti itu, atlet sering dihadapkan pada pilihan antara menjaga fokus latihan atau membagi perhatian untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Karena itu, Puslatda memerlukan dukungan yang komprehensif agar atlet dan pelatih dapat berkonsentrasi penuh menjalankan program latihan,” ujarnya.

Pada akhirnya, keberhasilan mempertahankan dominasi prestasi tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis individu. Namun, sistem pembinaan yang berkelanjutan dan memberikan rasa aman adalah penentu utamanya.

“Juara tidak dibentuk pada hari pertandingan. Juara dibentuk setiap hari ketika atlet datang berlatih, menjalankan program dengan disiplin, dan memiliki ketenangan untuk fokus mengejar prestasi,” pungkasnya. (*)

Editor: Dian Kurniawan
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

BACA JUGA