Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 14

Hadapi PSM Makassar, Persebaya Fokus Atasi Krisis Pemain dan Rapuhnya Pertahanan

0
HARGA MATI: Kemenangan menjadi hal yang Mihailo Perovic dkk. tidak dapat ditawar saat Persebaya menjamu PSM pada lanjutan pekan ke-23 Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya besok malam WIB. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Surabaya – Persebaya Surabaya bersiap menjamu PSM Makassar dalam laga pekan ke-23 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) malam WIB. Menatap laga krusial ini, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menekankan urgensi perbaikan lini pertahanan setelah menelan dua kekalahan beruntun pada laga sebelumnya.

Sebelumnya, tim asal Kota Pahlawan tersebut takluk 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dan 1-3 saat bertandang ke markas Persijap Jepara. Statistik juga menunjukkan rapor merah di sektor belakang Bajul Ijo, di mana empat dari lima gol terakhir yang bersarang di gawang mereka berasal dari skema bola mati alias set piece.

Kondisi ini diperparah dengan badai absennya sejumlah pilar utama akibat akumulasi kartu, cedera, hingga gangguan kesehatan. Meski demikian, Tavares menegaskan tidak ingin mencari alasan di balik situasi sulit tersebut.

“Kita perlu keseimbangan. Kami harus belajar dari dua laga terakhir karena kami membuat banyak kesalahan, terutama pada bola mati,” ujar Bernardo Tavares dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan, Selasa (24/2/2026).

“Penting bagi kami untuk fokus pada apa yang bisa kami lakukan besok agar bisa tampil maksimal,” sambung juru racik berusia 44 tahun tersebut.

Tavares juga menyoroti tantangan fisik yang dihadapi skuadnya, mengingat Juku Eja, julukan PSM Makassar, memiliki waktu istirahat satu hari lebih banyak. Ia berharap kehadiran para suporter di GBT dapat menjadi suntikan motivasi bagi para pemain pengganti yang akan turun mengisi kekosongan skuad utama.

“Di saat-saat sulitlah suporter sejati terlihat. Jika pemain membuat kesalahan, kami butuh dukungan agar mereka berani mengambil risiko lagi di lapangan,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Dengan ambisi memutus tren negatif, kemenangan di kandang menjadi harga mati bagi Persebaya untuk menjaga posisi di klasemen. (*)

Duel Sengit di Ternate dan Upaya Semen Padang Keluar dari Zona Merah

0
BERSINAR: Penyerang gaek David da Silva bakal menjadi andalan lini depan Malut United FC membongkar pertahanan Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-23 Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate malam ini WIB. (Laga.id/istimewa ileague)

Laga.id, Ternate – Dua laga krusial tersaji pada pekan ke-23 Super League 2025/2026, Selasa (24/2/2026). Duel papan atas antara Malut United FC melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, menjadi sorotan utama bagi para pecinta sepak bola nasional.

Pertandingan yang dijadwalkan sepak mula (kick-off) pada pukul 19.00 WIB ini menjadi ajang pembuktian bagi Malut United sebagai tim tersubur musim ini. Mereka saat ini berada di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan koleksi 41 poin dari 22 pertandingan.

Laskar Kie Raha akan menjamu Macan Kemayoran yang menduduki posisi kedua dengan 47 poin. Kemenangan menjadi harga mati bagi Persija jika ingin terus menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen.

SOLID: Jordi Amat (kiri) membangun pertahanan yang tangguh bagi Persija Jakarta sejauh ini mendapat ujian saat saat menantang Malut United FC pada pekan ke-23 Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate malam ini WIB. (Laga.id/istimewa ileague)

Duel Tim Produktif Melawan Pertahanan Kokoh
Berdasarkan data statistik, Malut United merupakan tim dengan produktivitas gol tertinggi di liga, yakni mengemas 44 gol. Trio lini depan mereka—David da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne del Pino—telah berkontribusi sebanyak 27 gol. Sebaliknya, Persija datang dengan modal pertahanan yang solid, baru kebobolan 17 kali dari 22 laga yang telah dijalani.

Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menegaskan kesiapan timnya meski harus kehilangan dua pilar pertahanan akibat akumulasi kartu. “Fokus kami sepenuhnya menghadapi Persija. Kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin di hadapan pendukung sendiri. Hal terpenting adalah bermain secara kolektif,” ujar Hendri dalam sesi konferensi pers di Ternate (23/2/2026).

POSITIF: Semangat tim Bhayangkara Presisi Lampung FC tengah tinggi untuk mengandaskan tamunya, Semen Padang FC pada lanjutan pekan ke-23 Super League di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. (Laga.id/istimewa Official Bhayangkara FC)

Bhayangkara Presisi Jamu Semen Padang di Lampung
Setelah laga di Ternate, kompetisi berlanjut ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC (peringkat 8) akan menjamu Semen Padang FC (peringkat 17) pada pukul 20.30 WIB.

The Guardians tengah dalam tren positif usai meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Persik Kediri pekan lalu. Sebaliknya, Semen Padang yang berada di zona degradasi dengan 16 poin mengemban misi berat untuk mencuri poin demi memperbaiki posisi di klasemen.

Hasil dua pertandingan malam ini dipastikan akan mengubah konstelasi papan atas dan papan bawah klasemen sementara, sekaligus menjadi ujian konsistensi bagi tim-tim besar dalam perburuan gelar juara musim ini. (*)

Everton 0-1 Manchester United: Berkat Gol Tunggal Benjamin Sesko

0
PAHLAWAN: Benjamin Sesko berselebrasi setelah gol tunggalnya membawa Manchester United mengalahkan Everton pada lanjutan Premier League di Hill Dickinson Stadium dini hari tadi WIB. (Laga.id/istimewa Chris Brunskill/Fantasista via Getty Images)

Laga.id, Liverpool – Manchester United berhasil mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Everton di Hill Dickinson Stadium dalam lanjutan pekan ke-27 Premier League 2025/2026, Selasa (24/2/2026) dini hari WIB.

Gol semata wayang yang dicetak oleh penyerang muda, Benjamin Sesko, menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi tim tamu di hadapan publik Merseyside.

Hasil ini membawa anak asuh Michael Carrick kembali menembus posisi empat besar klasemen sementara dengan koleksi 48 poin. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Everton tertahan di peringkat kesembilan dan memperpanjang tren negatif mereka yang belum pernah menang dalam tujuh laga kandang terakhir di stadion baru mereka.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Manchester United langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama lahir pada menit ke-4 melalui aksi Amad Diallo, namun tendangannya masih mampu ditepis oleh kiper Everton, Jordan Pickford.

Everton merespons dengan pertahanan rapat dan disiplin yang membuat barisan depan Setan Merah kesulitan mencari celah hingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, perubahan taktik dilakukan dengan memasukkan Benjamin Sesko untuk menambah daya gedor. Keputusan ini membuahkan hasil pada menit ke-71 melalui skema serangan balik cepat.

Matheus Cunha melepaskan umpan panjang akurat ke arah Bryan Mbeumo yang kemudian meneruskannya kepada Sesko. Dengan penyelesaian klinis, Sesko melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri bawah gawang yang gagal dijangkau Pickford.

Everton mencoba bangkit di sisa waktu pertandingan dengan meningkatkan intensitas serangan. Bek Michael Keane sempat melepaskan tembakan jarak jauh yang mengarah ke gawang, namun kiper United, Senne Lammens, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial. Hingga enam menit tambahan waktu berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap tidak berubah.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Manchester United untuk menjaga konsistensi di zona Liga Champions, sementara Everton harus segera melakukan evaluasi guna menjauh dari kejaran tim-tim di bawahnya dalam sisa musim kompetisi.

Data Fakta Pertandingan
Statistik Pertandingan
Everton – Manchester United
Goal: 0-1
Total Shots: 12-11
Shots on Target: 4-3
Posession: 48%-52%
Fouls: 12-7
Offsides: 1-0
Yellow Cards: 2-3
Red Cards: 0-0
Attendance: 52.326

Susunan Pemain
Everton: 1-Jordan Pickford; 37-James Garner, 6-James Tarkowski (C), 5-Michael Keane, 32-Jarrad Branthwaite; 27-Idrissa Gana Gueye, 42-Tim Iroegbunam (9-Beto 79′); 45-Harrison Armstrong (19-Tyrique George 73′), 22-Kiernan Dewsbury-Hall, 10-Iliman Ndiaye; 11-Thierno Barry.
Pelatih: David Moyes.

