Sunday, August 2, 2026
Google search engine
Home Blog Page 134

Timnas Indonesia U-20 Gelar Mini Tournament di Sidoarjo sebelum Piala Asia U-20 2025

0
Jens Raven, striker Timnas Indonesia U-19. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Sidoarjo – Warga Jawa Timur berkesempatan memberikan dukungan langsung kepada Timnas Indonesia U-20 dalam waktu dekat. Pasalnya, akan ada mini tournament yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Skuad arahan Indra Sjafri itu dijadwalkan akan bertarung melawan Suriah, Yordania, dan India. Ini juga merupakan bagian dari rangkaian pemusatan latihan (TC) sebelum mengikuti Piala Asia U-20 2025.

“Kami mendapat surat dari PSSI terkait pertandingan persahabatan Timnas Indonesia U-20. Ada empat negara, Indonesia, Suriah, Yordania, dan India. Rencananya, pertandingan digelar pada tanggal 24, 27, dan 30 Januari 2024,” kata Amir Burhanuddin, wakil ketua Asprov PSSI Jawa Timur.

“Alhamdulillah, Pak Bupati melalui Dispora (Sidoarjo) sudah memberikan izin dan sekarang sudah diproses di tingkat Polda sampai Mabes. Kami akan menyiapkan dan koordinasi dengan PSSI pusat, semoga semuanya berjalan lancar,” imbuhnya.

Laga persahabatan dengan format mini tournament ini akan menambah ketatnya persaingan tim-tim yang ambil bagian. Dari tiga negara lawan, dua di antaranya juga peserta Piala Asia U-20 2025, yakni Yordania dan Suriah.

“Formatnya mini tournament setengah kompetisi. Ada tiga hari pertandingan, masing-masing hari ada dua pertandingan, sore dan malam,” ungkap Amir.

Stadion Gelora Delta sendiri selama ini dikenal sebagai venue untuk menggelar pertandingan Timnas Indonesia kelompok usia. Namun, Piala AFF U-19 2024 lalu sempat harus dipindah ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, karena Gelora Delta direnovasi.

Gelora Delta sendiri sudah rampung direnovasi sejak November lalu dan kini rutin digunakan untuk menggelar laga kandang Deltras FC di Liga 2. Fasilitas stadion juga semakin mumpuni untuk menggelar laga internasional.

Namun, kapasitas penonton menyusut dari angka 30 ribu penonton menjadi hanya 19.400 penonton karena penggunaan single seat. Sejauh ini, Amir belum memastikan berapa banyak tiket yang akan dijual untuk pertandingan Timnas Indonesia U-20 nanti.

“Yang pasti, koordinasi dengan aparat keamanan, tidak mungkin seratus persen. Mungkin 85-90 persen, jadi ada space kosong. Kami masih menunggu perijinan dari Polda (Jatim), ditunggu berapa persen,” tuturnya.

Piala Asia U-20 2025 sendiri akan dimulai pada 12 Februari 2025 di China. Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi lawan yang terhitung berat, yakni Uzbekistan, Iran, dan Yaman dalam persaingan Grup C.

Kisruh Deltras Vs Persibo, Hasil Laga Belum Diputuskan

0
Laga Deltras FC vs Persibo Bojonegoro berakhir ricuh di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (11/1/2024). (istimewa)

Laga.id, Sidoarjo – Semua pertandingan babak penyisihan Pegadaian Liga 2 2024/2025 seharusnya rampung hari ini, Sabtu (11/1/2025). Namun, ada satu laga yang hasilnya belum dipastikan.

Duel itu mempertemukan Deltras FC melawan Persibo Bojonegoro di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu sore. Laga ini jadi penentu dalam perebutan tiket terakhir Grup 3 untuk lolos ke babak 8 besar.

Di sisi lain, Persipal Palu dipermalukan dengan skor 0-3 saat menjamu Persipura Jayapura di saat bersamaan. Artinya, pemenang antara Deltras FC melawan Persibo akan dipastikan meraih tiket lolos babak 8 besar.

Deltras sendiri sukses mencetak gol lewat Emerson Carioca di menit kedelapan. Hasil skor 1-0 seharusnya sudah cukup membuat klub berjulukan The Lobster untuk menyegel posisi kedua alias tiket babak 8 besar.

