Sunday, August 2, 2026
Google search engine
Home Blog Page 153

CdM Anindya Bakrie: Peluang Meraih Medali Olimpiade Paris 2024 Masih Terbuka Lebar

0
BIDIK: Diananda Choirunisa yang melaju ke babak 16 besar digadang-gadang dapat mempersembahkan medali dari cabor panahan di ajang Olimpiade Paris 2024. (Alex Pantling/Getty Images)

Laga.id, Paris – Chef de Mission (CdM) Anindya Bakrie menyebut peluang kontingen Indonesia untuk meraih medali di Olimpiade Paris 2024 masih ada.

Dari cabang olahraga panahan, tim Indonesia masih menyisakan Diananda Choirunisa yang akan turun di babak 16 besar dan Rezza Oktovia di babak 1/32 individual recurve putri. Selain itu, Diananda juga masih akan tampil di nomor mixed recurve bersama Arif Dwi Pangestu.

Tim Indonesia juga masih berharap pada cabang olahraga renang yang baru akan berlangsung di Paris La Defense Arena, Jumat (2/8/2024). Ada juga sport climbing yang dimulai Senin (5/8/2024), dan angkat besi yang baru akan dimulai pada Rabu (7/8/2024), serta balap sepeda yang dimulai Kamis (8/8/2024).

“Peluang tentunya kalau kita bicara berdasarkan data, memang weightlifting dan panjat tebing mempunyai kesempatan. Tapi kita tidak menafikan masih ada renang dan atletik,” kata Anindya.

Sebelumnya, di cabang olahraga surfing, Rio Waida harus pulang lebih awal usai terhenti di babak kedua. Begitu juga dengan menembak di mana Fathur Gustafian juga sudah gugur.

Di cabang olahraga senam, Rifda yang berjuang dalam kondisi cedera tidak mampu memberikan hasil maksimal. Sedangkan atlet dayung La Memo juga harus menunggu final E untuk menentukan peringkat usai gagal melaju ke fase gugur.

Terakhir, Tim Indonesia menyisakan Gregoria Mariska Tunjung di tunggal putri dan Fajar Alfian/Muhamad Rian Ardianto dari ganda putra. Sedangkan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting terhenti di fase grup.

“Memang tidak mudah, kita mesti hadapi dengan kepala tegak, dan evaluasi supaya bisa lebih baik ke depannya,” ungkap Anindya.

“Ya, tentu kita mesti berikan semangat buat Gregoria dan juga tentunya Fajar/Rian untuk babak berikutnya. Tentu ini tidak mudah, tapi itulah pertarungan di level tertinggi Olimpiade. Walaupun hari ini kita kecewa tapi ya itulah olahraga. Tidak semuanya sesuai yang kita inginkan,” ujarnya. (*)

Olimpiade Paris 2024: Jadwal Hari Ini, Upaya Bulu tangkis Jaga Asa Medali

0
ASA MEDALI: Duet ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan menghadapi pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, pada babak perempatfinal bulu tangkis Olimpiade Paris 2024. (Arun Sankar/AFP via Getty Images)

Laga.id, Paris – Perjuangan Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024 berlanjut pada Kamis (1/8/2024). Ada dua cabang olahraga yang akan mempertandingkan wakil Tim Indonesia, bulu tangkis dan panahan.

Dari bulu tangkis, dua wakil yang tersisa akan berjuang menjaga asa Tim Indonesia meraih medali. Di ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan bertanding melawan unggulan pertama Liang Wei Keng/Wang Chang dari China pada babak perempat final di Porte De La Chapelle Arena, pukul 18.00 WIB.

Di tempat yang sama, tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung akan bertanding melawan wakil Korea Selatan Kim Ga Eun pada babak 16 besar pada Jumat (2/8/2024) pukul 00.30 WIB.

Gregoria melaju ke babak 16 besar setelah memetik kemenangan dua gim langsung atas wakil Ceko Tereza Svabikova dengan skor 21-12, 21-18, pada pertandingan fase grup terakhir yang digelar di Porte De La Chapelle Arena, Rabu (31/8/2024).

Pada cabang olahraga panahan, Rezza Octavia akan membuka perjuangannya melawan wakil Kanada Virginie Chenier di putaran 1/32. Pertandingan yang digelar di Les Invalides, Paris akan berlangsung pada 23.45 WIB.

Jadwal Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024
Kamis, 1 Agustus 2024:
Bulu Tangkis
Perempatfinal
18.00 WIB: Fajar Alfian/Muhammad Rian vs Liang Wei Keng/Wang Chang (China)

Kamis, 1 Agustus 2024:
Panahan
Women’s Individual Recurve Putaran 1/32
23.45 WIB: Rezza Octavia vs Virginie Chenier (Kanada)

Jumat, 2 Agustus 2024:
Bulu Tangkis
16 Besar
00.45 WIB: Gregoria Mariska Tunjung vs Kim Ga Eun (Korea Selatan). (*)

Olimpiade Paris 2024: Mengenaskan, Indonesia Tanpa Wakil di Perempatfinal Bulu Tangkis Tunggal Putra

0
GUGUR: Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting gagal melewati fase grup usai kalah dari Toma Junior Popov (Prancis) pada Olimpiade Paris 2024 di Porte de la Chapelle Arena, Paris. (Arun Sankar/AFP via Getty Images)

Laga.id, Paris – Anthony Sinisuka Ginting mengaku kesal dan kecewa karena tidak berhasil menembus babak 16 besar tunggal putra bulu tangkis Olimpiade Paris 2024.