Manchester United: 31-Senne Lammens; 2-Diogo Dalot, 5-Harry Maguire, 15-Leny Yoro, 23-Luke Shaw; 18-Casemiro, 37-Kobbie Mainoo; 16-Amad Diallo (30-Benjamin Sesko 58′), 8-Bruno Fernandes (C), 10-Matheus Cunha (26-Ayden Heaven 90′); 19-Bryan Mbeumo (3-Noussair Mazraoui 78′).
Pelatih: Michael Carrick. (*)

Pabersi Jatim Gelar Dua Kejurprov Demi Putus Paceklik Emas PON

0
BAHAS PROGRAM: Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil mendukung rangkaian kompetisi berjenjang dan pembenahan lisensi pelatih yang diusung Ketua Umum Pabersi Jatim Abram Nathan (kanan) guna mengembalikan kejayaan angkat berat di kancah nasional. (Laga.id/istimewa Official Pabersi Jatim)

Laga.id, Surabaya – Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jawa Timur resmi mengagendakan dua Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pada tahun 2026 sebagai langkah konkret memutus rantai nihil medali emas dalam tiga edisi Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir.

Paceklik medali emas angkat berat dalam tiga periode PON menjadi sorotan utama dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pabersi Jatim di Surabaya, Sabtu (21/2/2026), yang berfokus pada penguatan kompetisi dan standarisasi SDM.

Menghadapi tantangan Pra-PON 2027, Pabersi Jatim mulai memetakan kekuatan atlet melalui rangkaian kompetisi berjenjang dan pembenahan lisensi pelatih guna mengembalikan kejayaan angkat berat di kancah nasional.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa angkat berat harus menjadi cabang olahraga prioritas pembinaan. Ia menginstruksikan seluruh pengurus daerah untuk segera mempersiapkan diri menghadapi Pra-PON 2027 sebagai gerbang menuju PON 2028.

“Angkat berat ini cabor penting yang harus dikembangkan di Jawa Timur. Tiga PON terakhir kita belum dapat emas. Karena itu saya minta daerah benar-benar mempersiapkan diri menuju Pra-PON 2027,” tegas Nabil.

Nabil menambahkan, Pra-PON 2027 merupakan momentum krusial untuk mengukur kemampuan atlet sebelum berlaga di panggung utama. Ia meminta pengurus memaksimalkan potensi atlet “setengah matang” agar mencapai puncak performa. Selain itu, Nabil mendorong KONI Pusat segera menetapkan daftar cabor PON guna kepastian program pembinaan.

“Cabor harus sering ikut kompetisi dan event. Jangan hanya kuat di latihan, tapi tidak kuat di pertandingan,” ujarnya.

Merespons arahan tersebut, Ketua Umum Pabersi Jatim, Abram Nathan, memastikan akan menggelar dua Kejurprov pada 2026. Kejurprov pertama dijadwalkan pada Mei atau Juni untuk kelas sub-junior dan umum, sementara edisi kedua pada Desember khusus kategori junior. Agenda ini sekaligus menjadi pra-kualifikasi menuju Porprov mendatang.

“Kita akan setting seperti babak kualifikasi agar saat Porprov nanti benar-benar diikuti atlet yang sudah memenuhi standar kualitas,” kata Abram.

Selain aspek teknis, Pabersi Jatim fokus memperkuat database serta standarisasi lisensi pelatih dan wasit yang selama ini belum merata. Program penataran akan digencarkan untuk menyamakan visi pembinaan di seluruh kabupaten/kota.

Langkah administratif ini diambil agar seluruh regulasi organisasi selaras dengan kebijakan KONI demi mencapai target medali emas pada PON 2028.

Angkat berat provinsi ujung timur Pulau Jawa ini sedang berada di titik nadir dan tidak butuh lagi sekadar janji manis di atas meja rapat. Jam terbang atlet adalah harga mati yang harus dibayar jika tidak ingin kembali pulang dengan tangan hampa dari Pra-PON mendatang. (*)