Monday, July 27, 2026
Google search engine
Home Blog Page 24

Putaran Kedua Dimulai, Tim Papan Atas Ladeni Papan Bawah

0
SENGIT: Duel putaran pertama yang dimenangkan Borneo FC atas Persis Solo. Kedua tim akan bertemu kembali pada laga pembuka putaran kedua Super League 2025/2026 di Stadion Manahan sore ini. (Laga.id/istimewa Borneo FC)

Laga.id, Surabaya – Perhelatan putaran kedua Super League 2025/2026 segera bergulir setelah jeda paruh musim. Sejumlah pertandingan menarik langsung tersaji, menghadirkan duel dengan tensi tinggi sejak hari pertama.

Klub-klub papan atas tidak memiliki ruang untuk bersantai, sementara tim papan bawah mulai berjuang menjauh dari zona degradasi. Maklum, saat ini telah memasuki fase krusial yang kerap menentukan arah persaingan hingga akhir musim dimulai pada pekan ke-18.

Ya, Persib Bandung, Persija Jakarta, Borneo FC dan Malut United bakal menghadapi lawan-lawan yang berada di papan bawah. Peluang mendapat poin penuh menanti empat tim papan atas tersebut.

Laga pembuka akan menyuguhkan duel Borneo FC menantang tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan sore ini (23/1/2026). Persis tentu mengincar poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen, sementara Borneo FC bertekad mencuri hasil positif untuk menjaga konsistensi di paruh musim.

Borneo FC datang dengan reputasi sebagai tim yang sulit dikalahkan. Permainan disiplin dan transisi cepat menjadi kekuatan utama Pesut Etam.

Di sisi lain, Persis tengah berupaya menjaga momentum positif setelah menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa pertandingan terakhir. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri akan menjadi ujian penting bagi Laskar Sambernyawa.

DEMI PAPAN ATAS: Para pemain Persija siap bertarung meraih tiga poin ketika menjamu Madura United pada putaran kedua Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, malam ini. (Laga.id/istimewa Persija)

Pertandingan lainnya mempertemukan Persija dengan Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, malam ini. Dua tim yang kerap terlibat duel panas di Super League.

Persija mengusung target kemenangan demi mendekat ke papan atas klasemen. Hanya saja, tim berjulukan Macan Kemayoran itu mengantongi modal kurang meyakinkan setelah kalah 0-1 dari Persib Bandung pada laga terakhir putaran pertama.

Beruntung, Laskar Sape Kerrab -julukan Madura United- datang dengan dua kekalahan beruntun di kandang, menutup putaran pertama tanpa mampu mencetak gol. Mereka kalah masing-masing 0-1 dari Persebaya dan 0-3 dari PSIM Yogyakarta.

Kedua laga ini diprediksi berlangsung sengit karena masing-masing tim membawa ambisi besar. Pertandingan ini diperkirakan berjalan dengan tempo tinggi.

Jadwal Pekan ke-18 Super League
Jumat, 23 Januari 2026
15.30 WIB: Persis Solo vs Borneo FC
19.00 WIB: Persija Jakarta vs Madura United

Sabtu, 24 Januari 2026
13.30 WIB: Malut United vs Persik Kediri
15.30 WIB: Persita Tangerang vs Bhayangkara FC
15.30 WIB: Bali United vs Semen Padang
19.00 WIB: Persijap Jepara vs PSM Makassar

Minggu, 25 Januari 2026
15.30 WIB: PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya
19.00 WIB: Persib Bandung vs PSBS Biak

Senin, 26 Januari 2026
19.00 WIB: Dewa United vs Arema FC. (*)

Benahi Fasilitas Kampung, Bentuk Komitmen Sponsor Persebaya

0
PEDULI: Persebaya bersama salah satu sponsornya, Citicon, kembali menggelar kegiatan sosial dengan menyasar fasilitas-fasilitas umum yang membutuhkan pembenahan di Surabaya. (Laga.id/istimewa Official Persebaya)

Laga.id, Surabaya – Bentuk kepedulian untuk meningkatkan fasilitas umum kembali digencarkan perusahaan manufaktur bahan bangunan, Citicon. Program corporate social responsibility (CSR) yang menjadi kolaborasi dengan Persebaya Surabaya itu menyasar fasilitas-fasilitas yang membutuhkan renovasi.

