Wednesday, July 29, 2026
Google search engine
Home Blog Page 39

Hari Pertama, Ju-Jitsu Jatim Langsung Gondol 3 Medali Emas

0
DUET: Pasangan atlet Lunamaya Angelica dan Nadia Fuadi turut menyumbangkan medali emas bagi Jatim dari cabor Ju-Jitsu melalui Show System putri pada PON Bela Diri 2025 di Djarum Arena 2B, hari ini. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Kudus – Tiga medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu dari cabang olahraga (cabor) Ju-Jitsu menjadi milik kontingen Jawa Timur. Kontingen Jatim tampil dominan di hari pertama cabor Ju-Jitsu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025.

Jatim mendulang dua emas lewat nomor Fighting melalui Steffany Kinky Henandita di kelas -57kg putri, serta Ghaida Silmi Adilah yang menjadi juara di kelas -63kg putri. Dan satu lagi emas melalui Show System putri pada ajang yang dihelat di Djarum Arena 2B, Jumat (24/10/2025).

Dimana duet Lunamaya Angelica dan Nadia Fuadi sukses membawa Jatim meraih emas setelah unggul atas pasangan Syaidah Maharani dan Desi Yola Nur Ratnasari dari Jawa Barat, yang harus puas dengan medali perak.

“Hari ini kita bisa meraih 3 medali emas. Besok masih ada empat atlet lagi yang tampil. Kita masih kejar dua emas lagi, mudah-mudahan bisa dapat atau lebih,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Ju-Jitsu Indonesia (PBJI) Jatim Eko Surcahyo usai menyaksikan partai final.

Sementara itu, Jawa Barat menyusul dengan dua kemenangan. Emas pertama datang dari Fransiskus Karubun di kelas Fighting -56kg putra, disusul keberhasilan tim Show System putra yang diperkuat Muhammad Hamzah Sopian dan Zallu Alraja Dilaga.

Pertandingan Ju-Jitsu masih akan berlanjut dengan mempertandingkan nomor Newaza, Sabtu (25/10/2025). (*)

Spektakuler! Jatim Sukses Gondol 6 Emas Wushu di Hari Pertama

0
DOMINASI: Para atlet cabor Wushu Jatim berhasil membawa pulang 6 medali emas dan dua medali perak pada hari pertama seni bela diri dari Tiongkok itu di PON Bela Diri 2025 di Djarum Arena. (Laga.id/istimewa Fahmi Abdushshofi via ponbeladiri.com)

Laga.id, Kudus – Hari pertama perhelatan cabang olahraga (cabor) Wushu pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 menjadi milik Jawa Timur. Enam keping medali emas langsung diboyong oleh anak asuh Sherlie Hoediono itu di Djarum Arena, Jumat (24/10/2025).

Adapun 6 medali emas yang diperoleh tim Wushu Jatim diperoleh dari nomor taolu. Emas pertama diperoleh Shakira Marini Putri di nomor Wingchun Barn Jarm Dao putri, diikuti oleh Michael Arrol di nomor Wingchun Barn Jarm Dao putra.

Berikutnya giliran Jennifer Tjahyadi di nomor Changquan putri, serta M. Daffa Golden Boy di nomor Changquan putra. Dua emas lain diamankan Aqila Ghaida di nomor Nanquan putri, serta Alisya Mellynar di nomor Taijiquan putri.

Selain medali emas, dua medali perak juga dipersembahkan Jessie Djalimin di nomor Wingchun Barn Jarm Dao putri, dan Excel Fernando di nomor Wingchun Barn Jarm Dao putra.

Menyambut hasil ini, Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil mengaku bangga karena para atlet dapat tampil secara maksimal. Menurutnya, peluang menambah pundi-pundi emas masih terbuka lebar karena ada beberapa nomor yang akan diperlombakan dalam dua hari ke depan.

“Alhamdulillah, dipertandingan hari ini yang paling penting adalah tidak ada yang meleset dari target,” ungkap Nabil, saat di temui.

“Desain kita untuk mencoba mempertahankan prestasi di PON untuk menjadi juara umum, dan itu sekarang sedang berjalan, sedang kita kembangkan, mudah-mudahan ada medali-medali yang bisa kita ambil besok dan minggu nanti,” pungkasnya.

Sementara itu, Alisya Mellynar mengaku senang dengan raihan medali tersebut. Apalagi, ia harus berjuang melawan rasa sakit akibat cedera ACL yang masih kambuh.

“Ya, alhamdulillah ternyata kok bisa. Ya itu lega saya bisa meraih emas,” aku Alisya.

Peraih emas PON 2024 itu mengaku, dengan kondisi kambuhan ia tidak berekspetasi banyak. Namun, ia berusaha agar dapat tampil maksimal.

