Sunday, August 2, 2026
Google search engine
Home Blog Page 133

Dua Cabor Pindah Lokasi, KONI Jatim Tetapkan Venues Porprov Jatim 2025

0
DITETAPKAN: Wakil Ketua Umum II KONI Jatim Irmantara Subagio. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur telah resmi menetapkan venues yang akan digunakan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX 2025 di Malang Raya.

Dari 62 cabang olahraga yang dipertandingkan, sebanyak 37 disiplin cabang olahraga (cabor) akan bertanding di Kota Malang, 32 di Kabupaten Malang, dan 15 di Kota Batu.

Wakil Ketua Umum II KONI Jatim Irmantara Subagio menyampaikan bahwa penentuan venues didasarkan pada kesiapan tuan rumah beserta fasilitas yang ada, serta rekomendasi dari KONI Jatim dan technical delegate masing-masing cabor.

Ia mengungkapkan bahwa setelah beberapa kali pengecekan, termasuk yang terakhir pada akhir Desember 2024, secara umum venues sudah siap dan layak digunakan.

“Secara umum, venues yang ada sudah memenuhi syarat. Meskipun ada beberapa perubahan dalam rekomendasi, hal itu tidak mengubah aspek teknis,” kata pria yang akrab disapa Ibag itu.

Perubahan yang dimaksud, lanjutnya, disebabkan oleh faktor efektivitas, kesiapan tuan rumah, dan perangkat pertandingan.

MASKOT: Sima, maskot untuk gelaran Porprov IX 2025 di Malang Raya. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Sebagai contoh, cabor Gulat yang awalnya dijadwalkan digelar di Rachman Camp Gulat, Kabupaten Malang, terpaksa dipindah ke GOR Gajah Mada di Kota Batu karena kendala fasilitas parkir.

Sementara itu, cabang olahraga Panjat Tebing yang semula direncanakan berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang, juga dipindah ke Politeknik Negeri Malang (Polinema) setelah mengetahui bahwa lintasan yang disiapkan di GOR Ken Arok lebih cocok untuk latihan daripada pertandingan.

“Panjat Tebing tetap di Kota Malang. GOR Ken Arok yang awalnya direncanakan, ternyata lebih diperuntukkan untuk latihan, bukan untuk pertandingan, sehingga kami geser ke Polinema,” jelas Ibag.

“Jika kurang memadai, kami akan koordinasikan lebih lanjut dan, jika perlu, menyewa fasilitas tambahan,” tambahnya.

Meski begitu, Ibag menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan renovasi terhadap beberapa venues yang ada untuk mempercantik atau bahkan memperbaiki serta menambah fasilitas.

GOR Gajayana, misalnya, akan menjalani renovasi tahun ini untuk perbaikan lintasan atletik dan tribun penonton, dengan target penyelesaian sebelum gelaran Porprov dimulai.

“Renovasi di GOR Gajayana dimungkinkan selesai sebelum Porprov,” pungkasnya. (*)

Gelar Coching Clinic, Persaingan Triathlon di Porprov Makin Ketat

0
PENGEMBANGAN POTENSI: Ketua Pengprov FTI Jatim, Anastasia Kirana bersama pemateri dan para pelatih yang mengikuti coching clinic di Unesa, Minggu (12/1). (Laga.id/istimewa Humas FTI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jawa Timur terus berupaya untuk mengembangkan kemampuan para pelatih. Yakni dengan menggelar coaching clinic yang diikuti 42 pelatih dari 22 Pengcab FTI se-Jatim di Lab Doping Universitas Negeri Surabaya (Unesa) 10-12 Januari.

Ketua Pengprov Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jatim Anastasia Kirana optimis dari hasil kegiatan ini para pelatih memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan pembinaan atlet triathlon di daerah.

Dampaknya nanti pasti akan muncul atlet potensial dari daerah, sehingga persaingan meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX 2025 di Malang Raya semakin ketat karena atlet yang turun memiliki kemampuan yang merata.

“Saat ini pembinaan atlet di daerah sudah berjalan dengan baik, selain itu para pelatih juga sudah memiliki sertifikat kepelatihan dan mereka akan berupayan untuk melakukan pembinaan atlet untuk meraih juara di Porprov,” kata Anastasia.