Terbaru, Bajul Ijo bersama Citicon kembali turun ke tengah masyarakat Ijo menggelar kegiatan sosial bertajuk “Bersama Membangun Lebih Wani”. Acara ini berlangsung di Jl. Panjang Jiwo SDI No. 19, Surabaya, Minggu (18/1/2026) kemarin.

Tiga pemain Persebaya Leo Lelis, Koko Ari Araya, dan M. Ichsas Baihaqi, turut hadir menyapa warga. Kehadiran mereka menambah semarak suasana dan antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan.

Sejumlah aktivitas digelar, mulai dari jalan sehat, games, drawing contest, fan sign, meet and greet hingga pembagian doorprize kepada warga.

Program ini bertujuan mendorong pembangunan lingkungan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya dalam perbaikan fasilitas umum.

Perwakilan Citicon, Reza Rahman, menjelaskan program ini telah berjalan selama beberapa tahun dengan menyasar berbagai fasilitas umum, seperti balai RW, pos kamling, hingga tempat ibadah. Ke depan, Citicon berencana memperluas jangkauan bantuan berdasarkan aspirasi masyarakat.

“Mulai Februari nanti, warga bisa mendaftarkan fasum di wilayahnya yang membutuhkan perbaikan melalui mekanisme voting di akun resmi Official Persebaya. Jadi, masyarakat ikut aktif menentukan lokasi yang akan didukung,” ujar Reza.

Dalam kegiatan di Panjang Jiwo, Citicon melakukan pembangunan dinding sekat pembatas antara area lapangan dan rumah warga. Langkah ini bertujuan meningkatkan kenyamanan serta keamanan lingkungan sekitar.

“Dengan adanya dinding pembatas, warga tidak merasa terganggu saat ada aktivitas olahraga. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberi manfaat nyata bagi warga Surabaya,” terang Reza.

“Terima kasih warga Surabaya sudah menjadi bagian dari sahabat Citicon. Semoga kita terus selaras berjalan dan memberi manfaat bagi kota ini,” sambungnya.

Sementara itu, full back kanan Persebaya Koko Ari Araya mengaku senang bisa kembali menyapa warga secara langsung.

“Alhamdulillah senang bisa bertemu warga. Antusiasmenya luar biasa. Kegiatan seperti ini sangat bagus, terutama di kampung-kampung,” sebut Koko Ari.

“Agar warga lebih mengenal Citicon sebagai salah satu produk terbaik di Indonesia. Semoga Citicon terus mendukung Persebaya dan tetap menjadi produk terbaik di Indonesia. Sukses untuk kita semua,” tutupnya. (*)

Genjot Prestasi, 150 Pelatih Pencak Silat di Gembleng IPSI Jatim

0
DONGKRAK KUALITAS: Wakil Ketua I IPSI Jatim, Tono Suharyanto (kiri) bersama Sekretaris Umum KONI Jatim, Akmal Budianto (kanan) pada kegiatan penataran pelatih pencak silat se-Jatim yang digelar di KONI Jatim, 22-25 Januari. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Laga.id, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur menggelar penataran pelatih pencak silat tingkat provinsi yang dilaksanakan di KONI Jatim, 22-25 Januari. Kegiatan ini digelar sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya pelatih sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Jawa Timur dan Indonesia umumnya.

Sebanyak 150 peserta yang berasal dari perwakilan pengurus kabupaten (pengkab), pengurus kota (pengkot), serta sembilan perguruan silat anggota IPSI Jatim turut serta dalam program peningkatan guna mendongkrak standar pembinaan atlet ini.

Wakil Ketua I IPSI Jatim, Tono Suharyanto, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis organisasi untuk mencetak pelatih berkualitas. Fokus utama dari pelatihan ini adalah membekali para instruktur agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.

“Peningkatan prestasi adalah tujuan utama kami. Setelah mengikuti penataran ini, para pelatih akan kembali ke daerah masing-masing untuk menjalankan program pembinaan secara intensif,” ujar Tono kepada awak media, Selasa (22/1/2026).

