Saturday, August 1, 2026
Google search engine
Home Blog Page 164

Chelsea vs Manchester United: Mauricio Pochettino Instruksikan Lini Belakang The Blues Rapat

0
FOKUS PERTAHANAN: Manajer Chelsea Mauricio Pochettino meminta anak asuhnya untuk memperbaiki cara bertahan saat menjamu Manchester United di Stamford Bridge, Jumat (5/4/2024) dini hari WIB. (Getty Images/Peter Powell via AFP)

Laga.id, London – Salah satu musim terburuk tengah dijalani Chelsea dalam sepanjang sejarah Premier League. Di kompetisi musim 2023/2024 ini, perolehan poin Chelsea lebih dekat ke zona degradasi, duduk di peringkat 12.

Seperti diketahui, Chelsea hanya mampu menang 11 kali dari 28 pertandingan di musim ini. Nah, perjuangan berat harus dilakoni Chelsea yang akan meladeni Manchester United pada pekan ke-31 di Stamford Bridge, Jumat (5/4/2024) dini hari WIB.

Situasi ini bertambah sulit lantaran lini belakang Chelsea menjadi salah satu titik lemah. Bahkan, anjloknya performa The Blues -julukan Chelsea- disinyalir karena rapuhnya lini pertahanan mereka.

Salah satu buktinya adalah mereka tak pernah mencatatkan clean sheet lagi sejak ditahan imbang tanpa gol oleh Aston Villa di FA Cup 2023/2024 pada Januari lalu. Tak hanya itu, lini belakang Chelsea kembali menjadi sorotan ketika ditahan imbang 2-2 oleh Burnley di Stamford Bridge pada akhir pekan lalu.

Karena itu, manajer Chelsea Mauricio Roberto Pochettino Trossero meminta timnya untuk memperbaiki lini pertahanan mereka jelang laga tersebut. Dia mengungkapkan bahwa timnya saat ini tengah bekerja keras untuk membenahi kebobrokan lini pertahanan.

“Hari ini dan kemarin kami bekerja keras mencoba memberikan instruksi kepada tim untuk menjadi kuat dan tidak kebobolan. Kami berbicara dan menayangkan video dengan berbagai pemain yang terlibat dalam situasi tersebut,” kata Mauricio Pochettino dilansir dari laman resmi Chelsea, Kamis (4/4/2024).

“Tetapi ini selalu tentang menemukan keseimbangan yang tepat dan sampai kita mendapatkan keseimbangan ini, kita perlu lebih memperhatikan setiap situasi untuk menghindari masalah. Kami menciptakan banyak peluang namun di paruh kedua musim ini kami kebobolan lebih banyak,” tambahnya.

Mauricio Pochettino pun berharap Chelsea bisa bertahan dengan lebih baik kala bersua dengan Manchester United. Arseitek asal Argentina itu ingin anak asunya membuktikan diri bahwa mereka mampu tampil apik sebagai sebuah tim.

“Besok (dini hari nanti, Red) melawan Manchester United kami harus bermain lebih baik. Kami perlu menunjukkan lebih banyak energi, menunjukkan bahwa kami bisa bersaing lebih seperti sebuah tim,” pungkas entrenador berusia 52 tahun itu.

Istimewa…!!! Eko Yuli Menuju Olimpiade Paris 2024

0
Penampilan lifter putra Indonesia Eko Yuli Irawan, yang meraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 lalu, dipastikan akan kembali tampil pada Olimpiade Paris 2024 mendatang. (AFP/Vincenzo Pinto)

Laga.id, Jakarta – Prestasi mentereng ditorehkan lifter putra andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan. Atlet angkat besi tersebut bakal menjalani ajang akbar, Olimpiade, untuk kelima kalinya secara beruntun.

Lifter berusia 34 tahun itu telah mengamankan tiket ke Olimpiade Paris 2024. Eko Yuli meraih tiket ke pesta olahraga terakbar di dunia setelah berada di urutan ketiga Olympic Qualification Ranking dengan total angkatan 300kg saat tampil di International Weightlifting World Cup di Phuket, Thailand, Selasa (2/4/2024) kemarin.

