Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 20

Surabaya Samator Evaluasi Mental Tanding Usai Takluk dari Juara Bertahan

0
Pertandingan voli Proliga 2026 antara Surabaya Samator vs Jakarta Bhayangkara Presisi di GOR Tri Dharma Gresik.
BERTEKUK LUTUT: Ekspresi setter Lyvan Taboada Diaz (tengah) tak cukup untuk membawa Surabaya Samator mengalahkan Jakarta Bhayangkara Presisi lantaran keok pada lanjutan Proliga 2026 di GOR Tri Dharma, Gresik. Samator kini membidik tiga kemenangan di sisa laga demi mengamankan tiket final four. (Laga.id/istimewa Official Proliga)

Laga.id, Gresik – Surabaya Samator mengalihkan fokus untuk menyapu bersih tiga laga sisa demi mengamankan tiket final four Proliga 2026 setelah dipaksa mengakui keunggulan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor telak 0-3 (20-25, 24-26, 12-25) pada laga pekan pertama putaran kedua di GOR Tri Dharma, Gresik, Minggu (1/2/2026).

Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengevaluasi bahwa aspek mental dan jam terbang menjadi faktor pembeda saat menghadapi tim bertabur bintang seperti Bhayangkara Presisi. Meski sempat memberikan perlawanan sengit, terutama pada set kedua di mana Samator sempat memimpin 18-16, tim asal Jawa Timur ini gagal mempertahankan momentum pada poin-poin kritis.

“Set pertama permainan kami belum maksimal, meski poin sempat ketat karena beberapa faktor keberuntungan. Memasuki set kedua, kami sebenarnya tampil lebih baik dan sempat unggul, namun kembali goyah di angka-angka krusial. Hal inilah yang memicu penurunan mental pemain pada set ketiga,” ujar Hadi usai pertandingan.

Hadi menambahkan, skuad Samator yang mayoritas dihuni pemain muda masih membutuhkan proses untuk mengasah kematangan bertanding saat berhadapan dengan pemain senior. Kendati menelan kekalahan, ia optimistis peluang menuju babak empat besar masih terbuka lebar.

“Kami masih memiliki tiga pertandingan lagi. Seluruh laga tersebut akan kami maksimalkan untuk memastikan tiket final four aman,” tegasnya.

Di sisi lain, kemenangan ini membawa Jakarta Bhayangkara Presisi hanya membutuhkan dua set tambahan pada laga berikutnya untuk memastikan tempat di babak empat besar. Saat ini, Alvin Daniel dan kawan-kawan kokoh di peringkat kedua klasemen sementara dengan raihan 10 poin dari lima pertandingan.

Secara matematis, perolehan 11 poin tidak akan terkejar oleh peringkat kelima, Medan Falcons Tirta Bhagasasi, yang baru mengemas sedikit poin dengan sisa tiga laga. Sementara itu, pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Reidel Alfonso Gonzales Toiran, mengungkapkan bahwa strategi agresif sejak awal laga menjadi kunci keberhasilan timnya.

“Kami belajar dari pertemuan pertama di mana kami sempat kehilangan satu set. Kali ini, para pemain tampil lebih disiplin sesuai instruksi untuk terus menekan lawan tanpa memberikan celah,” kata Toiran.

Pertandingan sempat memanas pada set ketiga saat terjadi ketegangan antara outside hitter Bhayangkara, Randy Tamamilang, dengan setter Surabaya Samator, Lyvan Taboada. Namun, Randy menegaskan bahwa insiden tersebut murni dinamika kompetisi di lapangan.

“Sebenarnya tidak ada masalah serius, itu hal biasa dalam pertandingan. Setelah keluar lapangan, semua sudah selesai dan kami tetap profesional,” tutur mantan pemain Surabaya Samator tersebut.

Randy juga menilai keberhasilan timnya memenangkan laga secara absolut disebabkan oleh minimnya kesalahan sendiri serta tekanan servis yang konsisten. Dengan hasil ini, Surabaya Samator kini dituntut untuk tampil tanpa cela di sisa putaran kedua guna menjaga asa mereka tetap bersaing di jajaran elit Proliga 2026. (*)

Tuntaskan Putaran Pertama, JPE Bungkam Medan Falcons

0
KESULITAN: Vi Thi Nhu Quynh (16) bersama tim putri Medan Falcons gagal meredam juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro pada lanjutan Proliga 2026 di GOR Tri Dharma, Gresik, tadi malam. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Gresik – Juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) berhasil memenangkan laga penutup putaran pertama dengan cemerlang usai menuntaskan perlawanan Medan Falcons dengan skor 3-0 (25-9, 25-18, 25-20) di GOR Tri Dharma, Gresik, Jumat (30/1/2026) malam.

