Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 21

Hasil Drawing Play-off: Real Madrid vs Benfica Terulang Kembali!

0
KEJUTAN: Hasil undian play-off babak gugur Champions League 2025/2026 yang digelar di markas UEFA, Nyon malam ini WIB. (Laga.id/istimewa Kristian Skeie - UEFA via Getty Images)

Laga.id, Nyon – UEFA telah resmi menggelar drawing babak play-off fase gugur Champions League 2025/2026 di markas mereka di Nyon, Swiss, Jumat (30/1/2026). Hasil undian ini menyajikan sejumlah laga panas, dengan sorotan utama tertuju pada pertemuan kembali antara raksasa Spanyol, Real Madrid, melawan wakil Portugal, Benfica.

Pertandingan antara Real Madrid vs Benfica menjadi bahan pembicaraan utama karena kedua tim baru saja bertemu pada laga terakhir fase liga, di mana Benfica berhasil mengalahkan Los Blancos dengan skor drama 4-2.

Kekalahan tersebut membuat Real Madrid terlempar ke posisi kesembilan klasemen dan harus melalui babak play-off. Selain itu, kembalinya mantan pelatih Madrid, Jose Mourinho, yang kini menukangi Benfica, menambah bumbu persaingan dalam perebutan tiket ke babak 16 besar.

Laga menarik lainnya adalah duel sesama tim Ligue 1 Prancis, di mana Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi Monaco. Sementara itu, Juventus akan bertandang ke Turki untuk menghadapi Galatasaray, dan wakil Inggris, Newcastle United, dijadwalkan terbang ke Azerbaijan untuk menantang Qarabag.

Berikut adalah hasil lengkap drawing babak play-off Champions League:
• Benfica vs Real Madrid
• Bodo/Glimt vs Inter Milan
• Monaco vs Paris Saint-Germain
• Qarabag vs Newcastle United
• Galatasaray vs Juventus
• Club Brugge vs Atletico Madrid
• Borussia Dortmund vs Atalanta
• Olympiacos vs Bayer Leverkusen

Sesuai dengan format baru kompetisi, tim-tim yang menempati peringkat 9 hingga 16 di fase liga berstatus sebagai tim unggulan (seeded), sedangkan tim peringkat 17 hingga 24 menjadi non-unggulan. Tim unggulan akan mendapatkan keuntungan dengan memainkan leg kedua di kandang sendiri.

Pertandingan leg pertama dijadwalkan berlangsung pada 17-18 Februari 2026, sedangkan leg kedua akan digelar pada pekan berikutnya, yakni 24-25 Februari 2026. Delapan pemenang dari babak ini akan menyusul delapan tim yang sudah lebih dulu lolos otomatis ke babak 16 besar.

Mereka adalah Arsenal, Bayern Munchen, Liverpool, Tottenham Hotspur, Barcelona, Chelsea, Sporting CP, dan Manchester City. Drawing untuk babak 16 besar sendiri baru akan dilaksanakan pada 27 Februari 2026. (*)

Bonus Atlet Jawa Timur di SEA Games 2025 Tembus Puluhan Juta, Khofifah Apresiasi Prestasi Internasional

0
LUMBUNG PRESTASI: Para atlet dan pelatih asal Jawa Timur yang berjuang di ajang SEA Games 2025 mendapat bonus dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026) pagi. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Prestasi gemilang atlet Jawa Timur di SEA Games 2025 Thailand langsung mendapat apresiasi konkret dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Para patriot olahraga Bumi Majapahit itu menerima bonus ebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi di level internasional.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bonus bernilai puluhan juta rupiah kepada atlet dan pelatih yang sukses menyumbangkan medali bagi Indonesia. Penyerahan bonus tersebut berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026).

Pada ajang olahraga dua tahunan Asia Tenggara itu, Jawa Timur tampil dominan sebagai salah satu kontributor utama kontingen Indonesia. Dari total 134 atlet yang berlaga, Jawa Timur berhasil mempersembahkan 99 medali, terdiri atas 34 emas, 35 perak, dan 30 perunggu. Capaian tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai penyumbang 34 persen medali emas Indonesia pada SEA Games 2025.