Sebab, dengan begitu, Deltras meraih 25 poin, sedangkan Persibo tertahan dengan perolehan 23 angka. Namun, situsinya berubah saat memasuki injury time babak kedua.

Itu bermula saat Wisal El Burji melakukan pelanggaran terhadap Otavio Dutra tepat di depan kotak penalti. Wasit Idfi Akbar Patha Sanduan meniup peluit tanda pelanggaran. Tendangan bebas cepat pun dilakukan dalam situasi ini.

Pemain Persibo sukses mendapatkan bola sampai masuk kotak penalti. Situasinya kemudian membuat tim tamu mencetak gol lewat Amir Hamzah. Masalahnya, sempat ada peristiwa yang diduga off side sebelum gol itu tercipta.

Sontak, para pemain Deltras melakukan protes kepada wasit atas keputusan itu. Baik wasit Idfi maupun dua asisten wasit jadi sasaran amarah karena gol itu dianggap tidak sah.

Pihak keamanan berusaha mengamankan wasit, namun masih ada serangan fisik yang muncul. Suporter di tribune pun sempat turun ke lapangan dan melampiaskan kekecewaan atas hasil tersebut.

Setelah wasit dalam situasi aman, baku pukul sempat melibatkan sejumlah pemain dari kubu Deltras dan Persibo. Status laga jadi menggantung karena belum sempat ada peluit panjang dari wasit.

Para pemain Persibo pun masuk ruang ganti dan meninggalkan lapangan. Beberapa menit kemudian giliran pemain Deltras. Penonton juga membubarkan diri. Status gol Persibo masih dipertanyakan karena papan skor menunjukkan masih 1-0 untuk Deltras.

Pemain kedua kubu sempat kembali ke lapangan dalam kondisi sudah tidak ada penonton di tribune. Dari info yang diterima, mereka masih menunggu wasit yang memutuskan status dan skor pertandingan ini.

Jika skor 1-1 maka Persibo yang dinyatakan lolos. Sebab, dengan begitu mereka mengemas 24 poin dan ada di posisi kedua sedangkan Deltras cuma 23 poin menghuni peringkat ketiga.

Match commisioner Soetikno menyatakan belum bisa memastikan status laga ini saat ditanya awak media. “Nanti Komdis (Komite Disiplin PSSI) yang memutuskan. Apa yang terjadi di sini saya catat dan laporkan,” ujarnya.

Di sisi lain, sebanyak tujuh slot lain babak 8 besar sudah diamankan oleh klub-klub lain. Di Grup 3 ada Persiraja Banda Aceh, PSKC Cimahi, dan PSPS Riau.

Grup 2 juga sudah diwakili oleh tiga klub, yakni Bhayangkara FC, PSIM Yogyakarta, dan Persijap Jepara. Sedangkan Grup 3 masih memiliki Persela Lamongan yang berada di puncak klasemen.

Kejurprov Bola Voli U-15 Jatim Diikuti Total 70 Klub

0
JARING ATLET: Pembukaan Kejurprov Bola Voli U-15 antarklub se-Jatim digadang-gadang memunculkan atlet-atlet muda potensial. (Laga.id/istimewa Humas PBVSI Jatim)

Laga.id, Sidoarjo – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli antar klub U-15 se-Jawa Timur banjir peserta. Secara keseluruhan diikuti 70 klub.

Kejurprov yang diadakan di GOR Sidoarjo, Sabtu (11/1/2025), diikuti 34 klub putra dan 36 klub putri bola voli seluruh kabupaten/kota di Jatim. Mereka akan bertanding memperebutkan juara sampai Jumat (17/1/2025) mendatang.

Plt Bupati Sidoarjo Subandi berterima kasih atas dijadikannya Kabupaten Sidoarjo sebagai tuan rumah Kejurprov Jatim Bola Voli U-15 tahun 2025. Dia berharap seluruh kontestan menjunjung tinggi sportivitas.

“Semoga melalui kejurprov ini dapat mencetak atlet-atlet bola voli terbaik yang nantinya dapat berlaga di kancah nasional maupun internasional,” katanya.