Hasil ini merupakan kemenangan keempat dari enam laga tim plat merah itu. Kemenangan itu pula menggeser posisi Jakarta Electric PLN Mobile yang beberapa saat sebelumnya naik ke posisi runner up menggeser JPE.

Megawati Hangestri dkk mengumpulkan nilai 12, hasil dari empat kemenangan dan dua kali kalah, menggeser Jakarta Electric PLN Mobile dengan nilai 11, yang pada laga sebelumnya mengalahkan Jakarta Popsivo.

Sementara bagi Medan Falcons, kekalahan ini merupakan yang keenam dan menjadikan mereka satu-satunya tim yang belum pernah merasakan kemenangan sepanjang putaran pertama.

Pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama dalam sesi konferensi pers usai pertandingan terlihat sangat kecewa dengan kekalahan telak anak asuhnya, terutama skor mencolok pada set pertama.

“Kami mengawali permainan dengan start yang buruk, setelah itu sebenarnya permainan mulai membaik, tetapi sudah terlambat. Anak-anak muda itu kalau sudah tertinggal akan kesulitan mengejar,” katanya.

Pelatih asal Jepang itu menegaskan tidak ingin menyalahkan anak asuhnya atas kekalahan di laga akhir putaran pertama. “Itu jadi tanggung jawab saya,” tambahnya.

Pada set kedua dan ketiga, anak-anak Medan Falcons mampu memberikan perlawanan ketat, berani lebih menyerang dan berusaha memperkuat blok.

Akan tetapi, Pertamina Enduro terus bisa menjaga keunggulan. Megawati Hagestri, Iana Shcherban dan Wilma ‘Salas’ Alishanova menjadi motor serangan timnya.

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu mengatakan kemenangan atas Medan Falcons menjadi modal penting untuk mengejar tiket empat besar (final four).

“Kami terus belajar dari kesalahan dan kekalahan untuk bermain lebih baik. Secara perlahan permainan tim terus meningkat,” kata pelatih asal Turki yang membawa Pertamina Enduro merebut juara Proliga musim 2025.

CDM tim Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi menambahkan manajemen cukup puas dengan hasil putaran pertama dan belum berencana melakukan perombakan pemain untuk menghadapi putaran kedua.

“Komposisi yang ada sekarang kita pertahankan. Salas yang di awal-awal kompetisi sempat diragukan, kualitas permainannya makin meningkat. Kita siap memenangkan pertempuran hingga akhir (juara),” katanya didampingi Manajer Tim Widi Triyoso. (*)

Drama Fase Gugur: Undian Krusial Penentu Langkah, Siapa Menuju 16 Besar?

0
POTENSI KEJUTAN: Hasil drawing menghadirkan duel yang sarat emosi Playoff Europa League 2025/2026 dan langsung menyedot perhatian pecinta sepak bola. (Laga.id/istimewa Harold Cunningham - AFP via Getty Images)

Laga.id, Nyon – Bola belum ditendang, tetapi ketegangan sudah terasa seperti malam final. Hasil drawing Playoff Europa League 2025/2026 resmi dirilis dan seketika mengubah peta persaingan Eropa menjadi ladang ujian mental bagi klub-klub yang masih harus bertarung demi ke babak 16 besar.

Suasana di Markas UEFA, Nyon, Swiss, Jumat (30/1/2026) berubah tegang saat hasil draw diumumkan — dari duel klasik Celtic vs Stuttgart hingga laga berat Lille menghadapi Crvena Zvezda. Tidak ada ruang untuk kesalahan, karena satu duel saja bisa mengakhiri mimpi panjang menuju kejayaan Eropa.

Babak play-off ini mempertemukan klub-klub yang finis di posisi 9–24 fase liga, semuanya berebut tiket ke babak 16 besar. Pertandingan seperti Fenerbahçe vs Nottingham Forest, PAOK vs Celta, dan Brann vs Bologna bukan sekadar duel biasa — ini adalah duel hidup-mati yang bisa mengubur ambisi musim ini atau membuka peluang besar menuju titel Eropa.

Sementara itu, klub-klub besar Eropa yang finis delapan besar fase liga kini duduk tenang — tiket menuju babak 16 besar sudah mereka pastikan tanpa harus masuk jalur play-off. Keuntungan waktu, kebugaran, dan analisis calon lawan membuat mereka menjadi ancaman nyata bagi siapa pun yang lolos dari play-off.

Format baru ini benar-benar menguji karakter klub: tak hanya soal kualitas, tetapi soal kesiapan mental menghadapi duel intens. Setiap pertandingan play-off menjadi makin penting karena pemenangnya akan menghadapi lawan besar yang sudah menunggu di turnamen utama.

