Friday, July 31, 2026
Google search engine
Home Blog Page 181

Kejutan! Bukan STY atau Park Hang-seo, Ini Pelatih Anyar Timnas Korsel

0
Hwang Sun-hong resmi ditunjuk sebagai pelatih caretaker Timnas Korea Selatan. (Instagram/@thekfa)

Laga.id, Seoul – Timnas Korea Selatan resmi memiliki pelatih baru. Bukan Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, maupun Park Hang-seo, mantan pelatih Timnas Vietnam. Federasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) resmi menunjuk Hwang Sun-hong sebagai pelatih caretaker.

Sebelumnya, nama Shin Tae-yong dan Park Hang-seo memang digadang-gadang mengisi posisi juru racik Timnas Korsel. Selain itu, dilansir dari laman Korea JeongAng, muncul dua nama pelatih K-League.

Hanya saja, Hong Myung-bo dan Kim Gi-dong menolak menangani Taeguk Warriors. Keduanya memilih untuk tetap bersama klub mereka, Ulsan HD dan Seoul FC. Praktis kursi pelatih Timnas Korsel kosong selama beberapa pekan.

Karena itu, kekosongan perlu diisi oleh KFA setelah hasil buruk di Piala Asia 2023 lalu. Alhasil, pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Hwang Sun-hong pun dipilih menggantikan Jurgen Klinsmann yang dipecat KFA, Jumat (16/2/2024) lalu.

“Pelatih Hwang Sun-hong ditunjuk sebagai pelatih sementara tim nasional sepakbola,” tulis KFA di Instagram resminya, @thekfa.

Keputusan ini diambil KFA setelah mengadakan pertemuan dengan Komite Tim Nasional. Hwang Sun-hong dipercaya membesut Timnas Korea Selatan untuk dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret 2024.

Hwang Sun-hong akan debut untuk memimpin Timnas Korea Selatan melawan Thailand back to back pada lanjutan putaran dua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada 21 dan 26 Maret 2024 mendatang.

Pelatih berusia 55 tahun ini akan sangat sibuk sepanjang 2024 ini. Selain menyiapkan tim untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, dia pun menyiapkan Timnas Korea Selatan U-23 di ajang Piala Asia U-23.

Hwang Sun-hong sendiri diketahui memiliki prestasi mentereng. Ia sebelumnya membawa Timnas Korea Selatan U-23 meraih medali emas Asian Games 2022.

Berhubung Hwang Sun-hong hanya pelatih caretaker, KFA bakal mencari pelatih permanen. Persaingan memperebutkan kursi panas Timnas Korea Selatan sangat ketat. KFA memastikan akan menunjuk pelatih baru sebelum dua laga uji tersisa pada Juni 2024 mendatang.

Inovasi dari Rakerda, Perbasi Jatim Siap Gulirkan Liga Basket

0
PROGRAM: Rakerda Pengprov Perbasi Jatim berencana menggelar kompetisi basket bertajuk Liga Jawa Timur 2024. Serta menghasilkan keputusan ingin konsisten mencetak atlet-atlet basket berprestasi yang ditunjang sumber daya wasit dan pelatih mumpuni. (dok Perbasi Jatim)

Laga.id, Surabaya – Gebrakan demi gebrakan dilakukan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Timur. Inovasi tak pernah berhenti digulirkan untuk terus memperbaiki dan meningkatkan mutu basket di Jatim.

Melalui rapat kerja daerah (rakerda) bertempat di Kyrie Hotel, Surabaya, (17/2/2024) lalu, sejumlah program kerja setahun ke depan dihasilkan. Terobosan terbarunya adalah rencana menggulirkan kompetisi basket bertajuk Liga Jawa Timur.

Ketua Umum Perbasi Jatim Grace Evi Ekawati mengatakan konsep dari kompetisi basket tersebut masih dimatangkan. Namun, pihaknya sudah menunjuk panitia pelaksana (panpel).

“Ada terobosan baru adalah Liga Jawa Timur, dimana kita juga sudah menunjuk Mas Erry (Erry Bramasto) sebagai Ketua Panpel dan sudah ada SK-nya. Pada prinsipnya (Perbasi Jatim) percaya, karena tujuannya Liga Jatim harus ada (bergulir) di tahun 2024,” ungkap Grace Evi, Selasa (27/2/2024).

Tentu program-program rutin lainnya seperti menggelar lisensi pelatih dan wasit serta mencetak atlet-atlet basket mumpuni tetap berjalan. Bahkan, sosok yang akrab disapa Mama Evi itu mengungkapkan jika Perbasi Jatim akan lebih solid lagi. Mulai dari penyelenggaraan event maupun sosialisasi ke masyarakat atau ke sekolah.

