Sunday, August 2, 2026
Google search engine
Home Blog Page 141

Tuan Rumah Bidik Gelar di WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024

0
TARGET JUARA: Pebulutangkis Indonesia Rahmat Hidayat, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Isyana Syahira Meida, Rinjani Kwinara Nastine, dan Chiara Marvella Handoyo bertekad menjadi juara pada ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Jatim Expo, Surabaya 22-27 Oktober. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Kiprah calon-calon penerus bulu tangkis Indonesia bakal berlanjut pada ajang internasional bertajuk WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024. Indonesia menurunkan 82 pemain andalan dengan target juara.

 

Pada ajang yang bakal bergulir di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur pada 22-27 Oktober itu, Indonesia menurunkan pebulu tangkis yang baru saja memboyong Piala Suhandinata ke tanah air. Selain itu, pasukan Garuda Muda di Kejuaraan Dunia Junior 2024 juga akan tampil di sini.

 

Sebut saja Moh. Zaki Ubaidillah, Bismo Raya Oktora, Mutiara Ayu Puspitasari hingga Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine. Yang menarik, terjadi perombakan pasangan di ganda putri yaitu Lanny Tria Mayasari yang berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rachel Allessya Rose yang dipasangkan dengan Kelly Larissa.

 

Salah satu Pebulu tangkis tunggal putri Chiara Marvella Handoyo mengaku senang bisa kembali berlaga di Kota Pahlawan. Pemain kelahiran 14 Juni 2005 itu bertekad untuk bisa meraih hasil lebih baik ketimbang di turnamen sebelumnya.

 

Untuk diketahui, tunggal putri ranking 91 dunia itu hanya mampu menjadi runner up saat ajang ini digelar di Pekanbaru beberapa waktu lalu. Pada partai puncak, Chiara menyerah dari wakil Jepang, Hina Akechi 21-11, 18-21, 7-21.

 

“Tentu saya ingin memberikan yang terbaik. Setelah sebelumnya hanya menjadi runner up saya termotivasi untuk bisa meraih gelar juara dan naik podium di Surabaya,” ungkap runner up BWF World Junior Championships 2023 itu dalam konferensi pers di Hotel Alana, Surabaya, Senin (21/10/2024).

 

Dari sektor ganda putra, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Rahmat Hidayat juga termotivasi ingin memberikan yang terbaik. Pasangan ranking 61 dunia itu juga ingin menjadi jawara setelah dipasangkan pada awal tahun itu baru meraih gelar juara pada ajang Sri Lanka International Challenge 2024.

 

“Kami tentu ingin menjadi juara. Kami belajar banyak dari beberapa kesalahan saat hanya mampu menjadi runner up di Pekanbaru. Dengan persiapan yang kami lakukan, kami mencoba memberikan yang terbaik pada setiap pertandingannya,” ungkap Rahmat.

 

“Kami mencoba kembali menemukan bentuk permainan terbaik. Pada turnamen terakhir di Macau Open 2024, kami kalah di babak awal dari rekan sendiri. Tentu kami tidak ingin meraih hasil minor dan mencoba memberikan yang terbaik dengan menjadi juara,” Yeremia menambahkan.

 

Motivasi yang ditularkan senior-seniornya juga membuat pasangan Isyana Syahira Meida/RInjani Kwinara Nastine termotivasi. Apalagi, ganda putri juara Seleknas 2024 tersebut tengah dalam tren positif seusai menjadi semifinalis pada BWF World Junior Championships 2024.

 

Berbekal pengalaman di ajang tersebut membuat pasangan ranking 160 dunia itu berharap bisa bermain lebih baik di hadapan publik sendiri. Kendati pasangan baru, keduanya tentu tidak mau kalah dengan pasangan-pasangan senior lainnya nanti.

 

“Kami tidak punya banyak waktu persiapan setelah tampil pada ajang BWF World Junior Championships 2024. Tentu kami punya pengalaman setelah berlaga di turnamen tersebut dan berharap bisa menerapkan permainan terbaik di ajang ini,” ungkap Rinjani.

 

“Persaingan di turnamen nanti tentu tidak mudah. Kami tentu tidak mau mengalah begitu saja dan berharap bisa memberikan kejutan dengan bermain yang lebih baik pada setiap babaknya,” Isyana menambahkan.

