Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 12

Leeds United 0-1 Manchester City: Gol Tunggal Semenyo Tekan Arsenal di Puncak Klasemen

0
PEMBEDA: Antoine Semenyo merayakan golnya yang membawa Manchester City menang tipis 1-0 atas tuan rumah Leeds United pada lanjutan Premier League di Elland Road dini hari tadi WIB. (Laga.id/istimewa Danny Lawson/PA Images via Getty Images)

Laga.id, Leeds – Manchester City membuktikan kedalaman skuadnya tetap mematikan meski tanpa mesin gol utama Erling Haaland dengan menaklukkan Leeds United melalui skor tipis 1-0. Kemenangan krusial ini memangkas jarak poin The Citizens menjadi hanya terpaut dua angka dari pemuncak klasemen sementara Premier League, Arsenal.

Manchester City sukses mencuri tiga poin penuh melalui skema serangan efektif yang mematikan ambisi tuan rumah untuk menjauh dari zona bawah pada laga yang berlangsung di Stadion Elland Road, Minggu (1/3/2026) dini hari WIB.

Skuad asuhan Pep Guardiola memulai laga dengan tantangan berat setelah Erling Haaland dipastikan absen akibat cedera ringan saat sesi latihan. Tanpa kehadiran sang penyerang Norwegia, alur serangan City sempat diprediksi akan menemui jalan buntu.

Namun, mentalitas juara tim tamu justru berbicara lewat dominasi penguasaan bola sejak menit awal. Kebuntuan akhirnya pecah pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit ke-45+2, melalui aksi Antoine Semenyo.

Pemain tim nasional Ghana tersebut berhasil menyambar umpan silang rendah akurat kiriman Rayan Ait-Nouri dari sisi sayap untuk menggetarkan jala gawang Leeds.

Memasuki babak kedua, Leeds United mencoba bangkit dengan mengandalkan kecepatan transisi. Dominic Calvert-Lewin sempat mengancam lini belakang City melalui peluang emas di mulut gawang, namun penyelesaian akhirnya masih menyamping tipis.

Meski ditekan oleh dukungan penuh suporter di Elland Road, pertahanan disiplin yang digalang Ruben Dias dkk. terbukti terlalu tangguh untuk ditembus. City berhasil meredam setiap skema serangan balik cepat yang dilancarkan tuan rumah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Kemenangan ini memberikan tekanan psikologis besar bagi Arsenal yang baru akan bertanding pada Minggu malam. Bagi Manchester City, raihan tiga poin tanpa kehadiran Haaland menegaskan bahwa sistem permainan kolektif Guardiola tetap menjadi ancaman nyata bagi siapapun.

Sebaliknya bagi Leeds United, kekalahan kandang ini menjadi alarm keras dalam perjuangan mereka mengamankan posisi di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Hasil ini menjadi bukti otentik bahwa sebuah tim juara tidak pernah bergantung pada satu nama besar, melainkan pada kematangan sistem yang mampu tetap beroperasi meski satu komponen utamanya hilang.

Data Fakta Pertandingan
Statistik Pertandingan
Leeds United vs Manchester City
Goal: 0-1
Total Shots: 14-14
Shots on Target: 2-5
Posession: 33%-67%
Fouls: 10-8
Offsides: 1-4
Yellow Cards: 0-3
Red Cards: 0-0
Penonton: 36.838

Susunan Pemain
Leeds United: 2-Jayden Bogle (7-Daniel James 76′), 26-Karl Darlow; 24-James Justin (10-Joel Piroe 87′), 6-Joe Rodon (15-Jaka Bijol 87′), 5-Pascal Struijk, 3-Gabriel Gudmundsson; 18-Anton Stach, 4-Ethan Ampadu (C), 44-Ilia Gruev (29-Wilfried Gnonto 75′), 11-Brenden Aaronson (14-Lukas Nmecha 65′); 9-Dominic Calvert-Lewin.
Pelatih: Daniel Farke

Manchester City: 25-Gianluigi Donnarumma; 27-Matheus Nunes, 3-Ruben Dias, 15-Marc Guehi, 21-Rayan Ait Nouri; 16-Rodri; 10-Rayan Cherki (6-Nathan Ake 88′), 20-Bernardo Silva (C), 33-Nico O’Reilly (4-Tijjani Reijnders 70′); 42-Antoine Semenyo, 7-Omar Marmoush (26-Savinho 68′).
Pelatih: Pep Guardiola. (*)

