Sunday, August 2, 2026
Google search engine
Home Blog Page 142

Sengit! Saling Kudeta Tiga Besar PON XXI, Peringkat Jatim Melorot

0
PUNCAK SENGIT: Cabor pencak silat turut menyumbangkan medali emas bagi kontingen Jatim pada PON XXI Aceh-Sumut 2024. (Foto: istimewa/Bidang Humas dan Media KONI Jatim)

Laga.id, Banda Aceh – Jawa Timur masih dan terus mencoba meningkatkan prestasinya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Tapi, persaingan mulai sengit. Setelah beberapa hari memimpin klasemen perolehan medali, Jatim akhirnya lengser.

Konstetasi perolehan medali ini tak berubah jika dibandingkan dengan perhelatan PON sebelumnya. Jawa Barat, DKI Jakarta dan Jatim bakal bersaing untuk saling berebut sebagai juara umum pesta olahraga terakbar di Indonesia ini.

Jatim yang meraih total medali sebanyak 209 keping, untuk sementara harus puas di urutan ketiga. Artinya, posisi puncak yang dikuasai Jatim terlepas dari genggaman lantaran DKI Jakarta merangsek ke posisi runner up.

DKI Jakarta mengoleksi total pundi-pundi medali mencapai 215 keping. Jakarta kini di posisi kedua dengan 78 keping medali emas.

Sehari sebelumnya, Jabar baru mengoleksi 58 emas, saat ini sudah menembus ke puncak klasemen Alhasil, posisi puncak menjadi milik Jabar yang meraup sebanyak 78 emas.

Di sisi lain, koleksi medali emas Jatim sebanyak 76 keping. Terpaut 2 medali emas dengan Jabar dan DKI Jakarta.

Nah, untuk dapat mengejar Jakarta dan merebut target sebagai juara umum, atlet-atlet dari Jatim harus bekerja ekstrakeras mendapatkan emas di sisa pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut, yang berakhir pada 20 September mendatang.

Berikut 10 besar perolehan medali sementara PON XXI Aceh-Sumut 2024 hingga Jumat (13/9/2024) malam WIB:

NoKontingenEmasPerakPerungguJumlah
1.Jawa Barat787776231
2.DKI Jakarta787364215
3.Jawa Timur766865209
4.Sumatera Utara381651105
5.Aceh32283393
6.Jawa Tengah262951106
7.Bali17202663
8.DI Yogyakarta16182458
9.Lampung15111844
10.Banten13101942

Sumber: Puhlata KONI Jawa Timur. (*)

On The Track, KONI Jatim Optimistis Emas PON XXI Aceh-Sumut Terus Bertambah

0
DINAMIKA MEDALI: Tim balap sepeda Jatim borong emas di nomor Individual Time Trial (ITT) PON XXI Aceh-Sumut 2024. (Laga.id/istimewa via Bidang Humas dan Media KONI Jatim)

Laga.id, Banda Aceh – Kontingen Jawa Timur masih kukuh di puncak klasemen perolehan medali sementara Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara 2024. Jatim tetap bersaing dengan Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Sampai pukul 22.00 WIB, Selasa (10/9/2024), arek-arek Jatim sukses mengumpulkan 35 medali emas, 24 perak, dan 25 perunggu berdasarkan laman pulahtajawatimur.com.

Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan, hasil hingga hari ini masih on the track. Artinya, perolehan medali Jatim masih sesuai prediksi yang disusun sebelum multievent nasional empat tahunan ini bergulir.

“Artinya, perolehan medali emas kita masih sesuai strategi prediktif dan adaptif. Beberapa cabang olahraga (cabor) memang menargetkan lebih dari yang kita beri (target). Namun itu sudah kita perhitungkan,” terangnya.

“KONI Jatim memang ‘pelit’ menargetkan medali. Jadi benar-benar emas gemuk yang kita perhitungkan. Seperti Eko Yuli dan Luluk di angkat besi. Tapi bukan berarti yang berpotensi perak tidak kita perhitungkan,” sambungnya.

Nabil juga membeberkan banyak kejutan emas dari atlet Jatim. Sebab, mereka yang berpotensi perak justru tampil maksimal. Perkembangan itu yang menurut Nabil, diharap dapat memacu atlet Jatim lainnya untuk meraih hasil terbaik.

“Begitu data di setiap venue terkumpul, memang terus memelototi dinamika yang terjadi. Dengan perolehan sementara ini, target 169 medali emas atau paling tidak peringkat lebih baik dari PON Papua berpeluang dapat tercapai,” tandas Nabil.

Berikut 10 besar perolehan medali sementara PON XXI 2024 Aceh-Sumut hingga Selasa (10/9/2024) malam pukul 22.00 WIB:

NoKontingenEmasPerakPerungguJumlah
1.Jawa Timur35242584
2.Jawa Barat23303386
3.DKI Jakarta23301366
4.Sumatera Utara1961439
5.Aceh16111340
6.Lampung94821
7.DI Yogyakarta77923
8.Riau66719
9.Papua64414
10.Banten52714

Sumber: KONI Jawa Timur. (*)

Tak Terduga!! Noval Raih Emas Triathlon PON XXI Aceh-Sumut untuk Jatim

0
KEJUTAN: Atlet triathlon Jatim Muhammad Noval Assidiq merebut medali emas PON XXI Aceh-Sumut di nomor Standart Distance Putra pada lomba yang digelar di Dermaga Alfitrah, Keramat Mupakat, Bebesen, Aceh Tengah, Selasa (10/9/2024). (Laga.id/istimewa via Bidang Humas dan Media KONI Jatim)

Laga.id, Aceh Tengah – Atlet triathlon Jatim, Muhammad Noval Assidiq berhasil merebut medali emas di nomor Standart Distance Putra. Capaian Noval cukup mengejutkan karena sebelumnya ia tidak diprediksi meraih emas.