 

Untuk diketahui, WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 diisi 233 pemain dari 19 negara. Negara tersebut adalah Australia, Brunei Darussalam, Cyprus, Mesir, Prancis, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Mexico, Myanmar, Filipina, Sri Lanka, Swiss, Thailand, Chinese Taipei, Amerika Serikat, Zambia dan tentunya tuan rumah Indonesia. (*)

 

Tags

WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024, Indonesia International Challenge 2024, Bulu Tangkis, Chiara Marvella Handoyo, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Rahmat Hidayat, Isyana Syahira Meida, Rinjani Kwinara Nastine

 

Foto:

  1. TARGET JUARA: Pebulutangkis Indonesia Rahmat Hidayat, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Isyana Syahira Meida, Rinjani Kwinara Nastine, dan Chiara Marvella Handoyo bertekad menjadi juara pada ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Jatim Expo, Surabaya 22-27 Oktober. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Jelang Liverpool vs Chelsea, Enzo Maresca Peras Otak Redam Keangkeran Anfield

0
PERAS OTAK: Pelatih Enzo Maresca (tengah) dan asisten pelatih Roberto Vitiello tampak sumringah pada sesi latihan rutin Chelsea di Cobham jelang menantang tuan rumah Liverpool. (Laga.id/Getty Images via Darren Walsh/Chelsea FC)

Laga.id, Cobham – Duel bigmatch dua tim empat besar tersaji pada pekan delapan Premier League 2024/2025. Liverpool akan menjamu Chelsea pada pertandingan di Anfield Stadium, Minggu (20/10/2024) pukul 22.30 WIB. Saat ini, kedua tim terpaut empat poin.

Liverpool memiliki keunggulan karena tengah menikmati ‘bulan madu’ di era Arend Martijn Slot. Selain itu, Liverpool berstatus tuan rumah dan tak terkalahkan pada enam laga Premier League terakhir lawan Chelsea, meski lima laga di antaranya berakhir imbang.

Chelsea juga hanya menang sekali dari sembilan laga tandang di Anfield, pada ajang Premier League, kontra Liverpool: imbang lima kali dan kalah lima kali.

Menyandang status non unggulan jelang laga ke Anfield Stadium, Enzo Maresca, pelatih Chelsea, terus memeras otak agar dapat menyakiti Liverpool di sana. Musim ini, Liverpool sudah pernah kalah di Anfield Stadium saat melawan Nottingham Forest (0-1).

Chelsea memiliki cukup pemain di lini serang untuk mengancam pertahanan Liverpool, seperti Cole Palmer, Jadon Sancho, Christopher Nkunku, Nicolas Jackson, hingga Noni Madueke.

“Ini (Liverpool) adalah tim yang menyembunyikan beberapa hal dari pelatih sebelumnya dan menambahkan hal-hal baru,” kata Maresca kepada Sky Sport Italia.

“Tentunya, ini adalah tim kuat yang akan bertarung di puncak klasemen Premier League musim ini. Namun, kami akan mencoba memainkan sepak bola kami, seperti yang telah kami lakukan sejak awal,” tambahnya.

“Kami selalu menghormati lawan, namun pada saat yang sama, kami ingin fokus pada bagaimana kami dapat menyakiti mereka dan mencegah mereka melakukan hal yang sama.”

“(Anfield) punya lingkungan yang bagus. Kami akan mencoba pergi ke sana, memainkan sepak bola kami dan mencoba mendapatkan poin.”

“Kami merencanakan permainannya, tetapi tim lain juga merencanakan permainannya sehingga terkadang Anda kesulitan. Namun pada akhirnya, penting bahwa niat tim harus sama,” tegas Maresca.

Pelatih asal Italia juga berharap dapat terus membuat fans Chelsea bangga dengan performa tim yang konsisten. The Blues sejauh ini bermain kompetitif di semua kompetisi yang diikuti.

“(Hubungan dengan suporter) sangat penting. Saya sangat menyukainya di kandang dan tandang, tetapi jika kami bisa membangun sesuatu yang penting dengan mereka di kandang, saya pikir itu akan menjadi hal yang luar biasa bagi kami,” tambah Maresca.

“Bagi para fans, senang rasanya bisa bangga pada para pemain. Saat Anda melihat tim dan pemain Anda bertarung dan berusaha memenangkan pertandingan, itu adalah momen yang baik untuk para penggemar,” pungkasnya. (*)

Thomas Tuchel: Siapkan Permainan Menyerang nan Keras dan Minta Inggris Lepas dari Sejarah

0
Thomas Tuchel (kanan) bersama Mark Bullingham, Chief Executive Officer FA, saat diperkenalkan sebagai pelatih anyar Inggris di Wembley Stadium, London, 16 Oktober 2024. (Laga.id/Getty Images via Eddie Keogh-The FA)

Laga.id, London – Thomas Tuchel mengatakan Inggris dapat membebaskan diri dari sejarah dan bekerja untuk mewujudkan impian di Piala Dunia 2026. Hal ini disampaikan Tuchel setelah penunjukannya sebagai pelatih Inggris.

Tuchel dikonfirmasi sebagai pelatih The Three Lions dan akan resmi bertugas pada 1 Januari 2025 setelah menandatangani kontrak selama 18 bulan.