Jika kekuatan atlet di daerah merata, maka tidak menutupkan kemungkinan persaingan di multievent paling bergengsi di Jatim itu bakal berlangsung ketat. Karena itu, dia berharap para pelatih yang sudah mengikuti coching clinic bisa menerapkan ilmunya untuk membina dan melatih atlet di daerah masing-masing.

“Saya sendiri tidak bisa memprediksi kabupaten/kota mana yang meraih juara umum Porprov karena seluruh Pengcab FTI di Jatim memiliki ambisi besar untuk mencetak atlet agar bisa meraih juara Porprov. Ditambah lagi para pelatih di 22 Pengcab itu juga sudah memiliki sertifikat kepelatihan,” terang Anastasia.

Menurutnya, 42 pelatih yang mengikuti coching clinic itu mendapatkan ilmu secara langsung dari pemateri yang sudah memiliki kompetensi di bidangnya, seperti Doni pelatih pelatnas balap sepeda, Fadli pelatih pelatnas yang berhasil mengantarkan Jatim juara umum PON XXI Aceh-Sumut dengan meraih 4 emas, 2 perak perunggu, kemudian Poernomo dari Unesa dan Fikri ahli analis.

“Selama ini ada beberapa atlet daerah yang bergabung berlatih di Puslatda Jatim. Usai mengikuti coching clinic saya berharap para pelatih bisa melatih para atlet di daerah masing-masing dan mencetak atlet berprestasi,” katanya. (*)

Jakarta Lavani Beri Kekalahan Pertama Surabaya Samator

0
MENANG LAGI: Jakarta Lavani Livin Transmedia tampil perkasa pada laga pekan kedua putaran pertama Proliga 2025. Mereka menang telak 3-0 (25-20, 25-19, 25-15) melawan Surabaya Samator di GOR Tridharma Gresik, Minggu (12/1/2025) malam. (Laga.id/istimewa Media Proliga)

Laga.id, Gresik – Jakarta Lavani Livin Transmedia meraih kemenangan keduanya di ajang Proliga 2025. Tim yang ditangani Nicolas Vives itu menang telak 3-0 (25-20, 25-19, 25-15) melawan Surabaya Samator dalam laga pekan kedua di GOR Tri Dharma, Gresik, Minggu (12/1/2025).

Itu sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi Samator. Dalam dua laga yang dilalui sebelumnya, Samator lebih dulu menang atas Jakarta Garuda Jaya 3-2 (4/1/2025) dan Palembang Bank SumselBabel 3-1 (10/1/2025).

Sementara di laga pertamanya, Lavani menang 3-1 atas Jakarta Bhayangkara Presisi (3/1/2025) di GOR Jatidiri, Semarang.

Asisten pelatih Lavani Erwin Rusni bersyukur. Bukan hanya karena menang, tetapi Dio Zulfikri dkk juga menunjukkan perkembangan.

“Kami alhamdulillah keseluruhan mulai ada peningkatannya. Terutama si (Taylor Lee) Sander,” kata Erwin.

“Mungkin ada sedikitlah kekurangan seperti servis, kadang-kadang kami mati sendiri. Tapi akan kami perbaiki,” lanjutnya.

Sander mencetak 13 poin melawan Samator. Dia terpaut sedikit dari Renan Buiatti yang jadi top scorer tim dengan 14 poin. Saat laga perdana melawan Bhayangkara Presisi dua pekan lalu, Sander mencetak 10 poin.

Selanjutnya, Erwin berharap Lavani bisa terus mempertahankan konsistensi. Dalam laga pekan ketiga di GOR Ken Arok, Malang, Lavani akan menghadapi dua laga. Yakni melawan Jakarta Garuda Jaya pada Jumat (17/1/2025) dan Palembang Bank SumselBabel pada Minggu (19/1/2025).

“Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya kami bisa stabil, bisa kembali dapat poin,” harap Erwin.

Di sisi lain, hanya ada satu pemain Samator yang mencetak poin lebih dari dua digit lawan Lavani. Yakni Rama Fazza Fauzan yang mencetak 16 poin. Sedangkan, outside hitter asing Samator asal Kuba Yaisel Punales mencetak sembilan poin.

