Sunday, August 2, 2026
Google search engine
Home Blog Page 143

Saat Para Legenda Olahraga Sumut Berkumpul di Tengah Penyelenggaraan PON 2024

0
Para mantan atlet Sumatera Utara berkumpul dalam diskusi "Awak Masih Ada". (istimewa)

Laga.id, Medan – Guyuran hujan yang deras tak menjadi penghalang bagi para legenda olahraga Sumatera Utara untuk berkumpul dalam acara temu kangen bertajuk “Awak Masih Ada”.

Acara yang digelar di Pos Bloc Medan, Minggu (8/9/2024) malam, penuh kehangatan meski hujan panjang di luar membuat cuaca dingin dan basah.

Para legenda ini, meskipun usia mereka telah memasuki kepala enam bahkan tujuh, tetap semangat hadir untuk mengenang masa kejayaan dan membagikan pengalaman kepada generasi muda.

Sutiyono, legenda balap sepeda Indonesia, Mardi Lestari, pelari tercepat Asia di zamannya, Nobon Kayamudin, maestro sepak bola Sumut, hingga Lydia Titaley, sang atletik handal, semua berkumpul bersama.

Mereka tidak hanya sekadar bernostalgia, tetapi juga berharap agar prestasi yang pernah mereka ukir dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda, terutama mereka yang tengah berjuang di PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

“Ini momen yang sangat berharga bagi kami. Terima kasih kepada Miftakhul Fahamsyah yang telah menginisiasi acara ini. Sebagai jurnalis dari Jawa Timur, dia menunjukkan perhatian besar kepada kami, para mantan atlet Sumut. Kami berharap pertemuan ini bisa memicu semangat baru bagi atlet muda Sumut untuk kembali mengharumkan nama daerah dan bangsa,” ujar Jan Piter Napitupulu, Ketua Ikatan Mantan Atlet Nasional Sumut, yang pernah mengharumkan nama Indonesia di cabang karate.

Para legenda ini, dengan segala kerendahan hati, menyadari bahwa waktu telah mengikis fisik mereka, namun semangat untuk melihat penerus yang lebih baik tak pernah padam.

Sutiyono, yang pernah menjadi bintang di lintasan balap sepeda, merasa terharu bisa berkumpul dengan rekan-rekannya.

“Kesempatan langka seperti ini sangat berarti. Terima kasih kepada Miftah dan rekan-rekan wartawan yang telah memfasilitasi kami. Ini memberi motivasi kepada para atlet muda yang sekarang berjuang di PON agar bisa lebih baik dari kami,” ujarnya dengan mata yang berbinar.

Mardi Lestari, yang pernah mencatatkan rekor sebagai pelari tercepat Asia, pun merasakan hal yang sama. Di balik sosok yang dulu perkasa di lintasan, kini ia hanya berharap ada penerus yang mampu melampaui pencapaiannya.

“Itu cerita lama. Saya tidak lagi Lestari, tapi semoga ada pelari baru dari Sumut yang mampu melanjutkan estafet prestasi,” katanya dengan nada optimis namun penuh kerendahan hati.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tapi juga sebuah pengingat bahwa sejarah olahraga Sumut tak boleh berhenti di era mereka.

Mereka ingin generasi muda mengulangi kejayaan yang pernah mereka capai, bahkan lebih baik lagi. Bagi mereka, prestasi bukan hanya tentang masa lalu, melainkan juga tentang membuka jalan bagi masa depan yang lebih gemilang.

Hadir pula di acara ini legenda-legenda lainnya seperti Semi Suharto (polo air), Joseph Lumi (atletik), dan Ade Nurlaila (atletik). Mereka semua datang dengan satu harapan yang sama:agar api semangat olahraga Sumut terus menyala di hati para penerus.

Sementara Penggagas Kegiatan itu, Miftakhul Fahamsyah mengatakan, kegiatan itu berawal dari rasa rindunya melihat sosok-sosok olahragawan yang pernah mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia, yang kebetulan berasal dari Sumut.

Momen PON 2024 yang sedang berlangsung di Aceh dan Sumut menurutnya merupakan saat yang tepat untuk mengobati rindunya, sebagai jurnalis olahraga Jawa Timur yang juga mengetahui nama-nama masyhur para legenda tersebut.

Fim, sapaan Miftakhul, juga berterima kasih kepada Indra Efendi Rangkiti, seorang dosen yang juga pemerhati olahraga yang dekat dengan para legenda olahraga itu.

Pertolongan dari Indra akhirnya membuat rasa kangen sekaligus penasarannya melihat kondisi para legenda itu terwujud.