Dengan leg pertama pada 19 Februari dan leg kedua 26 Februari, drama belum usai — ini baru permulaan!

Hasil Undian Play-off Europa League 2025/2026
• Fenerbahçe vs Nottingham Forest
• GNK Dinamo vs Genk
• PAOK vs Celta
• Brann vs Bologna
• Celtic vs Stuttgart
• Lille vs Crvena Zvezda
• Panathinaikos vs Viktoria Plzen
• Ludogorets vs Ferencvaros
Leg pertama pada 19 Februari 2026, leg kedua 26 Februari 2026. (*)

Tanpa Celeste Plak, Jakarta Electric PLN Tetap Perkasa Hajar Popsivo Polwan

0
DOMINAN: Para pemain Jakarta Popsivo Polwan mencoba menghentikan smash dari Neriman Ozsoy, bintang asing Jakarta Electric PLN Mobile pada lanjutan Proliga 2026 di GOR Tri Dharma, Gresik sore tadi WIB. (Laga.id/Aditya Wijaya)

Laga.id, Gresik – Siapa bilang kehilangan pemain kunci berarti kehilangan taring? Jakarta Electric PLN Mobile baru saja membuktikan bahwa kolektivitas tim jauh lebih mematikan daripada ketergantungan pada satu bintang pada lanjutan putaran pertama Proliga 2026.

Meski turun tanpa opposite andalannya, Celeste Plak, skuad asuhan Chamnan Dokmai ini justru tampil menggila dan sukses membungkam Jakarta Popsivo Polwan dalam tiga set langsung (25-23, 25-19, 25-12) di GOR Tri Dharma, Gresik, Jumat (30/1/2026).

Kemenangan meyakinkan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pernyataan tegas bahwa Electric PLN adalah penantang serius gelar musim ini. Dengan hasil ini, mereka resmi mengakhiri putaran pertama dengan koleksi 11 poin dari empat kemenangan, sekaligus meroket ke peringkat kedua klasemen sementara. Posisi ini menggeser Jakarta Pertamina Enduro dan Bandung bjb Tandamata yang sama-sama mengemas 9 poin.

Dominasi di Tengah Absennya Celeste Plak
Absennya Celeste Plak yang kondisinya sedang tidak fit memaksa pelatih melakukan rotasi. Namun, Poppy Aulia yang diplot sebagai starter justru keluar sebagai pahlawan dengan gelar top skor, menorehkan 18 poin (13 attacks, 1 block, dan 4 service aces). Penampilan solid juga ditunjukkan oleh Neriman Ozsoy dengan 16 angka dan Ersandrina ‘Caca’ Devega dengan 13 angka.

“Secara keseluruhan kami cukup puas dengan hasil putaran pertama, terutama kemenangan sore ini. Para pemain tidak terlalu banyak melakukan kesalahan receive sehingga strategi berjalan baik,” kata asisten pelatih Jakarta Electric PLN Mobile, Alim Suseno, usai pertandingan.

Menariknya, Alim menegaskan bahwa manajemen tidak akan merombak skuad untuk putaran kedua. “Dari komposisi pemain tetap dipertahankan yang ada sekarang,” tambahnya.

Kapten tim, Agustin Wulandari, juga memuji kedisiplinan rekan-rekannya. “Semua sesuai dengan instruksi dan strategi pelatih,” ujarnya singkat.

Mimpi Buruk Popsivo Polwan Berlanjut
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang tren negatif Jakarta Popsivo Polwan yang kini terpuruk di peringkat keenam dengan hanya mengoleksi 6 poin dari dua kemenangan. Sempat memberikan perlawanan ketat di set pertama hingga skor 23-25, mentalitas Amalia Fajrina dkk. tampak runtuh di set-set berikutnya.

“Kami underperform, termasuk dua pemain asing kami, dan set kedua serta ketiga sulit keluar dari tekanan,” ungkap kapten Jakarta Popsivo, Amalia Fajrina. Mantan pemain timnas ini mengakui bahwa transisi skuad musim ini cukup berat.

“Masih ada pemain senior yang harus turun, termasuk saya, sementara pemain-pemain muda masih minim pengalaman. Kalau soal perombakan tim, silakan tanyakan langsung ke manajemen saja,” tandas Amalia.

Meski kini berada di posisi kedua, posisi Electric PLN masih bisa digoyang oleh Jakarta Pertamina Enduro yang dijadwalkan menghadapi Medan Falcons pada Jumat malam. Namun, bagi pendukung Electric PLN, malam ini adalah perayaan atas kerja keras tim yang menutup putaran pertama dengan sangat manis. (*)