Menurutnya, turnamen ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga bola voli di Jatim. Selain sebagai ajang kompetisi, Kejurprov U-15 ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarklub serta membangun semangat sportivitas di kalangan atlet muda.

Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jatim Dirmanto menjelaskan tujuan utama dari Kejurprov ini tidak hanya untuk menciptakan kompetisi yang kompetitif, tetapi juga untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat yang dapat menjadi harapan masa depan olahraga bola voli Indonesia.

“Kami berharap dapat menemukan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya akan dilatih dan dikembangkan lebih lanjut untuk bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. PBVSI Jatim memiliki visi untuk memajukan olahraga bola voli, dan turnamen ini adalah salah satu langkah konkretnya,” Dirmanto.

Pria yang juga menjabat sebagai Kabidhumas Polda Jatim itu mengungkapkan, PBVSI Jatim terus berupaya memberikan dukungan penuh kepada para atlet muda. Ia menekankan bahwa atlet-atlet terbaik dari Kejurprov ini akan disiapkan untuk berkompetisi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) serta ajang internasional lainnya.

“Kami berkomitmen untuk mencetak atlet-atlet terbaik dari Jawa Timur. Melalui pelatihan yang terarah dan dukungan yang maksimal, para atlet ini diharapkan dapat mengharumkan nama Jatim di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Dirmanto. (*)

Sengit, Gresik Petrokimia Takluk Dramatis dari Jakarta Livin

0
PERTANDINGAN SERU: Pemain asing Gresik Petrokimia Kitania Medina Torres mencoba mencetak poin pada laga lanjutan Proliga 2025 putaran I Minggu Kedua melawan Jakarta Livin. Sayangnya, Gresik Petrokimia takluk 2-3 (25-18, 16-25, 17-25, 25-16, 8-15) dari Jakarta Livin di GOR Tri Dharma, Gresik, Jumat (10/1/2025) malam. (Laga.id/istimewa Media Proliga 2025)

Laga.id, Gresik – Tuan rumah Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia harus menerima pil pahit di depan publik sendiri pada lanjutan Proliga 2025 putaran I Minggu Kedua. Mereka harus tumbang dari Jakarta Livin Mandiri setelah berjuang lima set dengan skor 2-3 (25-18, 16-25, 17-25, 25-16, 8-15) di GOR Tri Dharma, Gresik, Jumat (10/1/2025).

Hasil ini bagi Gresik Petrokimia ini menjadi kekalahan pertamanya. Sedangkan ini merupakan kemenangan kedua Jakarta Livin, setelah sebelumnya mengalahkan Jakarta Pertamina Enduro 3-1.

Pertandingan kedua tim berjalan menarik saling kejar poin. Tak hanya poin, perlawanan sengit dari Gresik Petrokimia dan Jakarta Livin membuat mereka saling saling kejar set.

Set pertama dimenangkan Gresik Petrokimia 25-18. Kemudian pada set kedua menjadi milik Jakarta Livin 16-25. Jakarta Livin menguasai set ketiga dengan 17-25.

Namun, Gresik Petrokimia yang tak ingin malu di depan pendukungnya sendiri merebut set keempat dengan 25-16. Sayangnya, sejumlah error dan rotasi yang dilakukan Gresik Petrokimia tak berjalan mulus di set pamungkas. Gresik Petrokimia pun takluk 8-15.

Pelatih Gresik Petrokimia Ayub Hidayat mengatakan hasil ini menjadi pelajaran bagi pemainnya yang masih banyak kekurangan. Ia lantas memuji performa pemain asing Livin Mandiri yang dinilainya benar-benar bisa diandalkan.

“(Pemain Gresik Petrokimia) terutama saat (menerima) bola pertama yang kurang baik, akhirnya jadi kendala permainan tim. Mereka dominan di pemain asingnya yang benar-benar diandalkan,” ujarnya usai laga.

Sementara itu, Maya Kurnia Indri Sari mengaku dengan kekalahan ini tentu akan menjadi evaluasi bagi timnya. “Kekalahan hari ini akan menjadi evaluasi untuk melawan Yogya Falcons Minggu nanti,” aku salah satu pemain senior di Gresik Petrokimia itu. (*)