Laga.id, Surabaya – Jeda antar musim kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) diwarnai oleh kejutan besar dari salah satu kontestan asal Jawa Timur. Pacific Caesar Surabaya secara resmi memperkenalkan Lutfi Alfian Eka Koswara sebagai amunisi lokal anyar mereka untuk mengarungi musim baru.
Kehadiran pemain penembak jitu jarak jauh ini langsung memancing antusiasme tinggi dari para penggemar bola basket tanah air. Pasalnya, ia sempat memutuskan vakum dari liga profesional selama satu musim penuh akibat mundurnya klub sebelumnya, Bali United Basketball Club.
Dilansir dari laman resmi iblindonesia.com, diketahui jika perjalanan karier Lutfi di liga profesional terbilang sangat konsisten dan nyaris tanpa jeda sejak debutnya pada musim 2017-2018 hingga 2025. Selama kurun waktu tersebut, ia sempat memperkuat klub NSH sebelum akhirnya melabuhkan pilihan ke Bali United pada 2021.
Kesetiaannya bersama klub asal Pulau Dewata itu terjaga rapat hingga akhir kompetisi 2025. Namun, manajemen Bali United mengambil keputusan berat untuk mundur dari keikutsertaan liga.
Keputusan mundur tersebut sempat membuat masa depan sang pemain diselimuti tanda tanya besar. Oleh karena itu, ia memilih absen dari lapangan pada perhelatan IBL 2026.
Lutfi Koswara dan Harapan Baru Lini Serang Pacific Caesar
Namanya secara mengejutkan kembali muncul di dalam daftar roster resmi Pacific Caesar yang diboyong ke China. Di sana, ia mengikuti pemusatan latihan intensif bersama skuad barunya.
Sambutan hangat dari para pendukung setia Pacific pun mengalir deras. Alhasil, manajemen akhirnya mengumumkan perekrutan penting ini kepada publik.
“Setelah sempat tidak bermain di IBL, akhirnya Lutfi kembali ke lapangan dan kali ini akan berseragam Pacific,” tulis manajemen klub dalam pengumuman resminya.
“Senang bisa melihat Lutfi memulai cerita baru bersama Pacific. Semoga kedatangannya bisa membawa energi baru untuk tim dalam menjalani musim yang akan datang,” sambung pernyataan tersebut.
“Selamat datang di Pacific Caesar, Lutfi!” tutup manajemen klub.
Kontribusi statistik sang pemain di atas lapangan membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pelengkap skuad. Rekam jejak menunjukkan Lutfi pernah mencatatkan rataan impresif mencapai 11,8 poin per pertandingan pada musim 2021.
Efektivitas permainannya semakin terlihat nyata manakala ia mendapatkan kepercayaan tampil lebih dari 20 menit per laga. Sebagai buktinya, ia mampu mencatatkan konversi produktivitas melampaui 7,0 poin per pertandingan.
Kehadiran sosok penembak jitu berpengalaman ini diproyeksikan mampu menutup lubang besar yang ditinggalkan oleh Ariezky ‘Ricky’ Septano. Mengingat kapasitas menembak Lutfi yang setara, manajemen Pacific Caesar dikabarkan masih terus memburu talenta bebas berkualitas guna memperkuat skuad menyongsong IBL musim depan. (*)