“Alhamdulillah, bersyukur masih dikasih kesempatan sama Tuhan Yang Maha Kuasa buat ikut OIimpiade lagi untuk kelima kali,” ucap Eko Yuli dikutip dari rilis NOC Indonesia, Rabu (3/4/2024).

Untuk diketahui, catatan tersebut diraih Eko Yuli saat terjun di Kejuaraan Dunia Angkat Besi (IWF World Weightlifting Champhionship) di Bogota, Kolombia 2022. Saat tampil di Thailand, Eko Yuli berhasil menyelesaikan angkatan snatch 133kg.

Sayangnya, dia tidak menyelesaikan angkatan clean and jerk dengan sempurna karena cedera lutut yang dialaminya belum sembuh 100 persen. Meski demikian, Eko Yuli tetap lolos ke Olimpiade 2024 mendatang.

“Ini last olympic buat saya kalau melihat persaingannya sekarang. Saya mau pulih dulu lututnya, mau berusaha sembuh dulu, masih ada 3 bulan ke depan. Recovery lutut bisa selesai supaya nanti di Paris 2024 bisa main lebih lepas dan maksimal supaya hasilnya juga bisa maksimal,” ungkap Eko Yuli.

Eko Yuli memulai kiprahnya di Olimpiade sejak Beijing 2008. Dia berhasil membawa pulang medali perunggu meski mengalami cedera hamstring saat persiapan. Di London 2012, lifter asal Metro, Bandar Lampung itu juga berhasil meraih perunggu dengan kondisi tulang kering yang retak.

Pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Eko Yuli juga mengalami masalah di lutut namun masih bisa membawa pulang medali perak. Pada penampilan di 2020 Tokyo, dia berhasil mempertahankan capaian medali perak meski Olimpiade digelar dalam kondisi Covid-19.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyambut gembira lolosnya Eko Yuli ke Olimpiade 2024. Terlebih ini merupakan catatan sejarah baru buat olahraga Indonesia ketika seorang atlet tampil di lima edisi Olimpiade.

“Selamat dan luar biasa atas sejarah baru buat Indonesia lewat capaian quintrick tampil di Olimpiade dari Eko. Konsistensinya patut mendapatkan apresiasi dan menjadi motivasi buat atlet-atlet lain,” ungkap Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari.

“Angkat besi selalu tidak pernah mengecewakan bangsa Indonesia. Selalu menjadi cabor yang tidak pernah absen untuk mengirimkan wakilnya dan selalu menyumbangkan medali di Olimpiade. Doa kita semua, masyarakat Indonesia, semoga di Paris 2024 ini bisa pecah telur untuk medali emas,” tandasnya.

Sejauh ini, total sudah delapan atlet dipastikan lolos ke Paris 2024. Mereka adalah dua atlet dari panahan, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rahmad Adi Mulyono dari sports climbing, Rifda Irfanaluthfi (Artistic Gymnastics), Fathur Gustafian (Menembak), dan Rio Waida (Surfing).

Gelar Rakerprov, KONI Jatim Bakal Singgung PON 2024 dan Porprov 2025

0
Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Sejumlah kegiatan dan agenda penting menanti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur sepanjang 2024 ini. Salah satunya adalah perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara.

KONI Jatim sudah merancang sejumlah program dan persiapan sejak awal untuk mewujudkan ambisi tinggi pada pesta olahraga terakbar di Tanah Air itu. Untuk lebih mematangkan persiapan, KONI Jatim akan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2024 di Surabaya, Senin (29/4/2024) mendatang.

Dalam agenda tersebut, Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan pihaknya dan anggotanya seperti KONI kota/kabupaten dan cabang olahraga (cabor) akan fokus membahas terkait persiapan pemusatan latihan daerah (Puslatda) Jatim yang menjadi event besar yang akan diikuti tahun ini.

“Tahun 2024 ada event besar PON, sehingga kami membahas persiapan PON bagaimana langkah kita untuk meraih prestasi lebih baik. Mulai penataan strategi dan pemetaan perolehan medali,” kata Muhammad Nabil, Selasa (2/4/2024).