Bonus diberikan kepada 100 atlet peraih medali, 34 atlet nonmedali, serta 27 pelatih. Untuk nomor perorangan, atlet peraih emas menerima Rp73.125.000, perak Rp43.625.000, dan perunggu Rp24.150.000. Sementara itu, bonus nomor beregu disesuaikan dengan jumlah atlet dalam satu tim, mulai dari Rp68.250.000 untuk emas beregu kecil hingga Rp58.500.000 bagi beregu dengan anggota lebih dari enam orang.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan atlet oleh Dispora dan KONI Jawa Timur.

MEDALI TERBANYAK: Martina Ayu atlet triathlon (kanan) menerima bonus SEA Games 2025 dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa disaksikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil (kiri) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pagi tadi WIB. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

“Terima kasih atas seluruh dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam membawa harum nama Indonesia dan mengibarkan Merah Putih. Semoga prestasi ini terus dijaga dan ditingkatkan, hingga mampu bersaing di ajang yang lebih prestisius seperti Olimpiade,” ujar Khofifah.

Secara khusus, Khofifah memuji atlet triathlon asal Magetan, Martina Ayu, yang menjadi penyumbang medali terbanyak dengan raihan lima emas dan dua perak.

Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menegaskan dominasi Jatim merupakan hasil pembinaan berkelanjutan. “Kami dua kali berturut-turut menjadi penyumbang emas terbanyak di SEA Games. Pada 2023 sekitar 31 persen, dan pada 2025 meningkat menjadi 34 persen,” katanya.

Sementara itu, Martina Ayu menyampaikan, “Perjalanan ini tidak mudah dan penuh tantangan. Dukungan dari Jawa Timur bukan sekadar bonus, tetapi menjadi penyemangat untuk terus berjuang membawa prestasi bagi Indonesia.” (*)

Tak Terkalahkan! Lima Set Sensasional Antar GPPI Juara Putaran Pertama

0
DRAMATIS: Kegembiraan tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia merayakan juara putaran pertama Proliga 2026 setelah mengalahkan Jakarta Livin Mandiri lewat pertandingan menegangkan lima set di GOR Tri Dharma Petrokimia malam ini WIB. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Gresik – Sorak sorai GOR Tri Dharma Petrokimia, Gresik, pecah ketika poin terakhir jatuh—sebuah momen klimaks yang menegaskan dominasi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) di Proliga 2026.

Tuan rumah menutup putaran pertama dengan status tak terkalahkan sekaligus juara putaran pertama Proliga 2026, usai menaklukkan Jakarta Livin’ Mandiri lewat duel dramatis lima set, 3-2 (25-15, 21-25, 25-21, 22-25, 15-7), Kamis (29/1/2026) malam.

Kemenangan ini menjadi yang keenam secara beruntun bagi GPPI, mengokohkan mereka di puncak klasemen dengan koleksi 17 poin dan memastikan hadiah uang pembinaan Rp30 juta. Namun, hasil manis tersebut diraih dengan perjuangan yang jauh lebih berat dibanding laga-laga sebelumnya yang kerap berakhir telak.

Di hadapan publik sendiri, performa Mediol Stiovany Yoku dkk sempat naik-turun dan memberi ruang bagi Livin’ Mandiri untuk menekan.

“Memang set kedua dan keempat tadi kami sering melakukan kesalahan sehingga lawan bisa menekan. Bersyukur kami bisa kembali fokus pada set kelima,” kata Medi Yoku usai laga.

Secara analitis, kunci kebangkitan GPPI terletak pada set ketiga dan kelima. Penerimaan servis yang lebih rapi serta blok yang disiplin membuat mereka mampu meredam agresivitas Livin’ Mandiri.

Meski sempat kembali kehilangan momentum di set keempat, tim asal Kota Pudak ini menunjukkan mental juara saat set penentuan dimulai, langsung unggul cepat dan tak terbendung hingga menutup laga 15-7 lewat tip cerdik Arneta Putri.