Tuchel mengungkapkan bahwa dirinya telah ditugaskan untuk membawa Inggris ke Piala Dunia 2026, di mana mereka kemudian akan berusaha untuk mengakhiri penantian 60 tahun.

“Tidak ada yang mustahil dalam olahraga,” kata Tuchel dikutip dari BBC.

“Namun pada titik tertentu kita harus membebaskan diri dari sejarah, kita harus fokus pada proses dan ini akan dimulai pada Januari,” tambah pelatih berkewarganegaraan Jerman itu.

Bagi Tuchel, sepak bola Inggris sudah tak asing bagi. Dia pernah jadi manajer Chelsea pada 2021 hingga 2022. Pada periode itu, Tuchel memberikan gelar Liga Champions untuk The Blues.

Tuchel juga menjelaskan bahwa awalnya dia tidak yakin untuk beralih dari klub ke sepak bola internasional. Tetapi dia kemudian bersemangat untuk bekerja dengan sekelompok pemain yang sangat istimewa dan menarik.

Tuchel menggantikan Gareth Southgate, yang mengundurkan diri setelah delapan tahun bertugas menyusul kekalahan Inggris dari Spanyol di final Euro 2024.

Tuchel menjelaskan, dia pertama kali ditanya tentang minatnya untuk melatih Inggris melalui telepon pada Agustus dan dia memutuskan untuk menerima peran tersebut setelah dua pertemuan lebih lanjut.

“Saya langsung mengerti bahwa ini adalah pekerjaan besar. Saya pikir pekerjaan yang Anda jalani selalu merupakan pekerjaan terbesar. Tetapi ini terasa besar dan terasa seperti hak istimewa,” kata Tuchel.

“Kami sangat ingin jadi juara dan kami punya semua bahannya, jadi saya pikir kami harus mencoba menerapkannya ke dalam gaya permainan kami,” tambah Tuchel.

“Saya rasa kami harus memainkan gaya sepak bola menyerang dan kami harus mencoba menekankan sisi fisik permainan karena inilah inti dari sepak bola Inggris dan inilah yang membuat fans kami bersemangat. Ini akan cocok,” tandasnya. (*)

Nyaris Tergelincir, Macan Putih Sukses Terkam Tangsel Warrior

0
JAGO TANDANG: Para pemain Persik Kediri merayakan gol yang dicetak Ze Valente (tengah) untuk kemenangan 3-2 atas tuan rumah Dewa United pada lanjutan Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, sore tadi. (Laga.id/Official Persik Kediri)

Laga.id, Bogor – Persik Kediri menang 3-2 atas tim tuan rumah Dewa United dalam laga pekan ke-8 Liga 1 2024/2025 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Kamis (17/10/2024).

Persik sukses meraih kemenangan melalui gol yang sukses di cetak Riyanto Abiyoso pada menit ke-15 dan 31′, serta Jose Pedro Magalhaes Valente alias Ze Valente menit ke-47.

Sementara itu, Dewa United mencoba mengejar ketertinggalan melalui gol Risto Mitrevski pada menit ke-88 dan Alex Martins 90+4′.

Beruntung, Macan Putih berhasil mempertahankan keunggulan dan akhirnya keluar sebagai pemenang. Namun, kebobolan dua gol di menit terakhir, akan menjadi bahan evaluasi bagi klub asal Kota Tahu tersebut.

Pelatih Persik Marcelo Rospide mengaku sangat senang dengan hasil pertandingan ini. Meskipun begitu terdapat hal yang perlu dievaluasi lagi dalam pertandingan tersebut.

Terlebih mereka kebobolan dua gol di akhir babak kedua yang bersarang di gawang Leo Navacchio. Selain itu terdapat beberapa peluang yang gagal dikonversi menjadi gol ke gawang Tangsel Warrior.

“Semua pemain hari ini luar biasa. (Tapi) kita akan evaluasi dari banyaknya peluang yang dihasilkan,” ujarnya dalam jumpa pers usai laga.

“Lini belakang sedikit hilang konsentrasi. Kami akan evaluasi. Tapi situasi memang sulit, karena Dewa United FC terus menekan dan tak mau kalah di kandang,” tuturnya.

Salah satu kunci kemenangan Persik dalam laga ini adalah fokus bertahan dan efesien dalam menyerang. Marcelo mengintruksikan kepada pemain untuk selalu fokus selama pertandingan. Strategi ini dirasa cukup ampuh untuk meredam permainan lawan.

“Saat bermain away, kita fokus bertahan dan efisien untuk menyerang. Cara ini terbukti dan mungkin itu kunci kesuksesan mendapatkan hasil positif laga ini,” tutup arsitek asal Brasil itu.

Menariknya, kemenangan ini menasbihkan Persik sebagai tim jago tandang. Sebelumnya, mereka mengalahkan PSS 0-2, Persis 0-1, dan mengimbangi Barito Putera 2-2. (*)