“Selama ini memang sudah disosialisasi no lesson no game di tingkat sekolah. Yang artinya kalau tidak belajar, tidak bisa bermain (basket). Sekarang ini lebih ditekankan lagi, no lesson no game-nya,” tegas Mama Evi.

Perbasi Jatim, sebutnya, tidak hanya ingin konsisten mencetak atlet-atlet basket berprestasi. Namun juga mengembangkan sumber daya wasit dan pelatih yang mumpuni. Nah, ia berencana menertibkan penerbitan lisensi pelatih maupun wasit.

“Kalau sudah memilih pelatih, ya pelatih. Nggak bisa (rangkap jadi) wasit. Kita beri batas waktu tiga bulan (menetapkan pilihan) ini sekaligus sosialisasi dan tenggang waktu. Setelah itu kita pasti strict, bisa dicabut lisensinya,” beber Mama Evi.

“Hal ini supaya memperbaiki kualitas yang dimiliki oleh Jatim. Kalau enggak nanti mereka nggak fokus, nggak spesialis, malah kayak ilmu serabutan. Untuk daerah yang belum ya kita dukung, kita pacu, kita bantu, supaya menciptakan segera sumber daya yang mumpuni,” tandas sosok yang dikenal dengan predikat Ibu Segala Bangsa itu.

Sementara itu, Erry Bramasto menyebutkan alasan bakal digulirkan Liga Jatim karena kompetisi basket untuk kelompok umur di Jatim cukup terbatas. Karena itu, Perbasi kabupaten/kota ingin kedepannya punya kompetisi yang bisa digulirkan tiap tahun.

“Ini kita masih godok kelompok umur berapa yang harus main. (Peserta) antar kabupaten/kota atau antar klub, kan belum (diputuskan). Kita masih observasi, tanya ke wilayah-wilayah supaya pesertanya maksimal,” ujar Erry Bramasto.

“Kita masih nyari formula yang bagus dulu. Termasuk skema kompetisinya kita mau pakai wilayah, atau mungkin dijadikan satu dibuat series. Insya Allah dalam sebulan ini mungkin kita udah punya rumusan,” tambah pria yang juga Ketua Pengkab Perbasi Gresik itu.

FA Cup: Luton Town vs Manchester City, Tantangan Sulit Tim Tamu

0
ANDALAN: Penyerang Erling Braut Haaland (tengah) bakal menjadi ujung tombak Manchester City saat menantang Luton Town pada putaran kelima FA Cup 2023/2024 di Kenilworth Road Stadium, (28/2/2024) dini hari nanti WIB. (Getty Images/Clive Rose)

Laga.id, Luton – Manchester City waspada betul atas ancaman yang siap ditebar Luton Town di putaran kelima FA Cup 2023/2024. Bentrokan melawan Luton Town diprediksi bakal jadi duel sulit untuk Man City.

The Citizens -julukan Man City – sejatinya lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan dalam laga yang akan berlangsung di Kenilworth Road Stadium, Rabu (28/2/2024) pukul 03.00 WIB.

Terlebih, Man City belum menelan kekalahan dalam 17 laga terakhir di semua kompetisi musim ini. Sementara, Luton Town, mereka dalam kondisi yang berbanding terbalik. Luton Town hanya mampu meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir.

Ditambah dengan, Erling Braut Haaland dan kawan-kawan sempat mengalahkan Luton Town dengan skor 2-1 dalam pertemuan terakhirnya di pentas Premier League. Tapi, meski diunggulkan untuk menang, manajer Man City Josep Guardiola memprediksi pertandingan tidak akan mudah.

“Bahkan lebih sulit (daripada pertandingan Premier League). Tidak hanya melawan kami, kami melihat semua pertandingan yang mereka mainkan di sana melawan tim-tim papan atas dan lainnya,” ujar Josep Guardiola, dikutip dari Manchester Evening News, Selasa (27/2/2024).

Dia menjelaskan Luton Town memiliki permainan sangat agresif. Ross Barkley diyakini akan menjadi motor serangan tim berjulukan The Hatters itu, sehingga Man City harus menghentikan pergerakannya.

“Mereka sangat agresif. Dengan build-up bersama Ross Barkley dan pola-pola yang begitu jelas,” jelas Josep Guardiola.

Beruntung, dua pemain bintangnya, yakni Jack Grealish dan Josko Gvardiol dalam kondisi bagus. Jack Grealish diketahui hanya tampil selama tiga menit dari empat laga terakhir bersama Man City.

Dalam perkembangan lain, Josko Gvardiol juga sudah dalam kondisi membaik usai menjalani pemulihan cedera ligamen. Namun, Josep Guardiola belum bisa memastikan pemain berusia 22 tahun itu akan tampil di markas Luton Town.

“Bagus (soal kondisi Jack Grealish). Dia (Josko Gvardiol) bagus juga. Saya tidak tahu (apakah dia akan bermain),” kata manajer asal Spanyol itu.