Dalam laga pekan ketiga Proliga 2025, Samator hanya akan bermain sekali. Yaitu melawan Jakarta Bhayangkara Presisi pada Sabtu (18/1/2025). (*)

Telak! Gresik Petrokimia Kandaskan Yogya Falcons

0
KEMENANGAN KEDUA: Dua pemain Gresik Petrokimia mencoba memblok smash dari penggawa Yogya Falcons Sabina Altynbekova pada laga Proliga 2025. Gresik Petrokimia pun mengalahkan Yogya Falcons 3-0 (25-21, 25-8, 25-20) di GOR Tridharma Gresik, Minggu (12/1/2025) petang. (Laga.id/Putu Aditama)

Laga.id, Gresik – Tim bola voli putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia meraih kemenangan keduanya di ajang Proliga 2025. Mereka mengalahkan Yogya Falcons 3-0 (25-21, 25-8, 25-20) pada lanjutan seri kedua putaran pertama Proliga 2025 di GOR Tridharma Gresik, Minggu (12/1/2025).

Sama-sama menurunkan skuad terbaiknya, Gresik Petrokimia lebih mendominasi permainan. Sebaliknya Yogya Falcons yang berisikan pemain muda tampil sedikit tegang.

Sejak set pertama, Gresik Petrokimia langsung tancap gas. Kendati pemain-pemain Yogya Falcons sudah mengantisipasi, tetap menjadi milik Gresik Petrokimia dengan skor 25-21.

Pada set kedua, Yogya Falcons yang berhasil merebut poin lebih dulu gagal mempertahankan keunggulan. Bahkan, perolehan poin Gresik Petrokimia terus berlanjut dan ditutup dengan 25-8.

Sempat tampil percaya diri pada awal-awal set pertama dan kedua, para pemain Yogya Falcons tampak tegang di set ketiga. Akibatnya, upaya Sabina Altynbekova dkk. yang mencoba bangkit gagal. Set ketiga pun dimenangkan Gresik Petrokimia dengan 25-20.

Usai laga, pelatih Yogya Falcons Marcos Sugiyama Esteves mengakui sebenarnya setiap hari mempersiapkan timnya untuk pertandingan. Menurutnya, disetiap pertandingan dia meminta pemainnya bisa tampil percaya diri.

“Ya (seharusnya) seperti saat latihan saja, harus lebih percaya diri. Dan kita lihat tadi seperti apa pertandingan tadi. Anak-anak seperti kehilangan fokus,” ucap Sugiyama.

Pelatih asal Brasil itu menilai kualitas para pemain muda Yogya Falcons bisa bersaing. Apalagi, para pemain tersebut dipersiapkan untuk Timnas Bola Voli Indonesia berlaga di Piala Dunia U-21.

“Sebenarnya pemain-pemain ini banyak yang bagus, dan perlu latihan lebih keras lagi,” tukas Sugiyama.

Sementara itu, salah satu pemain Yogya Falcons Andra Risky Azahra mengakui lawan tuan rumah cukup berat. Hasil ini membuat Yogya Falcons melanjutkan tren buruknya alias belum pernah mencicipi kemenangan selama tampil di awal musim Proliga 2025.

“Tapi kami tadi coba melawan dengan baik,” ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Gresik Petrokimia Ayub Hidayat mengaku bersyukur atas kemenangan hari ini. Dia pun optimistis anak asuhnya bisa tampil lebih baik pada seri ketiga putaran pertama Proliga 2025 di Malang.

“Tapi kami tetap akan evaluasi satu atau dua hari kedepan, untuk pertandingan seri Malang,” ujarnya.

Terkait pemain asing, Ayub mengatakan kondisinya semakin baik. Kitania Medina dan Tran Thi Thanh Thuy dinilai sudah berkembang sesuai yang diharapkan.

“Semoga di Malang nanti kondisinya lebih baik lagi,” ujar Ayub.

Salah satu pemain Gresik Petrokimia Mediol Stiovani Yoku juga mengakui komunikasi antar pemain sudah baik. “Tapi untuk kedepan tetap akan diperbaiki,” akunya. (*)