Noval meraih emas setelah menyentuh garis finish dengan catatan waktu 2 jam 2 menit pada lomba yang digelar di Dermaga Alfitrah, Keramat Mupakat, Bebesen, Aceh Tengah, Selasa (10/9/2024).

Sedangkan medali perak diraih Aryandra Fauzi Maulidin dari Jawa Barat dengan waktu tempuh 2 jam 7 menit. Untuk medali perunggu direbut Jauhari Johan dari Sumatera Selatan dengan waktu tempuh 2 jam 12 menit.

Ketua Umum Pengprov Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jatim Anastasia Kirana mengaku sangat terkejut dengan prestasi yang sudah di capai Noval, sebab Noval tidak diprediksi meraih emas.

“Ini adalah PON pertama bagi Noval dan kami cukup terkejut ia dapat emas. (Apalagi) Noval juga baru berlatih triathlon 1,5 tahun terakhir,” katanya.

Anastasia menjelaskan kalau selama ini para atlet triathlon Jatim menjalani latihan di Situbondo. Ia berharap keberhasilan Noval meraih emas di hari pertama penyelenggaraan triathlon bisa memicu semangat atlet Jatim untuk terus mendulang emas.

“Peningkatan Noval luar biasa dan selama ini ia sudah berlatih keras sebelum berangkat PON. Para atlet sudah berlatih dengan keras dan semoga bisa meraih hasil maksimal buat Jatim,” beber Anastasia.

“Target kami tiga emas, tapi dengan emas yang diraih Noval, harapan kami bisa empat emas,” tandasnya. (*)

Dikandaskan Jakarta, Basket Jatim Urung Penuhi Target PON XXI Aceh-Sumut

0
JUMP SHOOT: Pebasket Aven Ryan Pratama (14) mencoba menambah poin bagi Jatim pada laga final cabor bola basket putra 5X5 PON XXI Aceh-Sumut di GOR Basket Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, sore tadi. (Laga.id/istimewa via Bidang Humas dan KONI Jatim)

Laga.id, Banda Aceh – Ambisi tim bola basket Jawa Timur berjaya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 urung terjadi. Tim putra dan putri Jatim yang sama-sama lolos ke final bola basket PON XXI Aceh-Sumut tak kuasa membendung DKI Jakarta.

Pada laga puncak, tim putri Jatim yang bermain lebih dulu harus mengakui ketangguhan tim putri DKI Jakarta dengan skor telak 77-56. Sementara di sektor putra, Daniel Salamena dkk. kalah dari DKI Jakarta dengan skor 62-57 di GOR Basket Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Selasa (10/9/2024) sore.

Itu artinya, target sapu bersih semua nomor sudah gagal dipenuhi Pengprov Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jatim. Bagaimana tidak, sebelumnya basket Jatim mengusung target sapu bersih 2 emas di nomor 5X5 dan 2 emas di nomor 3X3.

Dengan kegagalan ini, Ketua Umum Pengprov Perbasi Jatim Grace Evi Ekawati meminta maaf kepada masyarakat Jatim lantaran urung membawa pulang medali emas dari basket 5X5. Kendati demikian, ia mengaku basket Jatim masih punya kesempatan menyumbang medali emas dari nomor basket 3X3 putra-putri.

“Bukan kami tidak berusaha, tapi sudah semaksimal mungkin. Dan, anak-anak sudah berusaha, berjuang hingga titik darah penghabisan, tetapi rupanya kemenangan bukan milik kita,” kata Grace Evi kepada awak media usai prosesi upacara pemenang.

“Semoga kita mendapat berkah di 3X3 putra dan putri dimana akan berjuang semaksimal mungkin demi hasil terbaik untuk Jatim. Mohon tak henti-henti doanya untuk kami. Sekali lagi mohon maaf tidak bisa kawinkan medali emas kali ini, semoga pada PON berikutnya kami bisa,” tambahnya.

Pada kesempatan terpisah, pelatih tim bola basket putra Jatim Aries Herman mengakui mental anak asuhnya sempat terganggu yang membuat beberapa tembakan free throw tidak berhasil masuk.

“Pada final ini memang ada dua faktor seperti mental dan keberuntungan yang membuat anak-anak sempat terganggu. Sebenarnya, persiapan (dua tahun) ini sudah bagus tapi pada setiap pertandingan mental menjadi penentu,” ucapnya.

Bagi tim bola basket putri, torehan medali perak merupakan penurunan prestasi. Sebab, pada PON XX Papua 2021, mereka membawa pulang medali emas. Di sisi lain, bagi tim putra ini adalah peningkatan lantaran pada PON sebelumnya hanya meraih medali perunggu. (*)