Menarik menantikan duel itu. Akankah Man City bisa menghadapi ancaman Luton Town hingga meraih kemenangan?

5 Pertemuan Terakhir
10-12-2023 Luton 1-2 Man City (Premier League)
14-04-1999 Man City 2-0 Luton (Second Division)
28-11-1998 Luton 1-1 Man City (Second Division)
15-02-1992 Man City 4-0 Luton (First Division)
23-11-1991 Luton 2-2 Man City (First Division)

Prediksi Starting XI Luton Town vs Manchester City
Luton Town (3-4-2-1):
Timothy Michael Krul; Amari’i Kyren Bell, Teden Mambuene Mengi, Reece Frederick James Burke; Alfie Henry Harman Doughty, Ross Barkley, Albert-Mboyo Sambi Lokonga, Chiedozie Somkelechukwu Ogbene; Andros Darryl Townsend, Tahith Jose Girigorio Djorkaef Chong; Carlton John Morris
Pelatih: Rob Edwards

Manchester City (3-4-2-1):
Stefan Ortega Moreno; Nathan Benjamin Ake, Ruben dos Santos Gato Alves Dias, Kyle Andrew Walker; Jeremy Baffour Doku, Rodrigo Hernández Cascante, John Stones, Bernardo Mota Veiga de Carvalho e Silva; Kevin De Bruyne, Julian Alvarez; Erling Braut Haaland
Pelatih: Josep Guardiola

Paulo Henrique Bicara soal Gol Bunuh Diri Persebaya

0
KERAS: Stiker Persebaya, Paulo Henrique, melepas tembakan ke gawang Persita. Laga itu berakhir 1-1 di Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (23/2/2024). (dok Persebaya)

Laga.id, Surabaya – Striker Paulo Henrique angkat bicara soal gol bunuh dirinya dicetaknya. Momen itu terjadi saat Persebaya Surabaya menahan imbang Persita Tangerang di Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (23/2/2024).

Pemain Persebaya itu merugikan timnya di laga pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/2024 itu. Hal itu terjadi di menit injury time babak pertama. Persita mendapat kesempatan tendangan bebas yang dieksekusi oleh gelandang asal Korea Selatan, Bae Sin-yeong.

Bola meluncur ke depan gawang Persebaya. Paulo Henrique sebenarnya terlihat berusaha menghalau bola. Namun, upayanya itu malah membuat bola masuk ke gawang hingga membuat Bajul Ijo kebobolan dulu.

Saat memasuki turun minum, nama Paulo Henrique banyak disebut dan dihujat oleh suporter Persebaya. Banyak yang menyayangkan apa yang dilakukannya. Apalagi, striker asal Brasil itu tak memberikan kontribusi di babak pertama.

“Sungguh permainan yang tidak biasa. Sayangnya, sebuah kecelakaan terjadi pada saya. Tetapi karena segala sesuatu dalam hidup saya tidak mudah,” kata Paulo Henrique, Minggu (25/2/2024).

“Saya tidak bisa membiarkan hal itu membawa saya ke sana. Ini terjadi, itu adalah kecelakaan dan saya bertanggung jawab,” imbuh striker berusia 32 tahun tersebut.

Yang terjadi di babak kedua justru sebaliknya. Paulo Henrique jadi pahlawan dengan menyelamatkan Persebaya dari ancaman kekalahan yang dibuatnya sendiri.

Ya, Paulo Henrique mencetak gol balasan untuk Persebaya di menit ke-76. Situasinya jadi unik karena dia sempat merugikan, tapi akhirnya menyelamatkan timnya dari kekalahan.

“Saya terus berjuang dan pelatih berbicara dengan saya, tapi saya tidak akan pernah punya peluang dan saya harus melakukannya dengan benar ketika saya punya peluang. Puji Tuhan, saya senang dan bisa membantu tim,” ungkap Henrique.

Dia jadi lebih agresif dan efektif di babak kedua. Paulo Henrique mampu membukukan lima tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang dan satu berbuah gol ke gawang Persita.

Itu tentu tidak lepas dari instruksi pelatih Paul Munster selama jeda turun minum. Dia juga terus memotivasi Paulo Henrique. Alhasil, sang striker sukses mencetak gol balasan.

Paulo Henrique juga sempat membukukan peluang emas dengan sundulan di menit ke-88. Bola tandukannya meluncur deras ke gawang Persita, sayangnya ada Mario Jardel yang sigap memblok bola dengan sundulan pula.

“Saya telah bekerja untuk mendapatkan peluang saya. Saya mendapat kepercayaan dari tim dan pelatih, itu membuatnya lebih mudah. Kami akan bekerja untuk meningkatkannya, itulah tujuannya. Sayangnya, kami belum mendapat tiga poin poin,” tuturnya.