Incar Empat Emas PON XXI Aceh-Sumut, Ini Nomor Andalan Paralayang Jatim

0
USUNG ANDALAN: Para atlet paralayang Jatim saat bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Jatim Suhartono jelang keberangkatan pada ajang PON XXI Aceh-Sumut. (Laga.id/istimewa via Pengprov Paralayang Jatim)

Laga.id, Banda Aceh – Cabang olahraga (cabor) paralayang Jawa Timur bertekad bisa mengulang sukses Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX 2021 dengan meraih gelar juara umum dengan meraih 6 emas, 3 perak, dan 2 perunggu.

Delapan atlet dipersiapkan untuk dapat memenuhi target yang diusung tersebut. Patriot-patriot olahraga dirgantara itu diharapkan bisa merebut empat medali emas pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

Delapan atlet paralayang Jatim yang akan turun di PON kali ini adalah Jafro Megawanto, ⁠Roni Pratama, ⁠Joni Efendi, ⁠Permadi Chandra B, ⁠Ardiansyah Mega Putra (putra). Sedangan atlet putri, ⁠Rika Wijayanti, ⁠Susana Dwi Cahyati dan ⁠Syahdana Revi.

Perlombaan cabang olahraga paralayang digelar mulai 8-19 September di Taman Rusa Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Besar. Ketua Pengprov Paralayang Jatim Arif Eko Wahyudi mengatakan empat medali emas itu diharapkan bisa diambil di nomor lintas alam beregu dan perorangan.

“(Nomor) andalan kita memang di lintas alam beregu, namun saya berharap kita bisa meraih lebih dari empat emas dan kalau bisa juara umum seperti di PON Papua,” katanya, Sabtu (7/9/2024).

Saat disinggung mengenai persiapan sebelum turun di PON, Arif mengatakan kalau selama ini para atlet berlatih di Puslatda yang digelar di Kota Batu. Selain itu para atlet juga aktif mengikuti kejuaraan nasional maupun internasional yang digelar di Indonesia.

Arif juga menjelaskan selama ini para atlet tidak berlatih di luar negeri karena keterbatasan dana. Selain itu ia juga lebih mengutamakan beli alat baru dari pada berlatih di luar negeri.

“Apa gunanya kita try out ke luar negeri tapi tidak punya alat. Maka kita pilih beli alat, karena alat saat digunakan untuk latihan sama dengan saat berlomba,” terang ASN Dispora Jatim itu.

Dihubungi terpisah, pelatih paralayang Jatim Yustira Ramadhani mengatakan kondisi para atlet sudah siap untuk turun di PON. Ia berharap para atlet tampil maksimal dan bisa merealisasikan target empat emas.

“Kondisi para atlet sudah siap untuk bertanding di PON dan semoga meraih target tapi kalau bisa melebihi target emas,” ungkapnya. (*)

Keren, Basket Putri Jatim Lolos Semifinal Usai Bungkam Papua 60-24

0
BLOCK OUT: Pebasket putri Jatim Erlita Christiana (4) mencoba mengadang pemain basket putri Papua pada laga yang berkesudahan 60-24 di GOR Harapan Bangsa, Banda Aceh, pagi ini. (Laga.id/istimewa via Bidang Humas dan Media KONI Jatim)

Laga.id, Banda Aceh – Tim bola basket putri Jawa Timur masih terlalu perkasa untuk tim putri Papua di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Buktinya, Melisa Erika Saleh dkk. berhasil mengalahkan Papua dengan skor telak 60-24 di GOR Harapan Bangsa, Banda Aceh, pagi ini (7/9/2024).

Permainan agresif ditunjukkan tim putri Jatim sejak kuarter pertama membuat Papua kelimpungan. Maklum, tim putri Jatim membutuhkan kemenangan setelah sebelumnya takluk dari tim basket putri DI Yogyakarta, Kamis (5/9/2024) kemarin.

Meski tim bola basket putri Jatim tampil trengginas, permainan yang sabar membuat mereka lebih tertata untuk menggempur pertahanan Papua. Hanya saja, dari 23 percobaan tembakan 3 angka, hanya 6 tembakan yang berhasil.

Begitu tampil mendominasi dan unggul poin, pelatih tim putri basket Jatim Jovita Elizabeth Simon melakukan rotasi. Dia menurunkan pemain lapis kedua pada kuarter ketiga. Meskipun begitu, tidak menurunkan intensitas serangan yang dibangun tim putri Jatim.

“Kami memang menurunkan pemain lapis kedua di babak pertengahan untuk mempersiapan di semifinal nantinya,” ungkap Jovita Simon usai pertandingan.