Perkuat Sport Science, KONI Jatim dan Hope Physiotherapy Lanjutkan Kolaborasi Penanganan Cedera Atlet

0
SINERGI PRESTASI: Momen Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil (kiri) bersama Owner Hope Physiotherapy Jovita Elizabeth Simon (kanan) usai menandatangani perjanjian kerja sama penanganan cedera atlet. Komitmen bersama untuk mendukung prestasi olahraga Jawa Timur melalui layanan fisioterapi profesional. (Laga.id/istimewa KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur resmi melanjutkan kerja sama dengan Hope Physiotherapy sebagai mitra penanganan cedera atlet. Kolaborasi ini merupakan periode kedua bagi kedua belah pihak setelah sebelumnya sukses bersinergi sebelum gelaran PON XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara bergulir.

Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, menyatakan bahwa pembaruan kerja sama ini didasari oleh kebutuhan vital atlet terhadap penanganan cedera yang profesional dan responsif. Selain menangani cedera, fokus kolaborasi kali ini diarahkan pada aspek preventif melalui implementasi sport science.

Nabil meminta pihak fisioterapi memberikan edukasi kepada para pelatih mengenai teknik pemanasan dan gerakan latihan untuk meminimalisir risiko cedera.

“Kami ingin atlet memiliki rasa aman, nyaman, dan tenang, baik saat berlatih maupun bertanding. Hope memberikan hasil yang cepat melalui manual therapy. Bahkan, beberapa atlet merasa lebih nyaman karena waktu penanganan yang lebih fleksibel dibandingkan rumah sakit,” ujar Nabil di Kantor KONI Jatim, Surabaya.

Mantan komisioner KPU Jatim itu menambahkan, kemudahan akses menjadi poin krusial dalam kerja sama ini karena Hope Physiotherapy telah memiliki beberapa cabang di Surabaya dan wilayah sekitarnya. Hal ini dinilai mempermudah mobilisasi atlet dari berbagai cabang olahraga untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, Owner Hope Physiotherapy, Jovita Elizabeth Simon, mengungkapkan bahwa keberlanjutan kerja sama ini merupakan bentuk pengabdian pihaknya terhadap prestasi olahraga Jatim. Jovita menekankan pentingnya menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh KONI Jatim melalui kepuasan layanan pada periode sebelumnya.

“Ini adalah bentuk penghormatan dan pengabdian kami untuk nama baik Jawa Timur. Kami berkomitmen mendukung penuh ambisi KONI Jatim untuk meraih predikat juara umum pada ajang nasional mendatang. Sangat membanggakan bisa membantu menyembuhkan atlet hingga mereka mampu bersaing di kancah internasional,” kata Jovita.

Hope Physiotherapy sendiri telah memiliki rekam jejak panjang dalam olahraga profesional, termasuk menjalin kemitraan dengan klub kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Persebaya Surabaya. Melalui integrasi antara penanganan medis dan fisioterapi, KONI Jatim optimistis performa puncak para atlet tetap terjaga demi mewujudkan target prestasi di level nasional maupun internasional. (*)

Gelandang Persebaya Francisco Rivera Jaga Fokus di Tengah Kerusuhan Meksiko

0
TIDAK KHAWATIR: Francisco Rivera bertekad tetap memberikan penampilan terbaiknya bersama Persebaya saat melakoni laga pekan ke-23 Super League menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya malam ini WIB. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Surabaya – Gelandang Persebaya Surabaya, Francisco Rivera, memastikan kesiapan mentalnya menjelang laga pekan ke-25 Super League 2025/2026 melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo malam ini WIB.

Meski, situasi keamanan di negara kelahirannya, Meksiko, sedang memburuk pasca-tewasnya bos kartel Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes, Minggu (22/2/2026) lalu, pemain bernomor punggung 7 tersebut tetap berkomitmen menjaga profesionalisme di lapangan.

Kematian pimpinan Kartel Generasi Baru Jalisco itu memicu kerusuhan di empat negara bagian Meksiko, yang turut memicu kekhawatiran terhadap keselamatan warga sipil, termasuk keluarga Rivera. Namun, Rivera menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membawa Green Force meraih hasil maksimal.