“Enam kemenangan sepanjang putaran pertama tentu sebuah hasil yang bagus, tetapi kami tetap akan melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menghadapi laga berikutnya,” kata Pelatih Gresik Phonska, Alessandro Lodi.

Di kubu lawan, kekalahan tipis ini tak sepenuhnya mengecewakan. Kapten Jakarta Livin’ Mandiri, Yolla Yuliana, menilai timnya sudah tampil maksimal meski masih dalam tahap adaptasi pemain asing baru.

“Kalah 2-3 bukan hasil yang buruk, kami tetap senang karena sudah memberikan perlawanan maksimal. Pemain asing baru kami juga belum nyetel dan masih berusaha menemukan pola terbaik,” kata Yolla.

Dengan performa sempurna di putaran pertama, GPPI kini menjadi kandidat kuat juara Proliga 2026—namun ujian sesungguhnya baru saja dimulai. (*)

KONI Jatim Selektif ke PON Bela Diri II 2026, Hanya Peraih Medali Emas yang Berangkat

0
MENJANJIKAN: Cabor Muaythai masih menjadi andalan Jatim dalam mendulang medali, kali ini pada ajang PON Bela Diri II 2026 mendatang. (Laga.id/istimewa KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – KONI Jawa Timur memastikan hanya atlet berpeluang emas yang dikirim ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II 2026. Hal ini demi efektivitas anggaran dan target prestasi maksimal, dengan seleksi ketat serta pemantauan berlapis menuju ajang nasional di Manado, Sulawesi Utara, akhir Juli 2026.

Tak ada ruang bagi coba-coba. Di tengah keterbatasan anggaran, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim memilih realistis sekaligus agresif: kirim yang paling siap, pulang dengan emas. Strategi ini menjadi fondasi pembinaan jangka menengah dan panjang.

Siapa yang lolos? Hanya atlet dengan rekam jejak kuat di PON 2024, kejuaraan nasional, hingga SEA Games 2025. Selebihnya, harus siap tersisih.

Direktur Bapel Puslatda KONI Jatim, Dr. Irmantara Subagio, menegaskan pembatasan kuota bukan semata soal prestasi, tetapi juga rasionalisasi anggaran.

“Dengan kondisi yang ada, kami harus memastikan pembinaan benar-benar fokus pada atlet yang memiliki potensi prestasi tertinggi. Karena itu, seleksi dilakukan secara ketat,” ujar Irmantara, Kamis (29/1/2026).

Irmantara—akrab disapa Ibag—menyebut prioritas diberikan kepada peraih emas dan perak yang secara kalkulatif berpeluang naik podium tertinggi. Seleksi ulang pun terbuka untuk memastikan konsistensi performa.

“Bagi cabang olahraga yang saat ini belum memiliki atlet, seperti tinju, kami akan memantau atlet-atlet eks Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Sabtu (31/1/2026) nanti juga akan digelar seleksi di Ngawi yang akan kami pantau langsung,” kata Ibag.

Jika stok atlet belum memenuhi kriteria, opsi lintas cabang disiapkan. Atlet potensial dari cabor lain bisa direkrut sebagai solusi realistis menjaga peluang medali.

Tantangan tak ringan. Dari delapan cabor—Muaythai, Kurash, Anggar, IBCA MMA, Tinju, Kick Boxing, Hapkido, dan Yongmoodo—baru Muaythai yang dinilai paling stabil.

“Dari delapan cabor tersebut, Muaythai menjadi cabor yang sejauh ini memiliki prestasi paling menjanjikan,” kata Ibag.

Untuk Yongmoodo, KONI Jatim mengandalkan atlet unsur TNI, sebagian berlatar Judo, namun tetap melalui seleksi.

“Nanti tetap akan kami lihat dan pilih sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Usai seleksi, atlet wajib menjalani latihan maksimal dengan tes fisik dan pemeriksaan kesehatan berkala. Pelatih juga diminta memperbarui peta kekuatan lawan.

“Kami ingin para pelatih benar-benar memahami kekuatan kompetitor, sehingga persiapan taktis bisa dilakukan sejak dini,” tegasnya.

Targetnya jelas: emas. Tanpa kompromi. (*)