PELATIHAN: Sebanyak 150 peserta dari 38 pengkab/pengkot dan 9 perguruan pencak silat ambil bagian pada penataran pelatih pencak silat se-Jatim yang digelar di KONI Jatim, 22-25 Januari. (Laga.id/Dian Kurniawan)

Ia menambahkan bahwa para lulusan penataran ini akan langsung diuji kemampuannya dalam waktu dekat. IPSI Jatim tengah mempersiapkan Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang memperebutkan Piala Ketua Umum IPSI Jatim sebagai ajang pembuktian hasil pembinaan di tingkat cabang.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim. Sekretaris Umum KONI Jatim, Akmal Budianto, menilai pelatihan ini merupakan respons tepat atas hasil evaluasi performa cabang olahraga pencak silat.

“KONI Jatim sangat mengapresiasi inisiatif ini. Kami percaya bahwa pelatih yang berkualitas adalah kunci utama lahirnya atlet yang berkualitas pula. 150 peserta ini diharapkan memiliki kualifikasi mumpuni untuk membawa pencak silat Jatim ke level baru,” tutur Akmal.

Lebih lanjut, Akmal menekankan pentingnya peran pelatih dalam meningkatkan tensi persaingan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Menurutnya, Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan barometer keberhasilan pembinaan sekaligus sarana regenerasi atlet.

“Dengan kualitas pelatih yang merata, persaingan di Porprov diharapkan semakin kompetitif dan sehat demi mencetak atlet-atlet unggulan yang siap mengharumkan nama Jatim,” tandas Akmal. (*)

Kolaborasi Kodam V Brawijaya dan KONI Jatim, Siap Cetak Atlet Berprestasi

0
KERJA SAMA: Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil bersama Kajasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Agus Sulistyo (kanan) ketika bertemu untuk menjalin sinergi demi kemajuan prestasi olahraga Jawa Timur di Kantor KONI Jatim siang tadi WIB. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Surabaya – Kemitraan strategis terjalin antara Kodam V Brawijaya dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Hal ini untuk meningkatkan prestasi olahraga di provinsi ujung timur Pulau Jawa ini.

Sinergi ini terungkap ketika Kajasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Agus Sulistyo, bertemu dengan Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, di Kantor KONI Jawa Timur, di Surabaya, Kamis (22/1/2026).

Pertemuan ini ditujukan untuk menyiapkan atlet-atlet berbakat, termasuk dari kalangan TNI, yang berpotensi memperkuat kontingen Jatim di berbagai ajang nasional, termasuk PON Bela Diri 2026 di Manado.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu penting dibahas, terutama terkait pembinaan atlet dari prajurit TNI yang memiliki potensi menjadi atlet daerah. Agus menegaskan kesiapan Kodam V Brawijaya untuk mendukung KONI Jatim, khususnya pada cabang olahraga di mana prajuritnya memiliki prestasi.

“Kami memiliki beberapa atlet yang berpotensi memperkuat Jawa Timur, terutama dari cabang olahraga karate, tinju, menembak, dan beberapa cabang olahraga lainnya,” jelas perwira dengan melati tiga dipundaknya itu.

Nabil sendiri menyambut baik dukungan Kodam V Brawijaya. Ia menegaskan, KONI Jatim siap menerima prajurit TNI yang ingin mengikuti seleksi sebagai bagian dari persiapan PON Bela Diri 2026. Apalagi, selama ini sudah ada prajurit TNI yang menjadi atlet Jatim.

“Ada seleksi atlet tinju yang akan digelar pada akhir Januari di Ngawi. Kami berharap para petinju dari prajurit Kodam V Brawijaya bisa ikut seleksi untuk memperkuat kontingen Jatim,” kata Nabil.

“Ke depannya, kami berharap ada lebih banyak lagi prajurit TNI yang menjadi atlet Jatim, terutama dari lingkungan Kodam V Brawijaya. Kolaborasi ini akan membuka peluang bagi mereka berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Kerja sama ini tidak hanya fokus pada PON Bela Diri 2026, tetapi juga diarahkan untuk jangka panjang. KONI Jatim menargetkan agar cabang olahraga menembak dapat diperkuat oleh atlet dari prajurit Kodam V Brawijaya pada PON 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur-Nusa Tenggara Barat.

Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembinaan olahraga di Jatim, memaksimalkan potensi atlet TNI, dan membuka peluang lebih luas bagi kontingen Jatim untuk meraih prestasi di tingkat nasional.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional,” tutup Kolonel Agus. (*)