“Ini menyedihkan. Semua orang di Indonesia tahu tentang Meksiko karena hal buruk seperti ini. Meksiko memiliki banyak hal baik, dan saya tidak ingin orang-orang hanya tahu tentang mafia. Meksiko jauh lebih baik daripada itu,” ujar Rivera dalam sesi konferensi pers di Surabaya, Selasa (24/2/2026).

Kehadiran Rivera di lini tengah sangat krusial bagi skuat asuhan Paul Munster. Hingga pekan ke-24, pemain bernama lengkap Francisco Israel Rivera Davalos ini telah membukukan 5 gol dan 5 assist dengan akurasi operan mencapai 66,51 persen. Meski dihantui rasa cemas, ia berharap konflik di negaranya segera mereda agar masyarakat dan keluarga besarnya kembali mendapatkan rasa aman.

“Saya berharap mereka bisa menyelesaikan hal ini cepat, karena orang-orang takut, keluarga dan negara lain takut sesuatu terjadi. Keluarga saya dan warga sipil lainnya berhak merasa aman. Saya berdoa agar ketakutan ini segera berakhir,” tandas pemain yang menjadi motor serangan utama Persebaya tersebut.

Manajemen Persebaya sendiri terus memantau kondisi psikologis Rivera guna memastikan sang pemain tetap dalam performa puncak. Laga melawan PSM Makassar akan menjadi ajang pembuktian ketangguhan mental Rivera di tengah tekanan personal yang hebat.

Pertandingan malam nanti bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan ujian bagi Rivera untuk membuktikan bahwa dedikasi olahraga mampu berdiri tegak di atas kemelut politik dan keamanan negaranya. (*)

Timnas eBasketball Indonesia Incar Revans di Musim Mendatang

0
TEKAD BANGKIT: Ketua eSports DPP Perbasi, Pasya Marta Putra mengusung ambisi tinggi demi runtuhkan dominasi Filipina dengan menemukan potensi pemain baru NBA2K di Indonesia. (Laga.id/istimewa Official DPP Perbasi)

Laga.id, Jakarta – Tim Nasional eBasketball Indonesia segera melakukan evaluasi menyeluruh usai menyelesaikan perjuangan di Kualifikasi eFIBA Season 4 Regional Asia. Langkah ini diambil setelah skuad Merah Putih gagal membendung dominasi Filipina dan harus puas mengakhiri kompetisi di posisi kedua.

Ketua eSports DPP Perbasi, Pasya Marta Putra, mengungkapkan bahwa pencapaian di babak kualifikasi belum memenuhi ekspektasi organisasi. Padahal, tim telah menjalani persiapan yang jauh lebih berat dibandingkan periode sebelumnya.

“Hasil pertandingan masih belum sesuai ekspektasi. Kami sudah melakukan usaha maksimal, mulai dari meningkatkan intensitas latihan tiga kali lipat tahun ini, membangun chemistry, hingga penguatan mental. Namun, upaya tersebut belum cukup merobohkan tembok kokoh Filipina yang selalu menjadi jawara Asia di eFIBA,” ujar Pasya di Jakarta dalam keterangan resmi yang diterima Laga.id, Rabu (25/2/2026).

Pasya menilai kekalahan ini tidak hanya disebabkan oleh faktor teknis di lapangan. Menurutnya, kesenjangan antara Indonesia dan Filipina juga terletak pada kematangan ekosistem industri dan fundamental komunitas NBA2K di tanah air yang belum optimal. Ia menekankan pentingnya peran staf kepelatihan dan analis pertandingan untuk memperkuat kapabilitas tim.

“Kami merasa permasalahannya bukan hanya dari skill dan mekanik saja, tapi dari ekosistem industri dan fundamental komunitas NBA2K yang kami rasa masih kurang dioptimalkan untuk memperkuat kapabilitas timnas,” tambahnya.

Pada kualifikasi pertengahan Februari lalu, Indonesia tampil dominan di awal laga dengan mengandaskan Malaysia 308-80 dan menyingkirkan Mongolia. Namun, langkah Indonesia terhenti di Final Upper Bracket setelah takluk 122-177 dari Filipina.

Menatap musim depan, Perbasi berencana merangkul komunitas NBA2K Indonesia secara lebih masif guna menjaring talenta dan meningkatkan kompetisi domestik melalui skema scrim daring hingga liga resmi. (*)