Untuk itu, rakeprov ini diselenggarakan setiap setahun sekali sesuai AD/ART KONI dalam rangka pelaporan hasil kerja selama 2023 dan rencana program kerja setahun ke depan. Karena itu, Muhammad Nabil berharap pada rakerprov nanti ada ide-ide baru dari masing-masing KONI daerah maupun pengprov cabor terkait langkah percepatan baru dalam pembinaan prestasi.

“Sesuai arahan Pak Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, KONI kota/kabupaten juga kami minta mendata atlet puslatda agar kepala daerahnya juga memberi support kepada atletnya. Supaya atlet memiliki kekuatan psikogi karena mendapat dukungan penuh pemerintah setempat,” pungkasnya.

Tak hanya soal PON 2024, KONI Jatim juga akan menetapkan tiga anggota baru. Antara lain pengprov cabor Pickelball, Kabaddi dan Pentathlon. Selain itu, di rakerprov nanti KONI Jatim meminta tiga tuan rumah Porprov IX/2025 yakni Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang untuk memaparkan kesiapannya sebagai tuan rumah.

Mantap! Shin Tae-yong Tak Ciut Target Tinggi di AFC U-23 Asian Cup 2024

0
SENYUM PEDE: Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tak gentar dengan target tinggi yang diusung PSSI pada ajang AFC U-23 Asian Cup 2024. Dia optimistis anak asuhnya mampu memberi perlawanan meski meladeni tim-tim tangguh. (Getty Images/Lintao Zhang)

Laga.id, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia U-23 tak gentar harus meladeni tuan rumah Qatar, Australia, dan Yordania pada fase Grup A AFC U-23 Asian Cup 2024. Padahal, Timnas Indonesia U-23 berstatus debutan di turnamen yang digelar setiap dua tahun sekali itu.

Tak hanya itu, PSSI sendiri mematok target tinggi pada ajang AFC U-23 Asian Cup. Timnas Indonesia U-23 harus melaju setidaknya sampai babak semifinal. Bukan tanpa alasan.

PSSI tampaknya ingin skuat Garuda Muda berlaga di Olimpiade 2024 mendatang. Artinya, Marselino Ferdinan dkk. minimal harus mengincar juara ketiga AFC U-23 Asian Cup agar lolos otomatis ke Olimpiade 2024.

Seandainya kalah di laga perebutan tempat ketiga, Timnas Indonesia U-23 akan menjalani laga play-off melawan wakil dari Afrika, Guinea, untuk meraih tiket ke Paris. Nah, terkait target itu, Shin Tae-yong tidak merasa terbebani.

“Memang tekanan pasti ada dan situasi yang sulit juga buat klub-klub Liga 1. Tetapi saat ini memang Timnas Indonesia semakin berkembang juga dan saya bekerja keras memajukan sepak bola Indonesia. Harusnya ini tidak menjadi tekanan bagi saya,” tutur Shin Tae-yong.

Untuk diketahui, sepanjang sejarah, Timnas Indonesia baru satu kali berlaga di Olimpiade, yakni pada tahun 1956 di Melbourne, Australia. Saat itu, skuat Garuda yang dilatih Tony Pogacnik terhenti di babak perempat final usai dikalahkan Uni Soviet 0-4.

Di sisi lain, persiapan tim Merah-Putih begitu mepet. Pelatih berusia 53 tahun itu hanya punya waktu kurang dari dua pekan. Timnas Indonesia U-23 dijadwalkan melakoni training camp (TC) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), hari ini (2/4/2024). Mereka juga dijadwalkan melakoni dua laga uji coba melawan Arab Saudi (5/4/2024) dan UEA (8/4/2024).

“Jujur sebagai pelatih memang kurang cukup waktunya. Akan tetapi yang namanya pelatih harus begitu. Maksudnya dalam waktu yang singkat ini kita harus mencoba membentuk tim ini menjadi lebih baik,” tutur Shin Tae-yong.

“Tadinya kita merasa akan sulit bisa berangkat dengan banyak pemain, tetapi Pak Erick Thohir (Ketum PSSI), owner klub dan pelatih liga 1, bersatu bantu Timnas U-23, terima kasih. Jadi, dalam waktu singkat ini, kami akan memanfaatkan waktu persiapan dengan sebaik-baiknya dengan kerja keras demi hasil terbaik,” pungkas pelatih asal Korea Selatan itu.