Meski meraih kemenangan, Jovita mengaku tetap akan melakukan evaluasi pada semua pemain, termasuk lapis kedua. Selanjutnya, di babak semifinal nanti Jatim berpeluang menghadapi Jawa Tengah atau Jawa Barat.

“Karena memang pertandingan (calon) lawan kami sore ini baru akan digelar. Jadi kami menyimpan pemain utama,” beber Jovita.

“Kedepannya pasti kami akan terus berbenah apa saja yang kurang untuk laga semifinal,” pungkas mantan pemain Basket Jatim ini.

Michelle Joanne Wiratama menjadi pemain yang menonjol bagi Jatim dengan 11 poin dan 3 assist. Di sisi lain, Godhelva Yenzy Grania Rapi yang menyumbangkan 11 poin, 3 rebound dan 1 assist menjadi yang terbaik di kubu Papua. (*)

7 Cabor Perebutan Emas, Berikut Jadwal Kontingen Jatim

0
BALAP SEPEDA: Cabor balap sepeda Jatim menyumbangkan dua medali masing dari Feri Yudonono yang membawa pulang emas dan Adrin Kurniwan meraih perunggu melalui nomor Cross Country Olimpic (XCO) putra. (Laga.id/istimewa via Bidang Humas dan Media KONI Jatim)

Laga.id, Banda Aceh – Perjuangan patriot-patriot olahraga Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 berlanjut dalam upaya menambah pundi-pundi medali, Sabtu (7/9/2024).

Upacara pembukaan pesta olahraga terbesar di Tanah Air ini bakal digeber dua hari lagi, tepatnya Senin (9/9/2024) mendatang. Namun, persaingan antar daerah dalam memburu medali masih berlanjut.

Saat ini, kontingen Jatim berada di posisi kedua perolehan medali sementara dengan total 24 keping. Rinciannya adalah 9 medali emas, 5 medali perak, dan 10 medali perunggu. Jatim masih bersaing dengan Jawa Barat, dan juga mencoba menjauh dari kejaran Lampung, Sumatera Utara dan DKI Jakarta.

Untuk di wilayah Aceh, cabang olahraga (cabor) yang menarik perhatian adalah penentuan nasib tim bola basket putri Jatim. Selain itu ada sejumlah nomor cabor siap menggelar final, yakni panjat tebing combained perorangan, angkat besi 89kg putra dan 71kg putri.

Sementara di wilayah Sumatera Utara ada cabor futsal yang mencoba mengatasi Banten di babak semifinal. Tak ketinggalan perebutan medali emas dari cabor senam aerobik.

Di sisi lain, masih banyak pertandingan dalam babak penyisihan yang tak kalah menarik untuk disimak, seperti hockey indoor. Ada juga perempat final muaythai nomor tarung putri.

Jadwal Kontingen Jawa Timur pada PON XXI Aceh-Sumut:
Sabtu, 7 September 2024
1. Paramotor
06.30 WIB Presisi (Wheel Launch Tandem) Open Final – Tentative
Bandara Malikus Saleh, Kab. Aceh Utara
2. Basket 5X5
Putri
08.00 WIB Jatim vs Papua
Putra
20.00 WIB Jatim vs DKI Jakarta
GOR Harapan Bangsa, Banda Aceh
3. Panjat Tebing
09.00 WIB Speed Relay Putra dan Putri
16.00 WIB Final Combained Perorangan
Komplek SHB (Arena Panjat Tebing)
4. Angkat Besi
10.00 WIB Final 89kg Putra
13.30 WIB Final 71kg Putri
Komplek SHB (Gedung PABBSI)
5. Muaythai
13.00 WIB Perempat Final Nomor Tarung Putri
Bale Meuseraya Aceh
6. Sepak Takraw
09.00 WIB Penyisihan Double Putra dan Putri
IDI Sport Center Kab. Aceh Timur
7. Futsal
13.00 WIB Semifinal Putra Jatim vs Banten
GOR Futsal Disporasu, Medan
8. Hockey Indoor
13.00 WIB Penyisihan Grup Jatim Putri vs NTB Putri
GOR Serbaguna Unimed, Medan
9. Barongsai
14.00 WIB Final Taulo Bebas
Martial Art Arena, Deli Serdang
10. Senam Aerobik
11.05 WIB Final Individual Women Della Rose
13.35 WIB Final Mix Pair Della Rose/Raja Dwi
GOR Serbaguna Disporasu, Medan
11. Drumband
08.30 WIB Final LBJP 400 Meter Putra dan Putri
16.30 WIB Final LBJP 800 Meter Mix
Stadion Madya Atletik Sport Center, Deli Serdang. (*)