“Jangan fokus ke tujuan, tapi fokus ke prosesnya. Maksudnya gimana caramu mau di titik itu, seperti meredakan, banyak terapi, memaksimalkan latihan,” tandasnya. (*)

Wushu Jatim Optimis Juara Umum PON Bela Diri

0
Sherlie Hoediono, pelatih tim Wushu Jatim. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Kudus – Semangat juang tinggi mengiringi langkah para atlet cabang olahraga (cabor) Wushu Jawa Timur. Mereka optimis bisa membawa pulang gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Sebagai juara umum PON XXI Aceh-Sumut 2024, Wushu Jatim akan menurunkan 19 atlet. 9 atlet di antaranya akan tampil di nomor Taolu dan 10 di nomor Sanda.

Menariknya, komposisinya masih mengandalkan juara PON, juara single event nasional, dan hasil seleksi baru untuk nomor sanda.

Sherlie Hoediono selaku pelatih mengatakan, bahwa anak asuhnya sudah siap meski secara waktu persiapan cukup minim. Dengan waktu minim, ia mengaku, tidak banyak jurus baru yang dipersiapkan oleh masing-masing atlet.

“Harapannya anak-anak masih bisa main di levelnya mereka kurang lebih sama seperti yang di PON ya,” ungkap Sherlie saat ditemui di Kudus, Kamis (23/10/2025).

Meski tidak ada jurus baru yang akan ditampilkan, namun ia tetap yakin dengan penampilan anak asuhnya bisa memberikan sumbangsih medali emas.

“Peluangnya ya saya maksimalin anak-anak karena ini banyak yang di pelatnas, yang duilian ini ada yang sudah tidak bertanding jadi kita cari orang baru,” ujarnya.

Terkait kondisi atlet, ia mengaku, bahwa atletnya cukup kelelahan akibat macet dalam perjalanan akibat banjir yang melanda Semarang. Sehingga, sebelum pertandingan ini hanya dimanfaatkan untuk mencoba lapangan dan istirahat.

Untuk persaingan sendiri, Sherlie menyebut, DKI Jakarta masih jadi ancaman di nomor taolu dan Jawa Tengah di nomor sanda.

“Untuk sanda saya tidak bisa bicara banyak karena banyak atlet baru, tapi mereka paling tidak bisa semifinalis atau finalis,” pungkasnya. (*)

Diperkuat Dua Karateka Pelatnas, Jatim Percaya Diri di PON Bela Diri 2025

0
MOTIVASI TINGGI: Pelatih tim Karate Jatim, Umar Syarief dan Bisma Yulian bersama enam Karateka Jatim yang akan bertanding di PON Bela Diri 2025 di Djarum Arena, Kudus. (Laga.id/istimewa Bidang Media dan Humas KONI Jatim)

Laga.id, Kudus – Dua atlet karate yang saat ini bergabung di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) akan bergabung dengan kontingen Jawa Timur untuk mendulang emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025.

Di PON Bela Diri 2025, Jatim mengandalkan enam Karateka terbaiknya, mereka adalah Ignatius Joshua Kandou yang akan turun dikelas -75kg putra dan Nurmala Erlyawati (-61kg) putri, keduanya saat ini bergabung di Pelatnas.

Kemudian Bagus Yudha (-67kg) putra, Moh Risky Rohmadhoni (-60kg) putra, Shifania Nabila (-55kg) putri dan Mulia Jischa (-50kg) putri. Mereka akan turun di nomor kumite. Dua pelatih Umar Syarief dan Bisma Yulian akan mendampingi mereka selama bertanding.

Pelatih Karate Jatim Umar Syarief mengatakan, selama satu bulan penuh para atlet karate itu sudah menjalani latihan dan mereka sudah siap untuk bersaing meraih medali emas.

“Waktu persiapan sangat pendek sekali tapi kami memaksimalkan untuk berlatih,” katanya ketika ditemui usia timbang badan di Djarum Arena, Rabu (22/10/2025).

Lebih lanjut peraih 12 medali emas karate SEA Games 1997 hingga 2011 itu meminta para atlet untuk melupakan hasil PON XXI Aceh-Sumut 2024. Saat itu, KONI Jatim menargetkan 3 medali emas namun hanya meraih 1 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu. Satu emas direbut Nurmala Erlyawati.

“Dari hasil PON Aceh-Sumut kita belajar dan para atlet harus all out untuk membalas di PON Bela Diri sekarang,” tegas juara dua kali master Eropa itu.

Ditemui ditempat yang sama Ignatius Joshua Kandou sudah mempersiapkan diri untuk turun di PON Bela Diri. “Kami sudah berlatih dan saya akan berupaya menjadi yang terbaik yaitu merebut emas,” katanya.

Joshua mengakui untuk bisa merebut emas di PON Bela Diri cukup berat karena seluruh provinsi menurunkan atlet terbaiknya salah satunya Muhammad Miguel Lionel Putro asal DKI Jakarta yang mengalahkannya di final PON XXI Aceh-Sumut. (*)