Ginting menyerah 19-21, 21-17, 15-21 kepada wakil tuan rumah Toma Junior Popov dalam tempo 87 menit pada laga fase grup terakhir di Porte De La Chapelle Arena, Rabu (31/7/2024) WIB.

“Kecewa dan kesal dengan hasil ini. Saya sudah berusaha tapi itu tidak cukup. Lawan memang lebih baik,” kata Ginting dalam keterangan singkat seperti dilansir Antara dari PP PBSI, Kamis (1/8/2024).

Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu mengaku sebenarnya sudah mengantisipasi perlawanan ketat Popov.

“Kami sudah sama-sama belajar kelebihan dan kekurangan masing-masing dan hari ini sebenarnya tidak banyak perbedaan dari pertemuan sebelumnya,” ungkap Ginting.

“Namun, Toma bisa lebih all out, lebih nekat dan bisa terus menekan terutama di gim ketiga. Ketika saya mencoba lebih tenang, tekanan dia tidak bisa saya netralkan dengan maksimal,” ujarnya menambahkan.

Unggulan kesembilan itu menilai, dukungan dari publik sendiri juga menjadi semangat tambahan bagi Popov untuk tampil lebih baik pada laga penentuan ini.

“Pengaruh penonton mungkin benar-benar membuat dia semangatnya lebih lagi. Sebenarnya saya juga punya semangat dan motivasi yang sama tapi ada sepersekian persen perbedaan yang bisa mempengaruhi hasil di lapangan,” jelas dia.

Indonesia hanya menyisakan dua wakil pada cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Paris 2024, yakni tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang melangkah ke 16 besar dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang lolos ke perempat final.

Dengan gugurnya Ginting dan Jonatan Christie dalam penyisihan grup, maka untuk pertama kalinya tidak ada satu pun wakil Indonesia dalam sektor tunggal putra pada babak utama Olimpiade, sejak format grup diperkenalkan dalam Olimpiade London 2012. (*)

Gokil! Jens Raven Sudah Punya Lisensi Pelatih

0
Jens Raven, striker Timnas Indonesia U-19. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Jakarta – Striker Jens Raven baru saja mengukir prestasi bersama Timnas Indonesia U-19 dengan menjuarai Piala AFF U-19 2024. Dia menyumbang empat gol dalam ajang tersebut.

Sempat beredar rumor bahwa Jens Raven sudah mengantongi lisensi kepelatihan di usianya yang masih 18 tahun. Striker berdarah Belanda itu ternyata mengaku memang sudah mendapat lisensi UEFA B.

“Ya, benar. Ya, saya punya lisensi UEFA B di Eropa. Saya mengambilnya Juni lalu,” kata Jens Raven.

Lisensi kepelatihan di Eropa tentu didapat dengan tidak mudah. Itu diawali dengan lisensi junior dan C terlebih dahulu. Baru, UEFA akan mengaku mulai level B, A, dan akhirnya UEFA Pro.

“Lisensi pelatih ini jadi sampingan di luar saya. Ini juga hobi. Jadi di Belanda, saya juga melatih anak-anak,” ungkap Jens Raven.

Keputusan Jens Raven mengambil lisensi kepelatihan adalah untuk mempermudah kariernya setelah pensiun sebagai pemain. Ini merupakan hal yang jamak dilakukan dalam dunia sepak bola di Eropa maupun belahan dunia lain.

Namun, yang tak disangka adalah Raven sudah mengantongi lisensi UEFA B di usia yang masih 18. Dalam banyak kasus, pemain sepak bola Eropa biasanya baru mengikuti kursus ini setelah memasuki usia 30 tahun ke atas.

“Ya, saya ingin menyiapkan setelah selesai jadi pemain,” tutur Jens Raven.

Timnas Indonesia U-19 sendiri masih akan menjalani sejumlah agenda. Terdekat, mereka akan tampil dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.

Dengan nama Timnas Indonesia U-20 yang juga ditangani Indra Sjafri, mereka akan mengikuti agenda tersebut pada 25-29 Oktober 2024. Mereka jadi tuan rumah Grup F yang berisikan Yaman, Maladewa, dan Timor Leste.

Selain empat gol, Jens Raven juga mampu menyumbang dua assist selama Piala AFF U-19 2024. Kontribusi itu tampaknya membuat namanya tetap akan disertakan di Timnas Indonesia U-20.